Jakarta, APGtimes.com — Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian membagikan panduan penyimpanan dan pengemasan daging kurban agar tetap higienis dan aman dikonsumsi saat Idul Adha 2026.
Pemerintah meminta masyarakat memperhatikan proses pengemasan daging kurban mulai dari pemilihan wadah hingga cara penyimpanan agar kualitas daging tetap terjaga.
Gunakan Plastik Bening atau Besek
Ditjen PKH menyarankan masyarakat memakai plastik bening atau besek bambu saat membungkus daging kurban.
Menurut Ditjen PKH, kedua wadah tersebut lebih aman untuk makanan dan menjaga kebersihan daging.
Selain itu, petugas dan panitia kurban juga perlu menangani daging di atas meja agar tetap higienis.
Pisahkan Daging dan Jeroan
Kementerian Pertanian juga meminta masyarakat memisahkan daging dan jeroan saat proses pengemasan.
Jeroan lebih mudah terkontaminasi bakteri dan bisa memengaruhi kualitas daging jika disimpan bersamaan.
Karena itu, panitia kurban perlu memakai wadah terpisah agar kebersihan daging tetap terjaga.
Simpan Daging di Freezer
Setelah pengemasan selesai, masyarakat disarankan langsung menyimpan daging kurban di dalam freezer.
Cara tersebut membantu menjaga kesegaran daging lebih lama dan mengurangi risiko kerusakan.
Selain membahas penyimpanan daging, pemerintah juga kembali mengingatkan hukum ibadah kurban bagi umat Islam.
Mayoritas ulama menyebut ibadah kurban sangat dianjurkan setiap tahun bagi muslim yang mampu secara ekonomi.
Dasar tersebut mengacu pada hadis Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan setiap keluarga melaksanakan kurban setiap tahun saat Idul Adha. (dr*)








