BGN Akui Masih Punya Utang Rp1,6 Triliun, Janji Lunasi Seluruh Tunggakan Tahun Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Badan Gizi Nasional (BGN).

Ilustrasi Badan Gizi Nasional (BGN).

Jakarta, APGtimes.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengakui masih memiliki utang kepada sejumlah pihak ketiga senilai Rp1,609 triliun. Nilai tersebut tercantum dalam Laporan Keuangan Audited Tahun Anggaran 2025 dan menjadi pembahasan dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IX DPR RI.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala BGN Agustina Arumsari menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh mitra yang belum menerima pembayaran. Ia menegaskan BGN tetap berkomitmen melunasi seluruh kewajiban pada tahun 2026.

BGN Sampaikan Permintaan Maaf kepada Mitra

Dalam rapat bersama Komisi IX DPR, Agustina mengakui masih banyak tagihan dari berbagai mitra kerja yang belum terselesaikan.

Ia meminta maaf kepada seluruh pihak ketiga yang masih menunggu pembayaran.

Menurut Agustina, proses administrasi membuat BGN belum dapat mencairkan seluruh tagihan.

Baca Juga :  BGN Tegaskan Pendaftaran Mitra SPPG Hanya Lewat Portal Resmi

Karena itu, BGN terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan agar pembayaran dapat segera berlangsung.

Pembangunan Dapur MBG Jadi Komponen Utang Terbesar

BGN memaparkan rincian kewajiban yang muncul pada Tahun Anggaran 2025.

Belanja modal untuk pembangunan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi komponen terbesar dengan nilai sekitar Rp1,04 triliun.

Selain itu, BGN juga mencatat kewajiban untuk belanja bahan, sertifikasi SPPG, jasa konsultan, sewa kendaraan, honor narasumber, jasa lainnya, pembayaran kepada Universitas Pertahanan, perjalanan dinas, dan bantuan pemerintah Program MBG.

Seluruh komponen tersebut mendorong total kewajiban BGN mencapai sekitar Rp1,609 triliun.

BGN Ajukan Revisi Anggaran

BGN saat ini mengajukan revisi anggaran kepada Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan.

Baca Juga :  Titi Anggraini Ingatkan Seleksi KPU dan Bawaslu Jadi Penentu Integritas Pemilu 2029

DJA akan meninjau usulan tersebut sebelum membuka anggaran melalui mekanisme Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).

Kuasa Pengguna Anggaran, Inspektorat internal, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) juga memeriksa seluruh dokumen pendukung.

Langkah itu bertujuan memastikan setiap pembayaran memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

BGN Optimistis Melunasi Seluruh Utang

Agustina memastikan BGN akan menyelesaikan seluruh tunggakan pada tahun 2026.

Ia mengatakan sebagian pembayaran dapat segera berjalan setelah proses verifikasi dan review selesai.

Sementara itu, pemerintah masih memblokir sebagian alokasi anggaran sehingga BGN harus menunggu proses administrasi selesai.

Meski begitu, BGN optimistis seluruh kewajiban kepada pihak ketiga dapat lunas pada tahun ini tanpa mengganggu pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Natalius Pigai Minta TNI-Polri Buka Data Jumlah Personel di Papua
94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan
Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis
Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis
Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar
Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun
TNI Ungkap 44.677 Hektare Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:09 WIB

Natalius Pigai Minta TNI-Polri Buka Data Jumlah Personel di Papua

Kamis, 17 September 2026 - 20:09 WIB

Kamis, 17 September 2026 - 18:09 WIB

94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan

Kamis, 17 September 2026 - 15:09 WIB

Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar

Berita Terbaru

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai ketika memberikan sambutan dalam acara forum koordinasi Kebijakan HAM, Kamis (17/9/2026)(Febryan Kevin/Kompas.com )

Nasional

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:09 WIB