Titi Anggraini Ingatkan Seleksi KPU dan Bawaslu Jadi Penentu Integritas Pemilu 2029

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo KPU Papua Barat(Adlu Raharusun/KOMPAS.com)

Logo KPU Papua Barat(Adlu Raharusun/KOMPAS.com)

Jakarta, APGtimes.com – Pakar hukum pemilu Titi Anggraini mengajak masyarakat ikut mengawasi proses seleksi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Menurutnya, kualitas penyelenggara akan menentukan kualitas Pemilu 2029.

Titi mengingatkan pemerintah harus memulai seleksi komisioner KPU dan Bawaslu tingkat nasional pada 12 Oktober 2026. Ia menilai proses tersebut membutuhkan pengawasan publik sejak awal.

“Kita punya banyak catatan tentang seleksi penyelenggara pemilu sebelumnya, termasuk persoalan integritasnya,” kata Titi dalam diskusi di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Seleksi Berpengaruh pada Kualitas Demokrasi

Titi menilai proses rekrutmen yang transparan akan melahirkan penyelenggara pemilu yang berintegritas. Menurutnya, integritas penyelenggara menjadi modal utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap hasil pemilu.

Baca Juga :  Terungkap! 32 Peserta Latsarmil SPPI Sedang Hamil, Kemenhan Ambil Keputusan Ini

Ia menjelaskan banyak aktor politik berusaha memengaruhi proses rekrutmen karena KPU dan Bawaslu memiliki peran penting dalam setiap tahapan pemilu.

Karena itu, Titi meminta seluruh pihak menjaga independensi kedua lembaga tersebut. Ia menegaskan penyelenggara yang profesional akan memperkuat kualitas demokrasi Indonesia.

Putusan MK Perkuat Proses Rekrutmen

Titi juga menyoroti Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 120/PUU-XX/2022. Putusan itu mendorong pemerintah menyelesaikan rekrutmen penyelenggara pemilu sebelum tahapan pemilu dimulai.

Ia menilai langkah tersebut mampu mengurangi tekanan dan intervensi dari peserta pemilu yang berkepentingan terhadap proses seleksi.

Baca Juga :  DPR Resmi Tetapkan 9 Anggota KPI Pusat 2026-2029, Ini Daftar Lengkapnya

Menurut Titi, semakin cepat pemerintah menyelesaikan rekrutmen, semakin besar peluang menjaga independensi penyelenggara pemilu.

Masyarakat Diminta Aktif Mengawasi

Titi mengajak masyarakat sipil ikut mengawal seluruh tahapan seleksi komisioner KPU dan Bawaslu. Ia berharap publik tidak hanya mengawasi hasil akhir, tetapi juga memperhatikan setiap proses rekrutmen.

Ia juga mengingatkan publik agar menjadikan berbagai pelanggaran etik pada periode sebelumnya sebagai pelajaran. Dengan pengawasan yang kuat, pemerintah dapat menghadirkan penyelenggara pemilu yang profesional, independen, dan berintegritas untuk memimpin Pemilu 2029. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu
Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional
Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong
Pemerintah Resmi Terbitkan Izin, Pembangunan 17 Yonif Teritorial TNI AD Segera Berjalan
Sudaryono Larang Dapur MBG Cari Bahan Murah, Wajib Ikuti Harga Acuan Pemerintah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:09 WIB

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:09 WIB

Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB