Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Siaga El Nino, BMKG Prediksi Mulai Juli 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Muhammad Tito Karnavian memaparkan sektor prioritas dalam rencana induk pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 2028.(Dok. Kemendagri)

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Muhammad Tito Karnavian memaparkan sektor prioritas dalam rencana induk pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga 2028.(Dok. Kemendagri)

Jakarta, APGtimes.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah segera mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang berpotensi muncul mulai Juli hingga Oktober 2026.

Tito mengingatkan pemerintah daerah agar segera menyiapkan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, serta krisis air bersih.

Tito Minta Kepala Daerah Bergerak Cepat

Tito meminta gubernur, bupati, dan wali kota segera menggelar rapat bersama BPBD, dinas pertanian, dinas pengairan, dan instansi terkait.

Selain itu, ia mendorong gubernur mengoordinasikan langkah antisipasi bersama para bupati dan wali kota.

Agar penanganan lebih cepat dan tepat, pemerintah daerah perlu memanfaatkan data BMKG dan BNPB.

Baca Juga :  Tito Minta Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Jalan Jadi Prioritas

Perkuat Koordinasi hingga Tingkat Desa

Tito juga meminta pemerintah daerah menggandeng Forkopimda, TNI, Polri, pemadam kebakaran, dan pemerintah desa.

Melalui kerja sama lintas instansi, daerah dapat mempercepat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Begitu menemukan titik api, petugas harus segera bergerak agar kebakaran tidak meluas.

BMKG Prediksi El Nino Mulai Juli

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menjelaskan El Nino berpotensi muncul pada Juli hingga Oktober 2026.

Akibat fenomena tersebut, musim kemarau diperkirakan berlangsung lebih panjang dengan curah hujan yang lebih sedikit.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Pulau Jawa, Sumatera bagian selatan, dan Papua bagian selatan.

Baca Juga :  Revisi UU HAM Bakal Perkuat Komnas HAM, Bisa Bentuk Tim Ad Hoc dan Subpoena

BNPB Minta Daerah Siapkan Antisipasi

Kepala BNPB Suharyanto mengungkapkan kebakaran hutan dan lahan sudah muncul di Sumatera Selatan, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

Sampai akhir Juni 2026, petugas masih mampu mengendalikan seluruh kejadian tersebut.

Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu segera mencari sumber air, menggali sumur, membangun jaringan pipa, dan mempercepat pemadaman ketika muncul titik api.

Langkah tersebut akan membantu daerah menekan risiko kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Apabila api masih berukuran kecil, petugas akan lebih mudah menguasai situasi dan mencegah kebakaran meluas. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan
Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung
Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus
KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan
Tito Minta Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Jalan Jadi Prioritas
Uang Umrah Capai Rp90 Triliun per Tahun, Pemerintah Soroti Penipuan Travel
FSGI Soroti 140.000 Guru Honorer, Tak Mau Larut dalam Euforia PPPK 2027
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:09 WIB

DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB