Gubernur Kalsel Siapkan Bonus untuk Warga yang Laporkan Pelaku Karhutla

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalsel, Muhidin(KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWAR)

Gubernur Kalsel, Muhidin(KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWAR)

Banjarbaru, APGtimes.com – Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin menduga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalsel terjadi akibat ulah pihak yang sengaja membakar lahan.

Muhidin menyampaikan dugaan itu setelah titik api kembali muncul di sejumlah lokasi. Padahal, petugas sebelumnya berhasil mengendalikan kebakaran di wilayah lain.

“Di sini udah tenang-tenang, lalu sekarang di sana sudah nggak bisa lagi, ternyata sini lagi yang terbakar. Nah berarti kan ini ada yang bakar,” ujar Muhidin kepada wartawan, Kamis (24/9/2026).

Karhutla telah berlangsung lebih dari dua bulan di sejumlah wilayah Kalsel. Petugas gabungan terus melakukan pemadaman, tetapi kemunculan titik api baru membuat penanganan semakin berat.

Baca Juga :  Kabut Asap Mulai Selimuti Kota Jambi, Pemerintah Tetap Siaga Hadapi ISPU Tinggi

“Kan kita capek juga nih, karena mungkin ada yang main-main membakarkan itu. Jadi mudah-mudahan sadar ya yang membakar ini,” kata Muhidin.

Warga Bisa Dapat Bonus

Untuk membantu mengungkap dugaan pembakaran secara sengaja, Muhidin menawarkan bonus uang kepada warga yang melaporkan pelaku kepada polisi.

Ia meminta masyarakat menyertakan bukti yang kuat saat membuat laporan. Bukti tersebut nantinya dapat membantu polisi melakukan penindakan terhadap pihak yang diduga membakar lahan.

“Jadi begini, kalau ada masyarakat yang melapor ke polisi dan tertangkap, orangnya dibawa ke polisi. Ya dapat danalah,” ujar Muhidin.

Baca Juga :  Karhutla Jambi Tembus 916 Hektare, Pemerintah Siapkan Hujan Buatan

Nominal Bonus Belum Disebutkan

Muhidin belum menyebutkan jumlah bonus yang akan pemerintah berikan kepada pelapor. Namun, ia memastikan pemerintah menyiapkan nominal yang cukup besar.

“Nanti kita berikan. Nominalnya ya pasti ada dari pemerintah, banyak loh bonusnya,” ungkapnya.

Pemerintah daerah berharap insentif tersebut mendorong masyarakat ikut membantu aparat mengungkap pelaku pembakaran lahan.

Di sisi lain, tim gabungan masih berupaya memadamkan karhutla yang muncul di sejumlah wilayah Kalsel. Pemerintah juga mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan
Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat
Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh
Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober
Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah
Polda Kepri Bongkar Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas dari Singapura Senilai Rp30 Miliar
Kapolda Jambi Berganti, Irjen Widodo Gantikan Krisno H Siregar
Gedung PUPR Solok yang Diterjang Banjir Bandang Akan Jadi Monumen Bencana
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah

Berita Terbaru