Kemenhan Mulai Rekrut Komcad ASN Gelombang Kedua pada Agustus 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kementerian Pertahanan Letjen TNI Gabriel Lema di Artha Hanggar Indonesia, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026). (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kementerian Pertahanan Letjen TNI Gabriel Lema di Artha Hanggar Indonesia, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026). (KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)

Jakarta, APGtimes.com — Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI akan membuka pendaftaran Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN) gelombang kedua pada Agustus 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sistem pertahanan negara melalui keterlibatan sumber daya manusia dari kalangan ASN.

Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kementerian Pertahanan, Letjen TNI Gabriel Lema, mengatakan pembukaan gelombang kedua dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

“Gelombang kedua nanti kita akan buka akhir Agustus. Kalau tidak salah tanggal 27 Agustus,” kata Gabriel di Artha Hanggar Indonesia, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026).

Pelatihan Komcad ASN Berlangsung Hingga Oktober

Gabriel menjelaskan peserta Komcad ASN gelombang kedua akan mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) selama sekitar satu setengah bulan.

Karena itu, seluruh rangkaian pelatihan diperkirakan selesai pada awal hingga pertengahan Oktober 2026.

Baca Juga :  Dasco Desak Pemerintah Benahi Tata Kelola PPPK, Cegah Penumpukan Honorer di Daerah

“Sehingga kurang lebih pertengahan Oktober atau awal-awal Oktober sudah dapat diselesaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kemenhan telah menuntaskan pelaksanaan Latsarmil Komcad ASN gelombang pertama yang berlangsung sejak 22 April hingga 5 Juni 2026.

Sebanyak 1.758 ASN Resmi Menjadi Komcad

Sebanyak 1.758 ASN dari berbagai kementerian dan lembaga resmi bergabung sebagai Komponen Cadangan setelah mengikuti pengambilan sumpah pada Rabu (3/6/2026).

Gabriel menegaskan jumlah tersebut merupakan hasil pembentukan Komcad ASN gelombang pertama pada tahun anggaran 2026.

Selain itu, pemerintah menargetkan merekrut sekitar 4.000 ASN sebagai Komcad sepanjang tahun ini.

Target tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas keterlibatan ASN dalam sistem pertahanan negara.

Kemenhan Terapkan Seleksi Ketat bagi Calon Peserta

Menurut Gabriel, pembentukan Komcad ASN tidak berlangsung secara instan. Kemenhan terlebih dahulu berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk menjaring calon peserta yang memenuhi persyaratan.

Baca Juga :  Daftar Gaji ASN 2026 Lengkap, Segini Gaji Pokok PNS dan Tunjangan Terbarunya

“Proses penyumpahan dan penetapan ini tidaklah sekonyong-konyong, tetapi merupakan bagian dari rangkaian yang sudah berproses cukup lama,” katanya.

Ia menjelaskan calon peserta harus memenuhi sejumlah syarat, mulai dari usia 18 hingga 35 tahun, memiliki kondisi kesehatan yang baik, lolos pemeriksaan psikologi, serta memenuhi aspek mental dan ideologi.

Karena itu, Kemenhan menerapkan proses seleksi yang ketat guna memastikan setiap peserta memiliki kesiapan mengikuti pelatihan dan menjalankan tugas sebagai Komponen Cadangan.

MenPANRB Dijadwalkan Tutup Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan menjadwalkan penutupan seluruh rangkaian pelatihan Komcad ASN gelombang pertama pada 5 Juni 2026.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini direncanakan memimpin langsung kegiatan penutupan tersebut.

Pemerintah berharap program Komcad ASN dapat meningkatkan kesiapsiagaan nasional sekaligus memperkuat semangat bela negara di kalangan aparatur sipil negara. (da*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Reforma Agraria Bakal Jadi Aturan Khusus, Tanah LTRA Tak Lagi Tunduk pada UU Sektoral
Hasan Nasbi Ungkit Perjalanan Politik Prabowo: Pernah Diberhentikan, Kini Jadi Presiden
Tito Karnavian Soroti Utang Daerah, Pemda Diminta Hitung Kemampuan Fiskal Sebelum Terbitkan Obligasi
Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Atlet Peraih Emas Asian Games 2026
Prabowo kepada Atlet Asian Games 2026: Saya Presiden, tapi Belum Bisa Seperti Kalian
Kortastipidkor Temukan 3 Masalah Besar dalam Program Kopdes Merah Putih
Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, Ada ASN BGN dan Pegawai BUMN
Rini Widyantini Dorong Keadilan Digital dalam Transformasi Layanan Hukum
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:09 WIB

RUU Reforma Agraria Bakal Jadi Aturan Khusus, Tanah LTRA Tak Lagi Tunduk pada UU Sektoral

Rabu, 16 September 2026 - 13:09 WIB

Hasan Nasbi Ungkit Perjalanan Politik Prabowo: Pernah Diberhentikan, Kini Jadi Presiden

Rabu, 16 September 2026 - 12:09 WIB

Tito Karnavian Soroti Utang Daerah, Pemda Diminta Hitung Kemampuan Fiskal Sebelum Terbitkan Obligasi

Rabu, 9 September 2026 - 20:09 WIB

Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar untuk Atlet Peraih Emas Asian Games 2026

Rabu, 9 September 2026 - 19:09 WIB

Prabowo kepada Atlet Asian Games 2026: Saya Presiden, tapi Belum Bisa Seperti Kalian

Berita Terbaru