Kabut Asap Kembali Selimuti Pekanbaru, BMKG Sebut Asap Kiriman dari Sumatera

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabut asap karhutla terpantau cukup pekat di tengah Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (27/8/2026) petang.(KOMPAS.COM/IDON)

Kabut asap karhutla terpantau cukup pekat di tengah Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (27/8/2026) petang.(KOMPAS.COM/IDON)

Pekanbaru, APGtimes.com – Kabut asap kembali menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, pada Selasa (29/9/2026) pagi. Asap membuat jarak pandang menurun dan kondisi udara terlihat keruh.

BMKG menyebut kondisi tersebut tidak hanya berkaitan dengan karhutla di Riau. Asap dari sejumlah wilayah di Pulau Sumatera ikut bergerak menuju Riau mengikuti arah angin.

Asap Bergerak Mengikuti Arah Angin

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Indah DN, mengatakan asap datang dari beberapa wilayah yang sedang mengalami karhutla.

Wilayah tersebut mencakup Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, dan Sumatera Selatan. Angin kemudian membawa asap dari wilayah-wilayah itu menuju kawasan lain, termasuk Pekanbaru.

“Sebaran asap masih terlihat di Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan,” kata Indah.

BMKG mencatat angin bergerak dari arah timur hingga tenggara menuju barat laut hingga utara. Pola tersebut memungkinkan asap dari wilayah selatan dan timur Sumatera bergerak ke Riau.

Baca Juga :  Janji Jangan Tinggal Janji: Kerinci dan Sungai Penuh Menunggu Bukti dari Al Haris

Kondisi serupa juga pernah terjadi ketika asap dari Sumatera Selatan dan Jambi bergerak menuju Riau akibat perubahan pola angin.

1.160 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera

Selain memantau pergerakan asap, BMKG juga mencatat tingginya aktivitas titik panas di Pulau Sumatera.

Data yang diperbarui pada Selasa (29/9/2026) pukul 07.00 WIB menunjukkan 1.160 titik panas tersebar di Sumatera. Sumatera Selatan mencatat jumlah tertinggi dengan 683 titik.

Jambi berada di urutan berikutnya dengan 217 titik panas. Sementara itu, Bangka Belitung mencatat 134 titik.

Riau sendiri memiliki 12 titik panas yang tersebar di lima kabupaten. Rinciannya sebagai berikut:

  • Kuantan Singingi: 2 titik
  • Pelalawan: 3 titik
  • Rokan Hulu: 2 titik
  • Siak: 2 titik
  • Indragiri Hulu: 3 titik
Baca Juga :  Cabai dan Daging Naik di Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh

Dengan jumlah tersebut, Riau menyumbang sebagian kecil dari keseluruhan titik panas yang terpantau di Sumatera pada pagi itu.

Kabut Asap Masih Perlu Diwaspadai

Pergerakan asap lintas wilayah membuat kondisi udara di Pekanbaru perlu mendapat perhatian. Data pemantauan pada pagi hari juga menunjukkan kualitas udara dapat memburuk ketika konsentrasi partikel asap meningkat.

BMKG menyediakan pemantauan kualitas udara, PM2.5, sebaran asap, serta titik panas untuk membantu masyarakat mengikuti perkembangan kondisi atmosfer.

Di tengah kondisi kering yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Sumatera, BMKG juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap karhutla. Kondisi kering dapat meningkatkan risiko munculnya titik panas dan memperluas dampak asap ke wilayah lain. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan
Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat
Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh
Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober
Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah
Polda Kepri Bongkar Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas dari Singapura Senilai Rp30 Miliar
Kapolda Jambi Berganti, Irjen Widodo Gantikan Krisno H Siregar
Gedung PUPR Solok yang Diterjang Banjir Bandang Akan Jadi Monumen Bencana
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah

Berita Terbaru