Muktamar ke-35 NU Bahas Kripto hingga Penjualan DNA, Ini Isu yang Dikaji

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Jombang, APGtimes.com – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) akan mengkaji sejumlah persoalan keagamaan yang berkaitan dengan isu aktual. Komisi Bahtsul Masa’il akan membahas hukum investasi kripto dan perlindungan data pribadi.

Wakil Ketua Steering Committee Muktamar ke-35 NU, Ulil Absar Abdalla, menyampaikan rencana tersebut kepada Kompas.com, Selasa (11/8/2026).

“Tentang kripto, dan semacamnya. Kemudian juga soal keamanan perdagangan data pribadi ya, masalah-masalah yang terkait dengan isu-isu aktual sekarang lah,” kata Ulil.

Menurut Ulil, pembahasan data pribadi juga mencakup praktik penjualan Deoxyribonucleic acid (DNA). Adapun pembahasan kripto berkaitan dengan perkembangan ekonomi Islam kontemporer.

Tiga Kategori Bahasan

Komisi Bahtsul Masa’il akan mengkaji materi tersebut dalam Muktamar ke-35 NU. Para ulama NU telah mematangkan sejumlah materi melalui forum diskusi pra-muktamar.

Salah satu forum berlangsung di sebuah pondok pesantren di Depok. Para peserta membahas materi keulamaan dan persoalan yang akan masuk dalam Bahtsul Masa’il.

Baca Juga :  Daftar Pinjol Resmi OJK Agustus 2026, Cek 94 Aplikasi Pinjaman Online Legal

“Sudah dilakukan beberapa diskusi pra-muktamar, misalnya hari Sabtu kemarin diadakan diskusi pra-muktamar untuk membahas materi-materi keulamaan atau kekiaian Bahtsul Masa’il. Itu diadakan di Depok, di pesantrennya Kiai Cholil Nafis membahas ada tiga isu utama,” ujar Ulil.

Ulil menjelaskan tiga kategori persoalan yang menjadi fokus. Kategori pertama mencakup persoalan kasuistik di tengah masyarakat atau waqi’iyyah.

Selanjutnya, kategori kedua mencakup persoalan bertema khusus atau maudhu’iyyah. Adapun kategori ketiga membahas persoalan yang berkaitan dengan regulasi dan undang-undang atau qonuniyyah.

Kripto dan Data Pribadi Jadi Perhatian

Perkembangan teknologi finansial membuat isu kripto semakin relevan. NU akan mengkaji persoalan tersebut melalui perspektif hukum dan ekonomi Islam.

Di sisi lain, perlindungan data pribadi juga masuk dalam agenda Bahtsul Masa’il. Salah satu persoalan yang mendapat perhatian berkaitan dengan komersialisasi data biologis, termasuk penjualan DNA.

Baca Juga :  Kodam Mulawarman Ungkap Kronologi Meninggalnya Peserta Diklatsarmil SPPI di Balikpapan

NU ingin melihat persoalan tersebut dari sudut pandang keagamaan. Pembahasan itu juga menunjukkan respons NU terhadap perkembangan teknologi dan perubahan sosial.

Muktamar Digelar di Jombang

Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, menjadi lokasi Muktamar ke-35 NU.

NU akan menggelar muktamar pada 27-31 Agustus 2026. Panitia menargetkan sekitar 6.000 peserta mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

Ribuan Nahdliyin dari berbagai daerah juga akan hadir. Perwakilan PCNU dari sejumlah negara turut mengikuti agenda muktamar.

Komisi Bahtsul Masa’il menjadi salah satu bagian penting dalam muktamar. Forum tersebut akan mengkaji berbagai persoalan baru yang muncul di tengah masyarakat. (rs*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan
Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung
Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus
KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan
Tito Minta Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Jalan Jadi Prioritas
Uang Umrah Capai Rp90 Triliun per Tahun, Pemerintah Soroti Penipuan Travel
FSGI Soroti 140.000 Guru Honorer, Tak Mau Larut dalam Euforia PPPK 2027
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:09 WIB

DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB