Rp4,58 Triliun Digelontorkan untuk Transportasi 2027, Kereta Api hingga Angkutan Perintis Jadi Prioritas

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi(KOMPAS.COM /KIKI SAFITRI)

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi(KOMPAS.COM /KIKI SAFITRI)

Jakarta, APGtimes.com – DPR RI menyetujui tambahan anggaran Rp4,58 triliun untuk Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 2027.

Tambahan dana itu akan memperkuat pelayanan transportasi masyarakat. Kemenhub akan menggunakannya untuk pemeliharaan infrastruktur, operasional perkeretaapian, perlintasan sebidang, dan layanan transportasi perintis.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah akan mengarahkan tambahan anggaran pada kebutuhan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Dengan penyesuaian tersebut, kami berupaya memastikan anggaran Tahun 2027 semakin diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan langsung kepada masyarakat, meningkatkan keselamatan, serta memperkuat konektivitas transportasi,” kata Dudy dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Selasa (1/9/2026).

Anggaran Kemenhub Bertambah Rp4,58 Triliun

Kemenhub sebelumnya mendapat pagu indikatif awal Rp32,93 triliun untuk 2027.

Baca Juga :  DPR Minta Pemerintah Ubah Sistem Mitigasi Bencana, Banjir Padang Jadi Alarm Perubahan Iklim

Dalam pembahasan anggaran, pemerintah melakukan penyesuaian sumber pendanaan sebesar Rp1,46 triliun. Kemenhub kemudian mendapat tambahan Rupiah Murni sebesar Rp4,58 triliun.

Kemenhub akan memanfaatkan dana tersebut untuk mengejar backlog pemeliharaan dan mendukung operasional infrastruktur transportasi.

Pada sektor perkeretaapian, tambahan dana akan memperkuat pemeliharaan infrastruktur. Anggaran tersebut juga mendukung operasional dan pelayanan kereta api.

Kemenhub juga mengalokasikan dana untuk perlintasan sebidang. Langkah ini bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan kereta api.

Selain itu, anggaran tambahan akan mendukung layanan angkutan perintis di sejumlah daerah yang membutuhkan akses transportasi.

Realisasi Anggaran 2026 Capai Rp15,35 Triliun

Sebagai pembanding, DPR RI menyetujui pagu efektif Kemenhub 2026 sebesar Rp30,74 triliun.

Baca Juga :  DPR Dukung Prabowo Jual KRI Ki Hajar Dewantara, Negara Pembeli Masih Rahasia

Angka tersebut lebih tinggi dari pagu awal Rp28,49 triliun. Kemenhub melakukan sejumlah penyesuaian melalui pergeseran anggaran, BLU, PNBP, serta pembiayaan melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Hingga 31 Agustus 2026, Kemenhub telah merealisasikan anggaran Rp15,35 triliun. Angka tersebut mencapai 49,93 persen dari pagu efektif 2026.

Realisasi belanja pegawai mencapai Rp4,95 triliun atau 73,89 persen. Sementara itu, belanja barang mencapai Rp7,26 triliun atau 44,71 persen.

Adapun realisasi belanja modal mencapai Rp3,14 triliun. Angka tersebut setara dengan 40,26 persen dari pagu yang tersedia.

Tambahan anggaran 2027 diharapkan dapat memperkuat kualitas layanan transportasi sekaligus meningkatkan keselamatan dan konektivitas masyarakat. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lowongan Kerja KAI 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Daftar
1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Kemensos Beri Kesempatan Klarifikasi
ICW Catat 56 Kasus Korupsi Kehutanan, Kerugian Negara Rp4,8 Triliun
DPR Minta Pemerintah Verifikasi 8 WNI yang Disebut Jadi Tentara Rusia
211 WNA Tinggal di Blitar dan Tulungagung, Mayoritas Menikah dengan Warga Setempat
Putin Berterima Kasih kepada Prabowo, Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia
DPR Desak Pemerintah Lindungi Kelompok Rentan dari Dampak Asap Karhutla
IM57+ Soroti DPR Tak Buka Draf RUU Perampasan Aset ke Publik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:09 WIB

Lowongan Kerja KAI 2026 Dibuka, Lulusan SLTA hingga S1 Bisa Daftar

Jumat, 4 September 2026 - 20:09 WIB

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Kemensos Beri Kesempatan Klarifikasi

Jumat, 4 September 2026 - 19:09 WIB

ICW Catat 56 Kasus Korupsi Kehutanan, Kerugian Negara Rp4,8 Triliun

Jumat, 4 September 2026 - 15:09 WIB

211 WNA Tinggal di Blitar dan Tulungagung, Mayoritas Menikah dengan Warga Setempat

Kamis, 3 September 2026 - 17:09 WIB

Putin Berterima Kasih kepada Prabowo, Sebut Indonesia Mitra Kunci Rusia

Berita Terbaru

Ilustrasi beli BBM bersubsidi pakai MyPertamina(Dok. Pertamina)

Otomotif

Pertamina Batalkan Rencana Wajib STNK Saat Beli BBM di SPBU

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:09 WIB