Sudaryono Tegas! Dapur MBG Ketahuan Pakai Barang Subsidi Terancam Ditutup

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

minyak kita

minyak kita

Jakarta, APGtimes.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilarang menggunakan barang bersubsidi dalam operasionalnya.

Sudaryono menyebut larangan tersebut mencakup gas elpiji 3 kilogram, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta minyak goreng MinyaKita. Menurutnya, pemerintah menyediakan barang subsidi untuk masyarakat yang berhak, sehingga dapur MBG tidak boleh memanfaatkannya.

BGN Tegaskan Dapur MBG Wajib Gunakan Bahan Non-Subsidi

Sudaryono menegaskan setiap dapur MBG harus membeli bahan baku dan kebutuhan operasional menggunakan produk non-subsidi.

Ia menjelaskan kebijakan tersebut bertujuan menjaga efektivitas program subsidi sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Karena itu, BGN tidak mengizinkan dapur MBG memakai gas melon, beras SPHP, maupun MinyaKita.

Baca Juga :  DEN Sebut Pembatasan Pertalite dan Biosolar Bisa Hemat Subsidi 15 Persen

Menurutnya, program MBG harus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas tanpa mengurangi hak masyarakat yang memang membutuhkan barang bersubsidi.

Sudaryono Ancam Tutup Dapur yang Melanggar

Sudaryono memastikan BGN akan menindak setiap dapur yang mengabaikan aturan tersebut. Pada tahap awal, BGN akan memberikan surat peringatan kepada pengelola.

Namun, jika pengelola tetap melanggar, BGN akan menghentikan operasional dapur tersebut.

Ia juga mengajak masyarakat dan media untuk ikut mengawasi pelaksanaan aturan di lapangan. Masyarakat dapat melaporkan apabila menemukan dapur MBG yang masih menggunakan barang bersubsidi.

Baca Juga :  Ribuan Motor Listrik MBG Akan Dihibahkan ke Guru Honorer, DPR Beri Dukungan

BGN Minta Dapur MBG Ikuti Harga Acuan Pangan

Selain melarang penggunaan barang subsidi, Sudaryono juga meminta seluruh dapur MBG membeli bahan pangan sesuai Harga Acuan Pangan (HAP) yang ditetapkan pemerintah.

Ia mencontohkan pembelian telur. Ketika harga pasar turun jauh di bawah HAP, pengelola dapur tetap harus membeli sesuai harga acuan agar peternak tidak merugi.

Sudaryono menegaskan kebijakan tersebut menjadi bagian dari pembenahan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis. Melalui langkah itu, BGN ingin menjaga transparansi, meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha pangan, sekaligus memastikan program berjalan sesuai tujuan pemerintah. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat
Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo
Lion Air Group Ungkap Kondisi Terbaru Delay Penerbangan, Ketepatan Waktu Naik
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah
18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat
SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah
Setahun Jadi Tersangka, KPK Ungkap Nasib Heri Gunawan dan Satori di Kasus CSR BI-OJK
Prabowo Usul Dwi Kewarganegaraan, DPR: Jangan Sampai Indonesia Kehilangan Talenta Global
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:09 WIB

18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:09 WIB

SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah

Berita Terbaru

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Nasional

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:09 WIB

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax membuat stok BBM subsidi di sejumlah SPBU wilayah Kota Tangerang ludes lebih cepat dari biasanya.(Kompas.com/Disya Shaliha)

Ekonomi & Bisnis

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:09 WIB