UEFA Kirim Peringatan Hukum ke FIFA, Posisi Gianni Infantino Kian Tertekan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden FIFA Gianni Infantino saat tiba untuk peluncuran kampanye Piala Dunia 2026 #WeAre26 di Los Angeles, Negara Bagian California, 17 Mei 2023.(AFP/FREDERIC J BROWN)

Presiden FIFA Gianni Infantino saat tiba untuk peluncuran kampanye Piala Dunia 2026 #WeAre26 di Los Angeles, Negara Bagian California, 17 Mei 2023.(AFP/FREDERIC J BROWN)

Jenewa, APGtimes.com – Badan Sepak Bola Eropa, UEFA, mengirim surat peringatan hukum kepada FIFA setelah polemik rencana penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta.

Langkah itu muncul setelah Presiden FIFA, Gianni Infantino, membatalkan proposal pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) yang sebelumnya memicu penolakan dari berbagai konfederasi sepak bola.

UEFA Minta FIFA Simpan Seluruh Bukti

UEFA mengirim surat tersebut melalui firma hukum Dechert yang berbasis di New York.

Organisasi itu meminta FIFA menjaga seluruh dokumen, data, dan komunikasi elektronik yang berkaitan dengan proyek FFE.

UEFA juga melarang setiap upaya menghapus, mengubah, menyembunyikan, atau memusnahkan dokumen yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Baca Juga :  Ketegangan Timur Tengah Memanas, AS Diduga Siapkan Israel untuk Perang Lagi

Menurut UEFA, seluruh dokumen itu berpotensi menjadi alat bukti apabila sengketa berlanjut ke jalur hukum.

Surat Hukum Bidik 18 Pejabat FIFA

UEFA mengarahkan surat peringatan itu kepada 18 pejabat senior FIFA.

Selain Gianni Infantino, surat tersebut juga mencantumkan Kepala Keuangan FIFA, Thomas Peyer.

UEFA juga memasukkan nama Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, Arsène Wenger.

Melalui langkah ini, UEFA menunjukkan kesiapannya membawa sengketa tersebut ke jalur hukum atau arbitrase.

Proposal FIFA Tuai Penolakan

Infantino sebelumnya ingin mengumpulkan dana sekitar 4,2 miliar dollar Amerika Serikat dari investor swasta.

Sebagai gantinya, perusahaan baru akan mengelola hak komersial berbagai turnamen FIFA hingga 2038.

Namun, UEFA, AFC, dan CONCACAF langsung menolak proposal tersebut.

Baca Juga :  Sebelum Israel Serang Suriah, Kepala Mossad Telepon Menlu Bahas Turkiye

Bahkan, 55 federasi anggota UEFA sempat menyatakan siap memboikot ajang FIFA sebelum Infantino akhirnya membatalkan rencana itu.

Posisi Infantino Mulai Tertekan

Polemik tersebut memicu gejolak di internal FIFA.

Kepala Operasional FIFA, Kevin Lamour, mengkritik proyek tersebut secara terbuka. Ia menyebut rencana itu hanya lahir dari keputusan satu orang.

Sementara itu, Federasi Sepak Bola Swedia menyatakan UEFA mulai mencari kandidat baru untuk menantang Gianni Infantino dalam pemilihan Presiden FIFA pada Maret mendatang.

Di sisi lain, berbagai laporan menyebut Infantino terus mencari dukungan politik dari Amerika Serikat untuk memperkuat posisinya menjelang pemilihan Presiden FIFA. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebelum Israel Serang Suriah, Kepala Mossad Telepon Menlu Bahas Turkiye
29 Negara Bagian AS Gugat Meta, Facebook dan Instagram Disorot soal Anak
Korea Utara Murka, Kecam Latihan Militer AS-Korea Selatan
Iran Bersiap Perang Lebih Besar, Selat Hormuz Makin Tegang dan Jalur Kapal Terancam
China Temukan Jalur Baru ke Eropa, Cuma 18 Hari Lewat Laut Es Arktik
Festival Indonesia di Chiba Ricuh, KBRI Tokyo Pastikan Tak Ada WNI Ditahan
108 Sekolah di Sarawak Ditutup, Kabut Asap Makin Parah dan 3.853 Titik Panas Terdeteksi di Kalimantan
Gudang WHO di Ukraina Hancur Dihantam Serangan, Pasokan Medis Rp 8,9 Miliar Musnah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Sebelum Israel Serang Suriah, Kepala Mossad Telepon Menlu Bahas Turkiye

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:09 WIB

29 Negara Bagian AS Gugat Meta, Facebook dan Instagram Disorot soal Anak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Korea Utara Murka, Kecam Latihan Militer AS-Korea Selatan

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Iran Bersiap Perang Lebih Besar, Selat Hormuz Makin Tegang dan Jalur Kapal Terancam

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:09 WIB

China Temukan Jalur Baru ke Eropa, Cuma 18 Hari Lewat Laut Es Arktik

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB