Jakarta, APGtimes.com – Kapal induk Giuseppe Garibaldi kini dalam perjalanan menuju Indonesia. Kapal milik Angkatan Laut Italia itu akan menjadi kapal induk pertama Indonesia setelah proses serah terima selesai.
Giuseppe Garibaldi berangkat dari Italia pada Senin (24/8/2026) malam. Kapal tersebut masih menggunakan nama ITS Giuseppe Garibaldi dan mengibarkan bendera Italia selama perjalanan.
Setelah tiba di Indonesia, pemerintah akan mengganti nama kapal menjadi KRI Gajah Mada serta mengibarkan bendera Merah Putih. TNI AL memperkirakan kapal tiba sekitar 15-20 September 2026.
Ukuran Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter. Lebarnya mencapai 23,4 meter pada garis air dan 30,4 meter pada dek penerbangan.
Kapal tersebut memiliki bobot perpindahan 13.850 ton. Dek penerbangannya memiliki panjang 173,8 meter dengan sarat air 6,7 meter.
Empat turbin gas FIAT/GE LM-2500 menggerakkan kapal melalui sistem COGAG. Sistem tersebut menghasilkan tenaga 60.400 kilowatt atau sekitar 80.998 tenaga kuda.
Dengan tenaga tersebut, Giuseppe Garibaldi mampu melaju hingga 30 knot. Kapal juga memiliki jangkauan sekitar 7.000 mil laut.
Mampu Membawa Pesawat dan Helikopter
Giuseppe Garibaldi dapat membawa sekitar 18 hingga 20 pesawat. Kapal ini juga mampu mengoperasikan berbagai jenis helikopter.
Kekuatan udaranya dapat mencakup EH101, SH90A, dan AB212. Kapal tersebut sebelumnya juga mengoperasikan AV-8B Plus Harrier II yang memiliki kemampuan lepas landas pendek dan mendarat vertikal.
Untuk pertahanan diri, Giuseppe Garibaldi memiliki peluncur Albatros dengan delapan sel rudal antipesawat Aspide. Kapal ini juga membawa tiga sistem senjata DARDO dengan meriam Breda 40/70.
Selain menjalankan operasi udara, kapal tersebut dapat berfungsi sebagai pusat komando dan pengendalian armada laut serta udara.
Giuseppe Garibaldi juga memiliki kemampuan Landing Helicopter Assault (LHA). Kemampuan tersebut memungkinkan kapal mengangkut pasukan dan material menggunakan helikopter dalam operasi amfibi.
Lewati Terusan Suez dan Singgah di Dua Negara
Dalam pelayaran menuju Indonesia, Giuseppe Garibaldi akan melewati Terusan Suez dan Laut Merah. Kapal juga direncanakan singgah di Jeddah, Arab Saudi, serta Colombo, Sri Lanka.
Pelayaran menuju Indonesia membutuhkan waktu sekitar tiga pekan. Sejumlah fregat Italia juga akan mengawal kapal selama perjalanan melewati kawasan tersebut.
Sementara itu, TNI AL menyiapkan pangkalan di Lampung untuk mendukung kedatangan kapal. Infrastruktur pangkalan tersebut ditargetkan selesai sebelum Giuseppe Garibaldi tiba di Indonesia. (de*)









