DAPIN Ramai di Facebook, Pengguna Keluhkan Teror Penagihan dan Dugaan Penyebaran Data Pribadi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi ktp

ilustrasi ktp

Jakarta, albrita.com — Nama DAPIN atau Dana Pinjaman terus menjadi perbincangan di Facebook dalam beberapa pekan terakhir. Banyak pengguna membagikan pengalaman mereka setelah mengalami masalah saat menunggak pembayaran pinjaman.

Keluhan yang muncul tidak hanya terkait tagihan. Sejumlah pengguna juga menyoroti keamanan data pribadi yang mereka serahkan saat proses pendaftaran.

Pengguna Mengaku Kehilangan Privasi

Banyak pengguna Facebook mengunggah cerita tentang tekanan yang mereka alami setelah terlambat membayar pinjaman.

Sejumlah pengguna mengaku melihat foto KTP, swafoto, dan informasi pribadi mereka beredar di media sosial maupun aplikasi pesan.

Kondisi itu membuat mereka merasa tidak nyaman karena orang lain dapat mengakses identitas pribadi mereka.

Selain itu, beberapa pengguna mengaku pihak penagih menghubungi keluarga, teman, dan rekan kerja untuk meminta pelunasan pinjaman.

Baca Juga :  Daftar 94 Pinjol Resmi OJK Juni 2026, Cek Legalitas Sebelum Ajukan Pinjaman

Akibatnya, nama DAPIN semakin sering muncul dalam berbagai diskusi di media sosial.

Cara Penagihan Jadi Sorotan

Cara penagihan juga memicu banyak keluhan dari pengguna.

Banyak peminjam mengaku menerima panggilan telepon dan pesan secara berulang setiap hari.

Tidak sedikit pengguna yang mengaku mendapat tekanan agar segera melunasi pinjaman.

Sebagian pengguna bahkan mengaku menerima ancaman penyebaran identitas apabila mereka tidak segera melakukan pembayaran.

Karena itu, perdebatan mengenai praktik penagihan pinjaman kembali ramai di media sosial.

Pengguna Khawatir Soal Data Pribadi

Saat mengajukan pinjaman, pengguna biasanya mengunggah KTP, swafoto, nomor telepon, dan kontak darurat.

Penyedia layanan memanfaatkan data tersebut untuk proses verifikasi identitas.

Namun, sejumlah pengguna khawatir oknum tertentu menggunakan data tersebut untuk menekan peminjam yang mengalami keterlambatan pembayaran.

Baca Juga :  Jangan Sembarangan Serahkan KTP saat Check In Hotel, Kemendagri Beri Peringatan

Kekhawatiran itu membuat isu keamanan data pribadi kembali menjadi perhatian publik.

Selain itu, banyak pemerhati keamanan digital mengingatkan masyarakat agar lebih selektif saat memberikan akses data kepada aplikasi pinjaman.

Masyarakat Perlu Lebih Teliti

Ramainya keluhan terkait DAPIN menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati sebelum menggunakan layanan pinjaman online.

Sebelum mengirim data pribadi, pengguna perlu membaca syarat dan ketentuan layanan secara menyeluruh.

Selain itu, masyarakat perlu memeriksa legalitas penyedia layanan dan memahami izin akses yang diminta aplikasi.

Jika mengalami intimidasi atau dugaan penyalahgunaan data pribadi, pengguna sebaiknya menyimpan bukti dan melaporkannya kepada pihak berwenang.

Fenomena yang ramai di Facebook ini menunjukkan pentingnya menjaga keamanan data pribadi saat menggunakan layanan keuangan digital. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Dokter Magang Meninggal pada 2026, Kemenkes Akhirnya Evaluasi Program Internship
Sudaryono Buka Suara soal Dugaan Pemborosan MBG Rp10,5 Triliun, BGN Siap Kooperatif
Kabar Baik dari Kerinci Seblat, Dua Anak Harimau Sumatera Tumbuh Sehat di Alam Liar
Prabowo Resmi Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN, Pesan Tegas untuk Aparatur Baru
Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:09 WIB

Enam Dokter Magang Meninggal pada 2026, Kemenkes Akhirnya Evaluasi Program Internship

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:09 WIB

Sudaryono Buka Suara soal Dugaan Pemborosan MBG Rp10,5 Triliun, BGN Siap Kooperatif

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:09 WIB

Kabar Baik dari Kerinci Seblat, Dua Anak Harimau Sumatera Tumbuh Sehat di Alam Liar

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:09 WIB

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Berita Terbaru

Presiden FIFA Gianni Infantino saat tiba untuk peluncuran kampanye Piala Dunia 2026 #WeAre26 di Los Angeles, Negara Bagian California, 17 Mei 2023.(AFP/FREDERIC J BROWN)

Internasional

FIFA Mau Jual Saham Piala Dunia? UEFA Langsung Bereaksi Keras

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:09 WIB