Prabowo Ingatkan TNI dan Polri Jangan Terjebak Loyalitas Korps yang Sempit

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat melantik perwira TNI-Polri di Istana, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Dok. Setpres YouTube)

Presiden Prabowo Subianto saat melantik perwira TNI-Polri di Istana, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (Dok. Setpres YouTube)

Jakarta, APGtimes.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya profesionalisme bagi TNI dan Polri saat melantik 1.177 perwira baru di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Dalam arahannya, Presiden meminta seluruh perwira mengutamakan kepentingan bangsa dan menghindari loyalitas korps yang sempit.

Menurut Prabowo, TNI dan Polri memegang peran penting dalam menjaga kedaulatan negara, keamanan nasional, serta melindungi masyarakat. Karena itu, seluruh perwira harus mengedepankan integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Prabowo Minta Perwira Utamakan Kepentingan Bangsa

Prabowo menegaskan bahwa kekuatan TNI dan Polri harus berjalan seiring dengan profesionalisme. Ia meminta kedua institusi terus memperkuat sinergi demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Presiden juga mengingatkan para perwira agar tidak mengutamakan kepentingan kelompok atau korps di atas kepentingan bangsa. Menurutnya, setiap aparat negara harus menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.

Baca Juga :  16 WNI Meninggal dalam Insiden Kapal Tenggelam di Malaysia, 23 Korban Selamat

Tegaskan Integritas dan Tolak Korupsi

Dalam amanatnya, Prabowo meminta seluruh perwira menjaga kehormatan selama bertugas. Ia mengingatkan agar tidak terlibat dalam korupsi, penyalahgunaan jabatan, narkoba, perjudian, maupun berbagai pelanggaran hukum lainnya.

Prabowo menilai integritas menjadi modal utama seorang perwira. Karena itu, setiap anggota TNI dan Polri harus menjaga kepercayaan rakyat melalui tindakan yang jujur, berani, dan adil.

TNI dan Polri Harus Mengabdi untuk Rakyat

Presiden kembali mengingatkan bahwa rakyat membiayai pendidikan, perlengkapan, hingga gaji anggota TNI dan Polri melalui anggaran negara. Oleh sebab itu, setiap aparat wajib memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga :  PSEL Lampung Butuh 1.168 Ton Sampah Sehari, 3 Daerah Jadi Pemasok Utama

Menurut Prabowo, masyarakat tidak menuntut aparat menjadi pribadi yang sempurna. Namun, rakyat menginginkan aparat yang hadir saat dibutuhkan, mampu memberikan rasa aman, serta selalu berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Presiden Lantik 1.177 Perwira Baru

Pada kesempatan tersebut, Prabowo melantik sebanyak 1.177 perwira lulusan Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), dan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2026. Presiden memimpin langsung upacara pelantikan di halaman Istana Merdeka, Jakarta.

Selain melantik para perwira baru, Presiden juga menyerahkan penghargaan Adhi Makayasa kepada empat lulusan terbaik dari masing-masing akademi sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan kepemimpinan mereka. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Natalius Pigai Minta TNI-Polri Buka Data Jumlah Personel di Papua
94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan
Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis
Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis
Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar
Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun
TNI Ungkap 44.677 Hektare Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:09 WIB

Natalius Pigai Minta TNI-Polri Buka Data Jumlah Personel di Papua

Kamis, 17 September 2026 - 20:09 WIB

Kamis, 17 September 2026 - 18:09 WIB

94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan

Kamis, 17 September 2026 - 15:09 WIB

Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar

Berita Terbaru

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai ketika memberikan sambutan dalam acara forum koordinasi Kebijakan HAM, Kamis (17/9/2026)(Febryan Kevin/Kompas.com )

Nasional

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:09 WIB