OJK dan KPK Sepakat Tangani Bersama Kasus Korupsi di Sektor Keuangan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi atau biasa disapa Kiki usai audiensi dengan Pimpinan KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi atau biasa disapa Kiki usai audiensi dengan Pimpinan KPK di Gedung Merah Putih, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Jakarta, APGtimes.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat kerja sama untuk mencegah dan memberantas korupsi di sektor jasa keuangan.

Kesepakatan itu muncul dalam pertemuan pimpinan OJK dan KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi atau Kiki, mengatakan kedua lembaga akan menangani kasus tertentu secara bersama-sama.

“Kami sudah sepakat dengan Ketua KPK. Jika ada kasus di sektor keuangan, OJK dan KPK akan menanganinya secara sinergis,” kata Kiki.

Menurutnya, kerja sama tersebut bertujuan meningkatkan integritas sektor jasa keuangan.

Selain itu, OJK ingin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap industri keuangan nasional.

Baca Juga :  500 Calon Pengelola Koperasi Merah Putih Jalani Latihan Militer, Siap Jadi Agen Perubahan

Karena itu, OJK terus mendorong tata kelola yang transparan dan akuntabel.

“Kami ingin sektor jasa keuangan semakin kredibel, bersih, dan berintegritas,” ujarnya.

KPK Perbarui Kerja Sama dengan OJK

Sekretaris Jenderal KPK Cahya H Harefa mengatakan KPK siap memperkuat kerja sama dengan OJK.

Selanjutnya, kedua lembaga akan memperbarui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).

Melalui MoU baru tersebut, KPK dan OJK akan memperluas koordinasi dalam menangani kejahatan keuangan.

KPK juga akan mendukung penanganan kasus yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi.

“Kami akan terus mendukung OJK dalam menangani kejahatan keuangan yang berkaitan dengan korupsi,” kata Cahya.

Baca Juga :  Enam Dokter Magang Meninggal pada 2026, Kemenkes Akhirnya Evaluasi Program Internship

Perkuat Pencegahan Korupsi

Selain penindakan, KPK dan OJK akan memperkuat langkah pencegahan korupsi.

Kedua lembaga akan menyusun kajian dan program edukasi bagi pelaku sektor jasa keuangan.

Menurut Cahya, langkah tersebut penting untuk membangun sistem keuangan yang sehat dan berintegritas.

Karena itu, KPK dan OJK akan terus berkoordinasi dalam berbagai program pencegahan.

“Kami juga akan melanjutkan kerja sama di bidang kajian dan pendidikan antikorupsi,” ujarnya.

Melalui sinergi tersebut, OJK dan KPK berharap dapat memperkuat pengawasan sektor jasa keuangan.

Selain itu, kedua lembaga ingin menekan potensi korupsi yang merugikan masyarakat dan negara. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Minta 3 Terduga Pembakar Lahan Riau Dibawa ke Jakarta, Modusnya Bikin Geger
Prabowo Tambah Helikopter dan Ekskavator untuk Atasi Karhutla Sumsel
RUU Perampasan Aset Dikebut DPR, Pembahasan Ditargetkan Rampung Desember 2026
Korban Gempa Manggarai NTT Bertambah Jadi 39 Orang, 22 Meninggal di Reok
TNI Siagakan 66.510 Personel untuk Tangani Karhutla di Indonesia
Prabowo Tinjau Karhutla Kalbar, 3.704 Hotspot Terdeteksi
Natalius Pigai Usul Pendidikan HAM Punya Kurikulum dan Buku Khusus
Komdigi Kirim 15 Ton Logistik dan 20 Starlink untuk Korban Gempa NTT
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Prabowo Minta 3 Terduga Pembakar Lahan Riau Dibawa ke Jakarta, Modusnya Bikin Geger

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Prabowo Tambah Helikopter dan Ekskavator untuk Atasi Karhutla Sumsel

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Korban Gempa Manggarai NTT Bertambah Jadi 39 Orang, 22 Meninggal di Reok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:59 WIB

TNI Siagakan 66.510 Personel untuk Tangani Karhutla di Indonesia

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:09 WIB

Prabowo Tinjau Karhutla Kalbar, 3.704 Hotspot Terdeteksi

Berita Terbaru

Ilustrasi Windows 11. Microsoft mulai memaksa pembaruan (force upgrade) pada sejumlah perangkat PC yang menjalankan Windows 11 versi 24H2.(Bleeping Computer)

Tekno & Sains

MSN Weather Windows 11 Bikin Boros RAM, Bisa Habiskan hingga 1,2 GB

Selasa, 25 Agu 2026 - 15:09 WIB