DAPIN Ramai di Facebook, Pengguna Keluhkan Teror Penagihan dan Dugaan Penyebaran Data Pribadi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi ktp

ilustrasi ktp

Jakarta, albrita.com — Nama DAPIN atau Dana Pinjaman terus menjadi perbincangan di Facebook dalam beberapa pekan terakhir. Banyak pengguna membagikan pengalaman mereka setelah mengalami masalah saat menunggak pembayaran pinjaman.

Keluhan yang muncul tidak hanya terkait tagihan. Sejumlah pengguna juga menyoroti keamanan data pribadi yang mereka serahkan saat proses pendaftaran.

Pengguna Mengaku Kehilangan Privasi

Banyak pengguna Facebook mengunggah cerita tentang tekanan yang mereka alami setelah terlambat membayar pinjaman.

Sejumlah pengguna mengaku melihat foto KTP, swafoto, dan informasi pribadi mereka beredar di media sosial maupun aplikasi pesan.

Kondisi itu membuat mereka merasa tidak nyaman karena orang lain dapat mengakses identitas pribadi mereka.

Selain itu, beberapa pengguna mengaku pihak penagih menghubungi keluarga, teman, dan rekan kerja untuk meminta pelunasan pinjaman.

Baca Juga :  Meta Pangkas 8.000 Pegawai: Zuckerberg Kini Bertaruh Hidup pada AI

Akibatnya, nama DAPIN semakin sering muncul dalam berbagai diskusi di media sosial.

Cara Penagihan Jadi Sorotan

Cara penagihan juga memicu banyak keluhan dari pengguna.

Banyak peminjam mengaku menerima panggilan telepon dan pesan secara berulang setiap hari.

Tidak sedikit pengguna yang mengaku mendapat tekanan agar segera melunasi pinjaman.

Sebagian pengguna bahkan mengaku menerima ancaman penyebaran identitas apabila mereka tidak segera melakukan pembayaran.

Karena itu, perdebatan mengenai praktik penagihan pinjaman kembali ramai di media sosial.

Pengguna Khawatir Soal Data Pribadi

Saat mengajukan pinjaman, pengguna biasanya mengunggah KTP, swafoto, nomor telepon, dan kontak darurat.

Penyedia layanan memanfaatkan data tersebut untuk proses verifikasi identitas.

Namun, sejumlah pengguna khawatir oknum tertentu menggunakan data tersebut untuk menekan peminjam yang mengalami keterlambatan pembayaran.

Baca Juga :  Meta Guncang Dunia Teknologi! 8.000 Pegawai Dipecat Demi AI

Kekhawatiran itu membuat isu keamanan data pribadi kembali menjadi perhatian publik.

Selain itu, banyak pemerhati keamanan digital mengingatkan masyarakat agar lebih selektif saat memberikan akses data kepada aplikasi pinjaman.

Masyarakat Perlu Lebih Teliti

Ramainya keluhan terkait DAPIN menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati sebelum menggunakan layanan pinjaman online.

Sebelum mengirim data pribadi, pengguna perlu membaca syarat dan ketentuan layanan secara menyeluruh.

Selain itu, masyarakat perlu memeriksa legalitas penyedia layanan dan memahami izin akses yang diminta aplikasi.

Jika mengalami intimidasi atau dugaan penyalahgunaan data pribadi, pengguna sebaiknya menyimpan bukti dan melaporkannya kepada pihak berwenang.

Fenomena yang ramai di Facebook ini menunjukkan pentingnya menjaga keamanan data pribadi saat menggunakan layanan keuangan digital. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Natalius Pigai Minta TNI-Polri Buka Data Jumlah Personel di Papua
94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan
Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis
Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis
Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar
Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun
TNI Ungkap 44.677 Hektare Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:09 WIB

Natalius Pigai Minta TNI-Polri Buka Data Jumlah Personel di Papua

Kamis, 17 September 2026 - 20:09 WIB

Kamis, 17 September 2026 - 18:09 WIB

94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan

Kamis, 17 September 2026 - 15:09 WIB

Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar

Berita Terbaru

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai ketika memberikan sambutan dalam acara forum koordinasi Kebijakan HAM, Kamis (17/9/2026)(Febryan Kevin/Kompas.com )

Nasional

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:09 WIB