Cara Cek Desil dan Bansos 2026 Lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar cara cek penerima bansos di laman resmi cekbansos.kemensos.go.id. Cara cek penerima bansos. Cek bansos Kemensos. Cara cek penerima bansos Juni 2026. Cek bansos. (KOMPAS.com/MELA ARNANI)

Tangkapan layar cara cek penerima bansos di laman resmi cekbansos.kemensos.go.id. Cara cek penerima bansos. Cek bansos Kemensos. Cara cek penerima bansos Juni 2026. Cek bansos. (KOMPAS.com/MELA ARNANI)

Jakarta, APGtimes.com – Cara cek desil dan cek bansos 2026 menjadi informasi yang banyak dicari masyarakat. Kini, masyarakat dapat mengecek status penerima bantuan sosial (bansos) secara online hanya dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP.

Melalui layanan resmi Kementerian Sosial (Kemensos), masyarakat bisa mengetahui status penerima bansos, kategori desil, jenis bantuan, hingga periode penyaluran.

Cara Cek Bansos 2026 Lewat NIK KTP

Pertama, buka laman cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di ponsel atau komputer.

Selanjutnya, masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP. Setelah itu, isi kode captcha yang muncul pada layar.

Kemudian, klik tombol Cari Data dan tunggu hingga sistem menyelesaikan proses pencarian.

Apabila data tersedia, sistem akan menampilkan status penerima bansos, kategori desil, jenis bantuan, serta jadwal penyaluran.

Cara Cek Bansos Melalui Aplikasi

Selain menggunakan website, masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi Cek Bansos yang tersedia untuk Android maupun iPhone.

Pertama, unduh aplikasi melalui Play Store atau App Store. Selanjutnya, buka aplikasi dan pilih menu Cek Bansos.

Baca Juga :  Kemensos Buka Kanal Aduan Sekolah Rakyat, Laporan Bullying Bisa Lewat WhatsApp

Setelah itu, masukkan NIK sesuai KTP, lalu klik Cari Data. Sistem kemudian akan menampilkan informasi penerima bantuan apabila data telah tersedia.

Apa Itu Desil Bansos?

Pada dasarnya, desil merupakan metode pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Pemerintah menggunakan kategori tersebut sebagai dasar penyaluran berbagai program bantuan sosial.

Selain itu, pemerintah menyusun data desil berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang terus diperbarui secara berkala.

Dengan demikian, semakin kecil angka desil seseorang, semakin besar peluangnya menerima bantuan sosial.

Kategori desil terdiri dari:

  • Desil 1: Miskin ekstrem.
  • Desil 2: Miskin.
  • Desil 3: Hampir miskin.
  • Desil 4: Rentan miskin.
  • Desil 5: Menuju kelas menengah.
  • Desil 6-10: Kelompok menengah hingga ekonomi atas.

Program Bansos yang Masih Berjalan

Sementara itu, pemerintah masih melanjutkan beberapa program bantuan sosial sepanjang 2026.

Program tersebut meliputi:

  • Program Keluarga Harapan (PKH).
  • Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
  • Bantuan beras pangan.
  • PBI JKN atau BPJS Kesehatan PBI.

Oleh karena itu, masyarakat perlu memastikan data kependudukannya selalu diperbarui agar peluang menerima bantuan tetap terbuka.

Baca Juga :  Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun

Besaran Bantuan Bansos 2026

Besaran bantuan berbeda pada setiap program.

Sebagai contoh, BPNT memberikan bantuan Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 setiap tahap.

Sementara itu, PKH menyalurkan bantuan mulai Rp225.000 hingga Rp750.000 per tahap sesuai kategori penerima.

Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan beras sebanyak 20 kilogram per bulan dan membayar iuran PBI JKN sebesar Rp42.000 per orang setiap bulan.

Mengapa Data Tidak Muncul?

Meski demikian, sebagian masyarakat belum menemukan datanya saat melakukan pengecekan.

Kondisi tersebut dapat terjadi karena data kependudukan belum diperbarui, proses verifikasi masih berlangsung, atau status penerima sudah berubah.

Di sisi lain, status ASN, TNI, Polri, maupun pegawai BUMN dan BUMD juga dapat memengaruhi kelayakan penerima bansos.

Karena itu, masyarakat dapat mengajukan usulan pembaruan data melalui pemerintah desa, kelurahan, dinas sosial, atau fitur Usulan pada aplikasi Cek Bansos.

Dengan cara tersebut, pemerintah dapat memperbarui data sehingga penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru
Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam
Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan
Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran
RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali
Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Kerahkan 5 Helikopter dan 3 Pesawat Casa
Sudaryono Ubah Aturan MBG, Biaya Operasional Rp5.000 per Porsi Kini Dibatasi
Bambang Haryo Minta Kemenhut dan Perhutani Dievaluasi, Penanganan Karhutla Jangan Hanya Sasar 32 Perusahaan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:09 WIB

RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Kerahkan 5 Helikopter dan 3 Pesawat Casa

Berita Terbaru