Google Rilis Gemini 3.5 Flash, AI Lebih Cepat dan Murah dari Model Sebelumnya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gemini. Google menyebut chatbot AI miliknya menjadi sasaran upaya peretasan dengan metode pembanjiran prompt untuk mengkloning cara kerja model AI. ()

Ilustrasi Gemini. Google menyebut chatbot AI miliknya menjadi sasaran upaya peretasan dengan metode pembanjiran prompt untuk mengkloning cara kerja model AI. ()

Jakarta, APGtimes.comGoogle memperkenalkan model kecerdasan buatan terbaru bernama Gemini 3.5 Flash dalam ajang Google I/O 2026.

CEO Google Sundar Pichai mengatakan Gemini 3.5 Flash mampu menghadirkan performa AI kelas frontier dengan biaya lebih murah dan kecepatan pemrosesan lebih tinggi.

“Gemini 3.5 Flash lebih baik dibanding Gemini 3.1 Pro, dengan performa mendekati model AI frontier lain, tetapi empat kali lebih cepat dan biayanya hanya sekitar sepertiga hingga setengahnya,” kata Pichai.

Gemini 3.5 Flash Unggul di Benchmark AI

Google mengklaim Gemini 3.5 Flash mencatat skor tinggi dalam berbagai pengujian benchmark internal.

Pada benchmark Terminal-bench 2.1 untuk coding agentic, model AI tersebut meraih skor 76,2 persen.

Baca Juga :  Studi UC Berkeley Ungkap AI Bikin Nilai Mahasiswa Naik, tapi Skill Menurun

Angka itu melampaui performa Gemini 3 Flash, Gemini 3.1 Pro, hingga model AI Anthropic Claude Opus 4.7.

Sementara itu, dalam benchmark MCP Atlas untuk workflow multitahap, Gemini 3.5 Flash mencetak skor 83,6 persen.

Hasil tersebut lebih tinggi dibanding GPT 5.5 milik OpenAI yang memperoleh skor 75,3 persen.

Mampu Analisis Grafik dan Finansial

Gemini 3.5 Flash juga menunjukkan performa tinggi dalam analisis grafik kompleks.

Pada benchmark CharXiv Reasoning, model AI itu memperoleh skor 84,2 persen.

Selain itu, Gemini 3.5 Flash meraih skor 57,9 persen pada benchmark Finance Agent v2 yang menguji kemampuan analisis finansial dan pengambilan keputusan.

Baca Juga :  Nezar Patria Sebut Algoritma Medsos Jadi Ancaman Baru di Era Digital

Google menyebut model AI terbaru tersebut mendukung konteks input hingga satu juta token dan output maksimal 64.000 token.

Sudah Tersedia di Berbagai Platform

Saat ini, Gemini 3.5 Flash masih berstatus preview.

Google telah menyediakan model AI tersebut di aplikasi Gemini, Gemini API, Google AI Studio, Android Studio, hingga platform Gemini Enterprise.

Selain Gemini 3.5 Flash, Google juga memperkenalkan sejumlah produk AI lain dalam Google I/O 2026.

Produk tersebut meliputi Gemini Omni untuk pembuatan video berbasis AI dan Gemini Spark, asisten AI pribadi berbasis cloud yang dapat bekerja selama 24 jam. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Intel Kembalikan Hyper-Threading di Xeon Coral Rapids, Ini Alasan dan Fungsinya
Apple Resmi Rilis macOS 26.6, Lebih dari 150 Celah Keamanan Berhasil Diperbaiki
China Kejar Terobosan Tangan Robot Mirip Manusia, Jadi Kunci Masa Depan Robot Humanoid
Google Gelontorkan Rp7,9 Triliun ke Startup Jerman, Kejar Pembangkit Listrik Fusi Pertama Eropa
Bersiap! Harga iPhone 18 Pro Diprediksi Naik Hampir Rp5 Juta
Cara Membuat SIM Digital 2026, Cukup Lewat HP dan Tak Perlu Selalu Bawa Kartu Fisik
Cara Download dan Menggunakan Aplikasi Pajak Digital 2026, Lapor SPT Bisa Lewat HP
Kemkomdigi Pastikan Data Wajah Registrasi SIM Aman, Hanya Dukcapil yang Mengelola
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:59 WIB

Intel Kembalikan Hyper-Threading di Xeon Coral Rapids, Ini Alasan dan Fungsinya

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:09 WIB

Apple Resmi Rilis macOS 26.6, Lebih dari 150 Celah Keamanan Berhasil Diperbaiki

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:09 WIB

China Kejar Terobosan Tangan Robot Mirip Manusia, Jadi Kunci Masa Depan Robot Humanoid

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:09 WIB

Google Gelontorkan Rp7,9 Triliun ke Startup Jerman, Kejar Pembangkit Listrik Fusi Pertama Eropa

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:09 WIB

Bersiap! Harga iPhone 18 Pro Diprediksi Naik Hampir Rp5 Juta

Berita Terbaru

Presiden FIFA Gianni Infantino saat tiba untuk peluncuran kampanye Piala Dunia 2026 #WeAre26 di Los Angeles, Negara Bagian California, 17 Mei 2023.(AFP/FREDERIC J BROWN)

Internasional

FIFA Mau Jual Saham Piala Dunia? UEFA Langsung Bereaksi Keras

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:09 WIB