BSI Buka Beasiswa 2026 untuk 5.250 Pelajar dan Mahasiswa, Ini Syaratnya

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI kembali membuka program BSI Scholarship pada 2026. Tahun ini, perseroan menargetkan penyaluran beasiswa kepada 5.250 pelajar dan mahasiswa dari keluarga prasejahtera yang memiliki prestasi akademik dan potensi kepemimpinan.

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI kembali membuka program BSI Scholarship pada 2026. Tahun ini, perseroan menargetkan penyaluran beasiswa kepada 5.250 pelajar dan mahasiswa dari keluarga prasejahtera yang memiliki prestasi akademik dan potensi kepemimpinan.

Jakarta, APGtimes.comBank Syariah Indonesia atau BSI kembali membuka program BSI Scholarship pada 2026. Tahun ini, BSI menargetkan penyaluran beasiswa kepada 5.250 pelajar dan mahasiswa dari keluarga prasejahtera di berbagai daerah di Indonesia.

Program tersebut mencakup 3.750 mahasiswa dan 1.500 pelajar. BSI menjalankan program itu bersama BSI Maslahat.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan program beasiswa tersebut menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul Indonesia.

“Tidak boleh ada anak cerdas yang kehilangan masa depan hanya karena persoalan biaya. BSI ingin memastikan talenta-talenta terbaik bangsa tetap bisa kuliah, berkembang, dan menjadi pemimpin masa depan,” ujar Anggoro dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2026).

Beasiswa Berbasis Zakat Korporasi

Anggoro menjelaskan program BSI Scholarship juga menjadi bagian dari kontribusi sosial perbankan syariah melalui optimalisasi zakat perusahaan.

Baca Juga :  Kemenhaj Siapkan E-Wallet Umrah, Dana Jemaah Tak Lagi Langsung Masuk ke Travel

Menurut dia, semakin besar kinerja perusahaan, maka semakin besar pula manfaat sosial yang dapat diberikan kepada masyarakat.

“Zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi instrumen pemberdayaan umat yang mampu memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan,” kata dia.

BSI mulai menjalankan program BSI Scholarship sejak 2021. Hingga kini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 10.162 penerima manfaat.

Jumlah itu terdiri dari 7.962 mahasiswa dan 2.200 pelajar di berbagai wilayah Indonesia.

Penerima Dapat Pelatihan dan Uang Saku

BSI Scholarship memiliki tujuh kategori program, mulai dari kategori pelajar, unggulan, inspirasi, talenta, prestasi, afirmasi, hingga Talenta KIP-K BSI.

Program kategori pelajar ditujukan bagi siswa SMA atau sederajat yang berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Sementara itu, kategori mahasiswa menyasar mahasiswa aktif dari kampus mitra BSI yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik.

Baca Juga :  Presiden Rombak Pimpinan BGN, Nanik S Deyang Gantikan Dadan Hindayana

Selain bantuan biaya pendidikan dan uang saku, penerima beasiswa juga mendapatkan pelatihan kepemimpinan, penguatan karakter, literasi ekonomi syariah, hingga persiapan karier.

BSI juga membuka peluang rekrutmen pegawai bagi penerima beasiswa sesuai kompetensi masing-masing.

Salurkan Zakat Korporasi Rp 289 Miliar

Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI terus menyalurkan zakat korporasi untuk mendukung penguatan ekonomi umat.

Sepanjang 2025, BSI menyalurkan zakat korporasi sebesar Rp 289 miliar melalui Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas.

Penyaluran tersebut memberikan manfaat kepada lebih dari 12,5 ribu penerima di bidang pendidikan dan 223 ribu penerima di bidang kemanusiaan.

Informasi lengkap mengenai pendaftaran BSI Scholarship 2026 dapat diakses melalui akun resmi program beasiswa BSI. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Terancam Gagal Bayar Juli 2027
Jangan Sampai Terlambat, Ini 7 Kondisi yang Mengharuskan Ganti Sertifikat Tanah
Tito Karnavian Ungkap Banyak Daerah Mengaku Tak Mampu Bayar Gaji PPPK
Komisi II DPR Tegaskan PPPK dan PPPK Paruh Waktu Tidak Boleh Diberhentikan
Tito Karnavian Soroti Honorer Datang Jam 8 Pulang Jam 10, Kepala Daerah Diminta Stop Rekrutmen
Mengapa Kasus Rudapaksa di Pesantren Masih Terus Terjadi? Ini Faktor yang Memicunya
Gempa Susulan M 6 Guncang Gorontalo Setelah Gempa Dahsyat M 7,7 Filipina, BMKG Keluarkan Peringatan
Pertamina Ungkap Solar Subsidi di Sumbar Over Kuota 19 Persen
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:09 WIB

BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Terancam Gagal Bayar Juli 2027

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:09 WIB

Jangan Sampai Terlambat, Ini 7 Kondisi yang Mengharuskan Ganti Sertifikat Tanah

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:09 WIB

Tito Karnavian Ungkap Banyak Daerah Mengaku Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

Senin, 8 Juni 2026 - 17:09 WIB

Komisi II DPR Tegaskan PPPK dan PPPK Paruh Waktu Tidak Boleh Diberhentikan

Senin, 8 Juni 2026 - 14:09 WIB

Tito Karnavian Soroti Honorer Datang Jam 8 Pulang Jam 10, Kepala Daerah Diminta Stop Rekrutmen

Berita Terbaru

Trofi Piala Dunia yang akan diperebutkan kembali dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Piala Dunia 2026 akan menggunakan format baru karena diikuti 48 negara yang dibagi dalam 12 grup di mana dua tim teratas setiap grup plus delapan peringkat ketiga terbaik maju ke babak 32 besar.(TANGKAPAN LAYAR TWITTER FIFA)

Internasional

Iran Tuding AS Cabut Tiket Piala Dunia 2026, FIFA Didesak Bertindak

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:09 WIB