Sudaryono Pecat 9 ASN BGN, Puluhan Pegawai Lain Terancam Mutasi dan Sanksi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono dalam konferensi pers, di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono dalam konferensi pers, di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

Jakarta, APGtimes.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengambil langkah tegas terhadap pegawai yang melanggar aturan. Hingga Senin (27/7/2026), BGN memproses pemecatan sembilan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK yang melakukan pelanggaran berat.

Sudaryono menyampaikan keputusan tersebut sebagai bagian dari upaya membenahi tata kelola lembaga sekaligus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, BGN ingin membangun budaya kerja yang bersih, disiplin, dan transparan.

BGN Proses Pemecatan ASN Pelanggar Berat

Sudaryono mengatakan tim internal menemukan sembilan ASN dan PPPK yang melakukan pelanggaran berat. Karena itu, BGN langsung memproses pemberhentian mereka sesuai aturan yang berlaku.

Ia menegaskan setiap pegawai wajib menjaga integritas selama menjalankan tugas. Karena itu, BGN tidak akan memberikan toleransi kepada siapa pun yang melanggar disiplin atau mencoreng nama baik lembaga.

Baca Juga :  War Tiket Upacara HUT ke-81 RI Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Sebanyak 39 ASN Hadapi Mutasi dan Sanksi Administrasi

Selain memproses pemecatan, BGN juga menjatuhkan sanksi kepada 39 ASN yang melakukan pelanggaran disiplin ringan.

Sudaryono menjelaskan BGN akan memutasi, mendemosi, serta memberikan sanksi administrasi kepada para pegawai tersebut. Ia berharap langkah itu dapat meningkatkan kedisiplinan sekaligus memperbaiki kinerja aparatur di lingkungan BGN.

Sudaryono Perkuat Transparansi Program MBG

Sudaryono menegaskan pembenahan internal tidak hanya menyasar pegawai, tetapi juga sistem pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Ia mengajak kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk ikut mengawasi kualitas menu, proses penyaluran, kebersihan dapur, hingga pelayanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga :  BPS Ungkap Program MBG Dorong Pertumbuhan Sektor Makan Minum Kuartal I 2026

Menurutnya, keterlibatan banyak pihak akan memperkuat transparansi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Program MBG.

BGN Minta Seluruh SPPG Jaga Kualitas Layanan

Sudaryono juga mengingatkan seluruh kepala SPPG agar memastikan setiap dapur menyajikan makanan bergizi sesuai standar yang telah ditetapkan.

Ia meminta seluruh petugas bekerja secara profesional, menjaga kebersihan, serta mengutamakan kualitas makanan bagi para penerima manfaat.

Dengan langkah tersebut, BGN berharap Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih efektif, akuntabel, dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat
Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo
Lion Air Group Ungkap Kondisi Terbaru Delay Penerbangan, Ketepatan Waktu Naik
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah
18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat
SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah
Setahun Jadi Tersangka, KPK Ungkap Nasib Heri Gunawan dan Satori di Kasus CSR BI-OJK
Prabowo Usul Dwi Kewarganegaraan, DPR: Jangan Sampai Indonesia Kehilangan Talenta Global
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:09 WIB

18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:09 WIB

SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah

Berita Terbaru

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Nasional

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:09 WIB

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax membuat stok BBM subsidi di sejumlah SPBU wilayah Kota Tangerang ludes lebih cepat dari biasanya.(Kompas.com/Disya Shaliha)

Ekonomi & Bisnis

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:09 WIB