PLN Ungkap Penyebab Blackout Sumatera, Gangguan Cuaca di Jambi Jadi Pemicu

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama (Dirut) PLN Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (23/5/2026). Darmawan Prasodjo mengungkapkan indikasi awal penyebab terjadinya gangguan sistem kelistrikan yang mengakibatkan listrik padam atau blackout di sebagian Sumatera sejak Jumat (22/5/2026) malam.

Direktur Utama (Dirut) PLN Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (23/5/2026). Darmawan Prasodjo mengungkapkan indikasi awal penyebab terjadinya gangguan sistem kelistrikan yang mengakibatkan listrik padam atau blackout di sebagian Sumatera sejak Jumat (22/5/2026) malam.

Jambi, APGtimes.com — Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengungkap indikasi awal penyebab blackout yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada Jumat (22/5/2026) malam.

Gangguan listrik massal itu memadamkan pasokan listrik di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, hingga Aceh sejak pukul 18.44 WIB.

Dalam konferensi pers pada Sabtu (23/5/2026), Darmawan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan sistem kelistrikan tersebut.

“Pertama, PT PLN Persero ingin menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang berada di Sumatera, terutama di Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh, karena adanya gangguan di sistem kelistrikan sejak tadi malam,” ujar Darmawan.

PLN Ungkap Indikasi Awal Penyebab Blackout

Darmawan mengatakan gangguan cuaca di wilayah Jambi memicu masalah pada jalur transmisi 275 kV Muara Bungo-Sungai Rumbai.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Siswa MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom dari Internet Selama Empat Bulan

Menurut dia, gangguan itu membuat sistem transmisi keluar dari jaringan kelistrikan Sumatera dan memicu efek domino pada pembangkit listrik PLN.

“Ini sebagai indikasi awal, ada ruas transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi, yang indikasi awalnya karena gangguan cuaca,” katanya.

Akibat gangguan tersebut, sejumlah wilayah mengalami kelebihan pasokan listrik atau oversupply karena sebagian beban listrik mendadak hilang.

Kondisi itu membuat frekuensi dan tegangan listrik naik sehingga sistem otomatis menghentikan operasional sejumlah pembangkit.

Namun di sisi lain, beberapa daerah justru mengalami kekurangan pasokan listrik karena pembangkit keluar dari sistem.

Baca Juga :  Harga Bright Gas Resmi Turun, Pertamina Pangkas Tarif LPG 5,5 Kg dan 12 Kg

“Frekuensi sistem kelistrikan di daerah tersebut naik dan tegangannya juga naik, sehingga pembangkitnya langsung secara otomatis keluar dari sistem,” ujar Darmawan.

Gangguan Picu Efek Domino

Darmawan menjelaskan gangguan itu kemudian memicu efek domino hingga melumpuhkan sistem kelistrikan di sejumlah wilayah Sumatera.

PLN langsung melaporkan gangguan tersebut kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sesaat setelah blackout terjadi.

Selanjutnya, Kementerian ESDM meminta PLN segera melakukan langkah perbaikan dan pemulihan sistem kelistrikan Sumatera.

PLN juga terus mengerahkan petugas ke lapangan untuk mempercepat proses normalisasi jaringan listrik di wilayah terdampak. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya
BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu
Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional
Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong
Pemerintah Resmi Terbitkan Izin, Pembangunan 17 Yonif Teritorial TNI AD Segera Berjalan
Sudaryono Larang Dapur MBG Cari Bahan Murah, Wajib Ikuti Harga Acuan Pemerintah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:09 WIB

Zulhas Tegaskan Kopdes Merah Putih Tak Matikan Warung dan UMKM, Ini Peran Utamanya

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:09 WIB

Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB