Polda Riau Bongkar Penyelundupan 6,94 Kg Sabu dari Malaysia, Kurir Ditangkap

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sabu dan 969 cartridge etomidate asal Malaysia yang diamankan polisi.(Annisa Firdausi)

Sabu dan 969 cartridge etomidate asal Malaysia yang diamankan polisi.(Annisa Firdausi)

Pekanbaru, APGtimes.com — Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau membongkar upaya penyelundupan narkotika dalam jumlah besar yang masuk melalui wilayah Riau. Dalam operasi tersebut, tim Ditresnarkoba menangkap seorang pria berinisial IM (25) dan menyita 6,94 kilogram sabu serta 969 cartridge etomidate.

Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Riau, Kompol Ade Zaldi, mengatakan penyidik masih memburu pelaku lain yang terhubung dengan jaringan tersebut.

Menurut Ade, penyidik menduga jaringan dari Malaysia mengirim narkotika itu ke Indonesia melalui jalur perairan di wilayah Bengkalis.

Polisi Bergerak Setelah Terima Informasi Intelijen

Tim Ditresnarkoba Polda Riau menerima informasi mengenai rencana masuknya narkotika melalui perairan Bengkalis pada 30 Mei 2026.

Setelah menerima laporan tersebut, petugas langsung berkoordinasi dengan Bea Cukai Bengkalis. Selanjutnya, tim melakukan pemantauan di kawasan perairan Teluk Latak.

Namun, petugas tidak menemukan target selama proses penyisiran berlangsung. Karena itu, penyidik mengumpulkan informasi tambahan dan memetakan pergerakan jaringan yang dicurigai.

Hasil pendalaman mengarahkan tim ke Kota Pekanbaru.

Baca Juga :  108 Sekolah di Sarawak Ditutup, Kabut Asap Makin Parah dan 3.853 Titik Panas Terdeteksi di Kalimantan

Tim Tangkap IM di Kawasan Hotel

Setelah mengantongi informasi baru, petugas mengetahui rencana transaksi narkotika di kawasan salah satu hotel di Jalan Imam Munandar, Pekanbaru.

Tim kemudian bergerak menuju lokasi dan langsung menangkap IM saat berada di dalam mobil Honda Brio putih.

“Kami menerima informasi target akan melakukan transaksi di kawasan salah satu hotel di Jalan Imam Munandar, Pekanbaru. Di sana tim mengamankan IM yang berada di dalam mobil Honda Brio berwarna putih,” kata Ade Zaldi.

Polisi Sita Hampir 7 Kilogram Sabu

Usai menangkap tersangka, petugas memeriksa mobil yang digunakan IM.

Dalam pemeriksaan tersebut, tim menemukan dua tas berlogo World Star yang berisi narkotika dan sejumlah barang lainnya.

Polisi kemudian menyita:

  • Tujuh bungkus sabu dengan berat total 6,94 kilogram
  • 969 cartridge etomidate merek Yakuza
  • Satu unit mobil Honda Brio putih
  • Dua unit telepon genggam

Selanjutnya, tim membawa IM beserta seluruh barang bukti ke Mapolda Riau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Perpres Ojol Resmi Terbit, Potongan Aplikator Maksimal 8 Persen dan Pengemudi Dapat 92 Persen

IM Akui Tiga Kali Antar Barang Haram

Saat menjalani pemeriksaan, IM mengaku menjalankan perintah seseorang yang menggunakan nama Long Chu.

Selain itu, IM juga mengaku sudah tiga kali mengantarkan narkotika.

Pada dua pengiriman sebelumnya, ia menerima bayaran sekitar Rp2 juta untuk setiap tugas yang dijalankan.

Pengakuan tersebut membuat penyidik semakin yakin bahwa IM memiliki peran aktif dalam jaringan peredaran narkoba tersebut.

Polda Riau Kejar Pengendali Jaringan

Saat ini, Polda Riau terus memburu sosok Long Chu dan menelusuri jalur distribusi narkotika yang menghubungkan Malaysia dengan Indonesia.

Selain itu, penyidik juga menelusuri pihak yang menerima, menyimpan, dan mengedarkan narkoba tersebut di berbagai daerah.

Melalui pengungkapan ini, Polda Riau berhasil mencegah peredaran hampir tujuh kilogram sabu yang berpotensi merusak ribuan masyarakat.

Karena itu, polisi berkomitmen memperkuat pengawasan di wilayah perairan yang selama ini sering menjadi jalur masuk narkotika dari luar negeri. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru
Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam
Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan
Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran
RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali
Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Kerahkan 5 Helikopter dan 3 Pesawat Casa
Sudaryono Ubah Aturan MBG, Biaya Operasional Rp5.000 per Porsi Kini Dibatasi
Bambang Haryo Minta Kemenhut dan Perhutani Dievaluasi, Penanganan Karhutla Jangan Hanya Sasar 32 Perusahaan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:09 WIB

RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali

Berita Terbaru

Salah satu dapur MBG

Ekonomi & Bisnis

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Minggu, 1 Nov 2026 - 12:04 WIB