Bursa Ketum PBNU Makin Ramai, Gus Yahya hingga Nasaruddin Umar Masuk Daftar

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan logo resmi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang merupakan karya M Shofa Ulum Azmi, alumnus Pondok Pesantren Langitan, Tuban, Jawa Timur.(Dok. PBNU)

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan logo resmi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang merupakan karya M Shofa Ulum Azmi, alumnus Pondok Pesantren Langitan, Tuban, Jawa Timur.(Dok. PBNU)

Jombang, APGtimes.com – Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin ramai menjelang Muktamar ke-35 NU. Wakil Ketua Steering Committee Muktamar ke-35 NU, Ulil Absar Abdalla, menyebut sejumlah nama yang masuk dalam bursa tersebut.

Ulil menyampaikan daftar nama itu kepada Kompas.com, Selasa (11/8/2026). Beberapa nama yang muncul antara lain Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, Abdussalam Shohib atau Gus Salam, Yusuf Chudlori, Abdul Ghofar Rozin atau Gus Rozin, serta Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.

Selain nama-nama tersebut, Kiai Zulfa Mustofa juga masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU.

“Selain Gus Yahya, ada Gus Salam, Gus Yusuf Chudlori, Gus Rozin, Gus Kikin, ada Kiai Zulfa Mustofa,” kata Ulil.

Gus Yahya Siap Maju Lagi

Gus Yahya saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PBNU. Ia menjadi salah satu kandidat yang akan kembali maju dalam pemilihan Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-35 NU.

Baca Juga :  Muktamar ke-35 NU Bahas Kripto hingga Penjualan DNA, Ini Isu yang Dikaji

Sementara itu, Gus Salam merupakan pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang. Ia juga memiliki hubungan keluarga dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Nama Zulfa Mustofa juga menarik perhatian. Ia pernah menjabat sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU ketika terjadi konflik antara Gus Yahya dan Kiai Miftachul Akhyar.

Nasaruddin Umar Masuk Bursa

Ulil juga menyebut Menteri Agama Nasaruddin Umar sebagai salah satu nama dalam bursa calon Ketua Umum PBNU.

“Pak Nasar (Menteri Agama Nasaruddin Umar) juga termasuk dalam bursa calon,” ujar Ulil.

Namun, Nasaruddin masih menghadapi aturan dalam AD/ART PBNU yang melarang Ketua Umum merangkap jabatan politik. Aturan tersebut menjadi salah satu kendala bagi Menteri Agama untuk maju dalam kontestasi.

Baca Juga :  Muktamar NU Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG Mulai 2027

“Jadi kalau misalnya pasal ini masih berlaku, maka Pak Nasar tidak bisa, karena Ketua Umum tidak bisa merangkap sebagai menteri,” kata Ulil.

Meski begitu, peluang Nasaruddin masih terbuka jika Muktamar ke-35 NU mengubah ketentuan tersebut. Perubahan aturan dapat membuka kembali kesempatan bagi Nasaruddin untuk mengikuti pemilihan.

Muktamar NU Digelar Akhir Agustus

Muktamar ke-35 NU akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026.

Sekitar 6.000 peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Ribuan Nahdliyin dari berbagai daerah juga akan hadir, termasuk perwakilan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dari luar negeri.

Selain memilih Ketua Umum PBNU, Muktamar ke-35 NU juga akan membahas berbagai persoalan keagamaan dan isu aktual yang berkembang di masyarakat. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

11 Orang Ditangkap di Dugaan Markas Judol Cijantung, TNI AD Temukan 32 Komputer
Prabowo Resmikan Ekspor Perdana Baterai EV di IWIP, Proyek Hilirisasi Capai Rp180 Triliun
Perpres Ojol Resmi Terbit, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen dan Pengemudi Dapat 92 Persen
DPR Ingin Pemilik dan Pihak yang Untung dari Truk ODOL Ikut Ditindak, Bukan Sopir Saja
Prabowo Beri Subsidi Rp3 Juta untuk Haji 2027, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta
Threads Belum Laporkan Penonaktifan Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Komdigi Minta Meta Bertindak
Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Jemaah Cukup Lunasi Rp23,2 Juta
Biaya Haji 2027 Jangan Bebani Jemaah, DPR Masih Dalami Skema 52:48
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:09 WIB

11 Orang Ditangkap di Dugaan Markas Judol Cijantung, TNI AD Temukan 32 Komputer

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Prabowo Resmikan Ekspor Perdana Baterai EV di IWIP, Proyek Hilirisasi Capai Rp180 Triliun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Perpres Ojol Resmi Terbit, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen dan Pengemudi Dapat 92 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Prabowo Beri Subsidi Rp3 Juta untuk Haji 2027, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Threads Belum Laporkan Penonaktifan Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Komdigi Minta Meta Bertindak

Berita Terbaru