Cara Simpan dan Bungkus Daging Kurban agar Tetap Higienis dan Awet

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi bungkus daging kurban: (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

Foto ilustrasi bungkus daging kurban: (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah)

Jakarta, APGtimes.com — Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian membagikan panduan penyimpanan dan pengemasan daging kurban agar tetap higienis dan aman dikonsumsi saat Idul Adha 2026.

Pemerintah meminta masyarakat memperhatikan proses pengemasan daging kurban mulai dari pemilihan wadah hingga cara penyimpanan agar kualitas daging tetap terjaga.

Gunakan Plastik Bening atau Besek

Ditjen PKH menyarankan masyarakat memakai plastik bening atau besek bambu saat membungkus daging kurban.

Menurut Ditjen PKH, kedua wadah tersebut lebih aman untuk makanan dan menjaga kebersihan daging.

Baca Juga :  Mentan Amran Minta Telur Masuk Menu MBG 2-3 Kali Seminggu, Ini Alasannya

Selain itu, petugas dan panitia kurban juga perlu menangani daging di atas meja agar tetap higienis.

Pisahkan Daging dan Jeroan

Kementerian Pertanian juga meminta masyarakat memisahkan daging dan jeroan saat proses pengemasan.

Jeroan lebih mudah terkontaminasi bakteri dan bisa memengaruhi kualitas daging jika disimpan bersamaan.

Karena itu, panitia kurban perlu memakai wadah terpisah agar kebersihan daging tetap terjaga.

Simpan Daging di Freezer

Setelah pengemasan selesai, masyarakat disarankan langsung menyimpan daging kurban di dalam freezer.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Cara tersebut membantu menjaga kesegaran daging lebih lama dan mengurangi risiko kerusakan.

Selain membahas penyimpanan daging, pemerintah juga kembali mengingatkan hukum ibadah kurban bagi umat Islam.

Mayoritas ulama menyebut ibadah kurban sangat dianjurkan setiap tahun bagi muslim yang mampu secara ekonomi.

Dasar tersebut mengacu pada hadis Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan setiap keluarga melaksanakan kurban setiap tahun saat Idul Adha. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Natalius Pigai Minta TNI-Polri Buka Data Jumlah Personel di Papua
94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan
Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis
Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis
Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar
Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun
TNI Ungkap 44.677 Hektare Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:09 WIB

Natalius Pigai Minta TNI-Polri Buka Data Jumlah Personel di Papua

Kamis, 17 September 2026 - 20:09 WIB

Kamis, 17 September 2026 - 18:09 WIB

94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan

Kamis, 17 September 2026 - 15:09 WIB

Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar

Berita Terbaru

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai ketika memberikan sambutan dalam acara forum koordinasi Kebijakan HAM, Kamis (17/9/2026)(Febryan Kevin/Kompas.com )

Nasional

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:09 WIB