Bahlil Minta Pemilik Mobil Mewah Tak Lagi Pakai BBM Subsidi, Aturan Pembatasan Disiapkan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, APGtimes.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih dan pemilik mobil mewah tidak menggunakan bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Bahlil mengatakan pemerintah sedang menyusun aturan mengenai penggunaan BBM subsidi. Sambil menunggu kebijakan tersebut, ia mengimbau masyarakat mampu untuk menggunakan BBM nonsubsidi.

“Makanya dalam berbagai kesempatan kan saya menganjurkan agar saudara-saudara saya yang mampu, yang mobilnya bagus, tolonglah kita jangan sampai memakai BBM subsidi,” ujar Bahlil di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

BBM Subsidi Ditujukan bagi Masyarakat yang Berhak

Bahlil menegaskan, pemerintah menyediakan BBM subsidi untuk kelompok masyarakat yang memang memenuhi kriteria penerima.

Menurut dia, masyarakat yang memiliki kendaraan mewah dan kemampuan ekonomi lebih seharusnya tidak mengambil porsi BBM subsidi.

Imbauan tersebut muncul ketika antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM bersubsidi terjadi di sejumlah daerah.

Stok Nasional Masih di Level Minimum

Terkait isu kelangkaan BBM, Bahlil menyebut persediaan nasional masih berada dalam batas minimum yang ditetapkan pemerintah.

Baca Juga :  Krisis Energi Timur Tengah Guncang Asia, Harga Minyak dan Gas Melonjak

Saat ini, stok BBM nasional berada pada kisaran 18 hingga 20 hari.

Karena itu, pemerintah terus memantau distribusi BBM untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Antrean BBM Terjadi di Lampung dan Sulawesi Selatan

Dalam sepekan terakhir, antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan Pertalite dan Biosolar terjadi di sejumlah wilayah Lampung.

Antrean terlihat di Bandar Lampung, Lampung Tengah, Lampung Barat, Lampung Timur, hingga Lampung Utara. Bahkan, kendaraan di beberapa SPBU mengular sampai badan jalan.

Di Lampung Tengah, antrean kendaraan yang hendak mengisi Biosolar pada Selasa malam (15/9/2026) mencapai sekitar tiga kilometer.

Sementara itu, antrean BBM juga sempat terjadi di sejumlah SPBU di Sulawesi Selatan. Namun, kondisi tersebut mulai berangsur normal.

Bahlil Soroti Antrean di Sulawesi Selatan

Bahlil menyebut antrean panjang di Sulawesi Selatan muncul karena sejumlah faktor. Ia juga mengatakan terdapat pihak tertentu yang mengantre BBM dengan tujuan lain.

Baca Juga :  Pertalite Langka Usai Harga Pertamax Naik, Warga dan Ojol Kelimpungan

“Yang terjadi di Sulawesi Selatan kemarin, itu memang terjadi antrean panjang karena banyak faktor,” kata Bahlil.

Ia menyebut pemerintah telah memiliki sejumlah alat bukti terkait dugaan adanya pihak yang memanfaatkan antrean BBM.

Antrean di Makassar Mulai Terurai

Kondisi antrean di Kota Makassar mulai membaik berdasarkan pemantauan pada Selasa (15/9/2026).

Sejumlah SPBU tidak lagi dipadati kendaraan seperti sebelumnya. Sepeda motor, mobil pribadi, bus, hingga truk terlihat lebih lancar mengakses SPBU.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan pemerintah daerah terus mengevaluasi dan memantau kondisi distribusi BBM di lapangan.

“Kita pada intinya melaksanakan evaluasi, monitoring terkait kebijakan yang diambil dan juga evaluasi lima hari terakhir terjadi antrean yang panjang kemarin. Sekarang alhamdulillah sudah mulai agak terurai,” ujar Andi Sudirman, Selasa (15/9/2026). (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis
Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis
Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar
Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun
TNI Ungkap 44.677 Hektare Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria
Eks Pejabat Bea Cukai Akui 5 Kali Terima Amplop Uang dari John Field, Total Rp1 Miliar
95 Paket Pemulihan Pascabencana Agam Senilai Rp125 Miliar Sudah Kontrak, Realisasi Baru 12,3 Persen
Jepang Kirim 3 Helikopter Chinook untuk Karhutla Kalimantan, Menhan Sjafrie Sampaikan Terima Kasih
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis

Kamis, 17 September 2026 - 15:09 WIB

Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar

Kamis, 17 September 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun

Rabu, 16 September 2026 - 23:59 WIB

TNI Ungkap 44.677 Hektare Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria

Berita Terbaru

Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva (kiri) saat menyetujui konsensus Deklarasi Pemimpin G20 di Rio de Janeiro, Senin (18/11/2024). Terpisah, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menjalani operasi pendarahan otak yang akibat terjatuh baru-baru ini. ?Operasi pada Senin (9/12/2024) malam itu berjalan tanpa komplikasi, ungkap manajemen Rumah Sakit Suriah-Lebanon di Sao Paulo pada Selasa (10/12/2024)(G20 BRASIL)

Internasional

Lula Akan Temui Trump di PBB, Minta AS Tak Ikut Campur Pemilu Brasil

Kamis, 17 Sep 2026 - 12:09 WIB