Jakarta, APGtimes.com – Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang memenuhi undangannya untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) di Vladivostok.
Putin menyampaikan apresiasi tersebut saat jamuan santap siang di Vladivostok pada Kamis (3/9/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyebut Prabowo sebagai tamu kehormatan utama dalam forum ekonomi tersebut.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak Presiden berkunjung ke kota Vladivostok dan ikut serta dalam Forum Ekonomi Timur sebagai tamu kehormatan utama,” kata Putin.
Pada jamuan tersebut, Putin berbicara dalam bahasa Rusia dengan bantuan penerjemah. Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov juga mendampinginya.
Sementara itu, Prabowo hadir bersama sejumlah menteri. Di antaranya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Putin Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia
Selain menyampaikan apresiasi kepada Prabowo, Putin juga menyoroti perkembangan hubungan ekonomi Indonesia dan Rusia.
Menurut Putin, perdagangan kedua negara meningkat 12 persen sepanjang 2025. Karena itu, ia menilai Indonesia memiliki posisi penting bagi Rusia di kawasan Asia-Pasifik.
“Indonesia merupakan mitra yang paling kunci bagi Rusia di kawasan Asia Pasifik,” ujar Putin.
Dengan meningkatnya hubungan perdagangan tersebut, kedua negara memiliki peluang untuk memperluas kerja sama ekonomi. Terlebih lagi, Indonesia dan Rusia terus menjaga komunikasi langsung di tingkat pemimpin.
Prabowo Hadiri Eastern Economic Forum
Prabowo dijadwalkan menghadiri Eastern Economic Forum yang berlangsung pada 1-4 September 2026. Forum tersebut berlangsung di kampus Far Eastern Federal University, Vladivostok.
EEF menjadi forum ekonomi internasional yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, investor, serta perwakilan dari berbagai negara. Dalam forum ini, para peserta membahas perkembangan ekonomi dan peluang kerja sama, khususnya di kawasan Timur Jauh Rusia dan Asia-Pasifik.
Sementara itu, pemerintah Rusia menilai kehadiran Prabowo mencerminkan semakin eratnya hubungan Indonesia dan Rusia. Hubungan bilateral kedua negara terus berkembang melalui berbagai dialog dan kerja sama.
EEF sendiri diselenggarakan Roscongress Foundation dengan dukungan Pemerintah Rusia. Selain itu, kantor berita TASS menjadi salah satu mitra informasi utama dalam penyelenggaraan forum tersebut. (de*)









