Prabowo Ganti Pimpinan BGN, Dudung Tegaskan MBG Harus Bebas Korupsi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/6/2026).(KOMPAS.com/Rahel)

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/6/2026).(KOMPAS.com/Rahel)

Jakarta, APGtimes.com — Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto mengganti jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Menurut Dudung, Presiden ingin Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan transparan dan bebas dari korupsi.

Dudung menegaskan pemerintah harus menjaga setiap anggaran yang berasal dari uang rakyat. Karena itu, Presiden meminta seluruh pihak mengawasi pelaksanaan Program MBG secara ketat.

Prabowo Minta Anggaran MBG Tepat Sasaran

Dudung mengatakan Presiden Prabowo ingin masyarakat merasakan langsung manfaat Program Makan Bergizi Gratis.

Karena itu, Presiden tidak ingin ada pihak yang memanfaatkan program tersebut untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

“Keinginan Bapak Presiden bahwa ini uang rakyat yang harus betul-betul dikawal. Tidak ada korupsi, tidak ada penyimpangan, dan tidak ada pihak yang mengambil keuntungan pribadi dari program ini,” ujar Dudung di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga :  Daftar 10 Provinsi dengan Kopdes Merah Putih Terbanyak, Jawa Tengah Nomor 1

Selain itu, Presiden juga menargetkan Program MBG dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Menurut Dudung, tujuan tersebut hanya bisa tercapai jika seluruh proses pengelolaan berjalan secara terbuka dan profesional.

Pergantian Pimpinan untuk Perbaikan Tata Kelola

Dudung menilai pergantian pimpinan BGN menjadi langkah yang tepat untuk memperkuat tata kelola lembaga.

Ia yakin kepemimpinan baru dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan program pemerintah.

“Langkah ini untuk perbaikan ke depan sehingga BGN semakin transparan dan akuntabel,” katanya.

Selain itu, Dudung meyakini Presiden telah menerima berbagai masukan sebelum mengambil keputusan.

Ia menegaskan Prabowo selalu mempertimbangkan banyak aspek sebelum menentukan kebijakan penting.

Prabowo Tunjuk Nanik Pimpin BGN

Presiden Prabowo Subianto mengganti pimpinan Badan Gizi Nasional pada Selasa (2/6/2026).

Prabowo mengakhiri masa jabatan Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN. Presiden juga mengganti dua wakil kepala, yakni Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Baca Juga :  PT KAI Properti Buka Rekrutmen PJL Mei 2026, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Selanjutnya, Prabowo menunjuk Nanik S Deyang untuk memimpin BGN.

Nanik akan bekerja bersama Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono yang mengisi posisi wakil kepala.

Evaluasi Kinerja Jadi Dasar Keputusan

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden mengambil keputusan setelah mengevaluasi kinerja BGN selama hampir satu setengah tahun.

Pemerintah terus memantau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sejak awal pelaksanaannya.

Menurut Prasetyo, hasil evaluasi tersebut menjadi dasar Presiden melakukan perubahan di tubuh BGN.

“Selama kurang lebih hampir 1,5 tahun melakukan monitoring dan evaluasi, Presiden akhirnya mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo.

Kini publik menaruh perhatian besar terhadap kepemimpinan baru BGN. Masyarakat juga menunggu langkah lanjutan pemerintah dalam memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu
Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional
Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong
Pemerintah Resmi Terbitkan Izin, Pembangunan 17 Yonif Teritorial TNI AD Segera Berjalan
Sudaryono Larang Dapur MBG Cari Bahan Murah, Wajib Ikuti Harga Acuan Pemerintah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:09 WIB

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:09 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB