Tito Karnavian Ungkap Kondisi Terbaru Banjir Padang, Pastikan Tak Ada Kerusakan Berat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI terkait permasalahan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan honorer di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Jakarta, Senin (8/6/2026). (DOK. Humas Kemendagri)

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI terkait permasalahan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan honorer di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Jakarta, Senin (8/6/2026). (DOK. Humas Kemendagri)

Jakarta, APGtimes.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan banjir yang melanda Kota Padang, Sumatera Barat, tidak menimbulkan kerusakan berat pada rumah maupun fasilitas umum. Menurutnya, banjir kali ini hanya memicu genangan air tanpa membawa material lumpur sehingga dampaknya jauh lebih ringan dibandingkan bencana sebelumnya.

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan BNPB terus mempercepat penanganan agar aktivitas masyarakat kembali normal secepat mungkin.

Tito Pastikan Dampak Banjir Terkendali

Tito menjelaskan hujan deras pada 3 Agustus 2026 memang memicu banjir di sejumlah kawasan Kota Padang. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan rumah warga dan fasilitas publik tetap aman dari kerusakan berat.

Baca Juga :  BGN Minta SPPG Perbanyak Penerima Manfaat Ibu Hamil dan Balita

Ia juga menilai genangan air lebih cepat surut karena aliran banjir tidak membawa lumpur seperti kejadian sebelumnya.

Pemerintah Bergerak Cepat Tangani Banjir

Tito mengaku sudah berkomunikasi dengan BNPB, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, dan Wali Kota Padang. Pemerintah daerah kemudian menyalurkan bantuan makanan kepada warga terdampak.

Selanjutnya, TNI dan Polri mengerahkan personel ke berbagai lokasi banjir untuk membantu proses evakuasi serta mempercepat penanganan di lapangan.

Karena itu, seluruh unsur pemerintah terus memperkuat koordinasi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

Perbaikan Jaringan Air Terus Berjalan

Meski kondisi mulai membaik, warga masih membutuhkan perbaikan jaringan PDAM yang kembali mengalami gangguan akibat banjir.

Baca Juga :  DPR Minta Pemerintah Ubah Sistem Mitigasi Bencana, Banjir Padang Jadi Alarm Perubahan Iklim

Pemerintah daerah kini mempercepat perbaikan saluran air bersih agar distribusi air kembali normal. Tito juga berencana berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum apabila pemerintah daerah membutuhkan dukungan tambahan.

BPBD Masih Mendata Wilayah Terdampak

Sebelumnya, BPBD Kota Padang mencatat banjir merendam 23 titik di sembilan kecamatan setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Meluapnya Batang Kuranji dan aliran sungai di kawasan Lubuk Minturun memicu banjir di sejumlah kawasan permukiman. Meski begitu, pemerintah optimistis proses pemulihan berlangsung lebih cepat karena kerusakan yang terjadi relatif ringan. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat
Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo
Lion Air Group Ungkap Kondisi Terbaru Delay Penerbangan, Ketepatan Waktu Naik
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah
18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat
SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah
Setahun Jadi Tersangka, KPK Ungkap Nasib Heri Gunawan dan Satori di Kasus CSR BI-OJK
Prabowo Usul Dwi Kewarganegaraan, DPR: Jangan Sampai Indonesia Kehilangan Talenta Global
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:09 WIB

18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:09 WIB

SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah

Berita Terbaru

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Nasional

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:09 WIB

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax membuat stok BBM subsidi di sejumlah SPBU wilayah Kota Tangerang ludes lebih cepat dari biasanya.(Kompas.com/Disya Shaliha)

Ekonomi & Bisnis

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:09 WIB