Semarang, APGtimes.com – Ikan akan menjadi menu wajib dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah menargetkan menu ikan hadir dua kali dalam sepekan.
Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf menyampaikan rencana tersebut seusai rapat Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (30/9/2026).
“Dari satu kali satu minggu atau satu kali dua minggu, menjadi dua kali satu minggu,” kata Didit.
Pemerintah akan menerapkan menu ikan secara bertahap. Kebijakan ini juga sejalan dengan Perpres Nomor 74 Tahun 2026 yang menetapkan gerakan makan ikan sebagai gerakan nasional.
Ikan Jadi Sumber Protein MBG
Didit menyebut ikan memiliki sejumlah keunggulan sebagai sumber protein. Harganya relatif terjangkau dan kandungan proteinnya cukup tinggi.
Selain itu, Indonesia memiliki sumber daya ikan yang melimpah. Karena itu, pemerintah mendorong pemanfaatannya untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
“Ini baru mulai, jadi segera dilaksanakan secara bertahap. Ini sangat penting terutama untuk stunting,” ujar Didit.
Menurutnya, konsumsi ikan juga penting bagi ibu hamil dan ibu menyusui. Kebutuhan protein juga meningkat bagi keluarga baru dan pasangan yang baru menikah.
Konsumsi Ikan Ditargetkan 26,83 Kg per Kapita
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq mengatakan Indonesia memiliki potensi perikanan yang besar.
Pemerintah berharap peningkatan konsumsi ikan dapat memenuhi kebutuhan protein masyarakat. Selain itu, kebijakan tersebut dapat ikut memperkuat ekonomi nelayan.
Pemerintah menargetkan konsumsi ikan nasional mencapai 26,83 kilogram per kapita per tahun pada 2029.
“Asupan ikan nasional kita targetnya di tahun 2029 sekitar 26,83 kg per kapita per tahun,” kata Hanif.
Namun, Hanif menyoroti tingkat konsumsi ikan di Jawa Tengah yang masih rendah. Provinsi tersebut tercatat sebagai salah satu daerah dengan konsumsi ikan terendah di Indonesia.
Jawa Tengah Diminta Tingkatkan Konsumsi Ikan
Hanif meminta Jawa Tengah segera mengambil langkah untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat.
Menurutnya, potensi perikanan yang besar perlu berjalan seiring dengan peningkatan konsumsi di dalam negeri.
Dengan masuknya ikan ke menu MBG, pemerintah berharap konsumsi ikan masyarakat ikut meningkat. Kebijakan ini juga dapat memperluas pemanfaatan hasil perikanan nasional. (de*)









