DPR Resmi Tetapkan 9 Anggota KPI Pusat 2026-2029, Ini Daftar Lengkapnya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) bersama para wakil Ketua DPR RI saat memimpin rapat paripurna pada Selasa (21/7/2026).

Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) bersama para wakil Ketua DPR RI saat memimpin rapat paripurna pada Selasa (21/7/2026).

Jakarta, APGtimes.com – DPR RI resmi menetapkan sembilan anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat periode 2026-2029 dalam rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026). Keputusan tersebut sekaligus menuntaskan proses seleksi yang berlangsung selama beberapa hari terakhir.

Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin rapat paripurna dan meminta persetujuan seluruh anggota dewan atas laporan Komisi I DPR RI mengenai hasil uji kepatutan dan kelayakan calon anggota KPI Pusat.

Selanjutnya, seluruh peserta rapat menyatakan setuju. Karena itu, DPR langsung mengesahkan sembilan anggota KPI Pusat terpilih beserta tiga calon pengganti antarwaktu (PAW).

Berikutnya, DPR akan menyampaikan nama-nama anggota KPI Pusat terpilih kepada Presiden Republik Indonesia untuk menjalani proses penetapan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah

DPR menetapkan sembilan anggota KPI Pusat periode 2026-2029 sebagai berikut:

  • Tulus Santoso
  • Andi Sukmono
  • Fuji Samanta
  • Widi Kurniawan
  • Aliyah Evri Rizqi
  • Monarsih Analisa Amin
  • Shabana
  • Muhammad Hasrul
  • Hasan

Sementara itu, DPR juga memilih tiga calon pengganti antarwaktu (PAW), yakni Ahmad Farikul Badi’, Suciati Eka Chandrasari, dan Henry Sianipar.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menjelaskan proses seleksi mengacu pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran. Karena itu, Komisi I melaksanakan seluruh tahapan secara terbuka melalui mekanisme uji kepatutan dan kelayakan.

Baca Juga :  Prabowo Tegaskan APBN Jadi Alat Lindungi Rakyat dan Perkuat Ekonomi

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital mengusulkan 27 nama calon anggota KPI Pusat kepada DPR RI. Namun, satu calon memilih mengundurkan diri sebelum tahapan uji kelayakan dimulai.

Selanjutnya, Komisi I menggelar fit and proper test pada 13 hingga 15 Juli 2026. Setelah seluruh peserta menyampaikan pemaparan dan mengikuti sesi pendalaman, Komisi I menggelar rapat internal.

Akhirnya, Komisi I menetapkan sembilan anggota KPI Pusat dan tiga calon PAW melalui musyawarah mufakat. Dengan keputusan tersebut, proses pemilihan anggota KPI Pusat periode 2026-2029 resmi berakhir dan memasuki tahap penetapan oleh Presiden. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis
Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis
Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar
Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun
TNI Ungkap 44.677 Hektare Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria
Eks Pejabat Bea Cukai Akui 5 Kali Terima Amplop Uang dari John Field, Total Rp1 Miliar
Bahlil Minta Pemilik Mobil Mewah Tak Lagi Pakai BBM Subsidi, Aturan Pembatasan Disiapkan
95 Paket Pemulihan Pascabencana Agam Senilai Rp125 Miliar Sudah Kontrak, Realisasi Baru 12,3 Persen
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis

Kamis, 17 September 2026 - 15:09 WIB

Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar

Kamis, 17 September 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun

Rabu, 16 September 2026 - 23:59 WIB

TNI Ungkap 44.677 Hektare Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria

Berita Terbaru