Usia Satu Abad, Jam Gadang Tetap Jadi Ikon Paling Diburu Wisatawan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan Jam Gadang, Bukittinggi.(Dok. Shutterstock/Ubay Lahmudien)

Kawasan Jam Gadang, Bukittinggi.(Dok. Shutterstock/Ubay Lahmudien)

Bukittinggi, APGtimes.com — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menjadikan peringatan 100 tahun Jam Gadang sebagai momentum untuk merefleksikan sejarah sekaligus memperkuat hubungan Indonesia dan Belanda.

Peringatan satu abad ikon Kota Bukittinggi tersebut akan berlangsung sepanjang Juni 2026.

Pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai kegiatan budaya, edukasi, dan promosi pariwisata.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengatakan Jam Gadang tidak hanya menjadi simbol kebanggaan masyarakat Minangkabau.

Menurutnya, bangunan bersejarah itu juga menggambarkan perjalanan panjang hubungan Indonesia dan Belanda.

“Peringatan 100 tahun Jam Gadang juga merepresentasikan perjalanan panjang transformasi hubungan Indonesia dan Belanda dari masa kolonial menuju hubungan persahabatan dan kemitraan yang lebih baik,” kata Mahyeldi, Sabtu (30/5/2026).

Ikon Bersejarah Kota Bukittinggi

Jam Gadang menjadi salah satu landmark paling terkenal di Sumatera Barat.

Pemerintah Hindia Belanda membangun menara jam tersebut pada 1926.

Baca Juga :  Pertamina Ungkap Solar Subsidi di Sumbar Over Kuota 19 Persen

Bangunan itu merupakan hadiah dari Ratu Wilhelmina untuk sekretaris kota pada masa itu.

Menara setinggi 27 meter tersebut berdiri di pusat Kota Bukittinggi dan memiliki atap khas Minangkabau.

Jam Gadang juga menyimpan sejumlah keunikan.

Pengelola menggunakan angka Romawi IIII untuk angka empat, bukan IV seperti yang umum digunakan.

Selain itu, mesin jam tersebut termasuk langka karena hanya tersisa dua unit di dunia.

Keunikan tersebut membuat Jam Gadang memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi.

Berbagai Kegiatan Meriahkan Satu Abad Jam Gadang

Pemerintah Kota Bukittinggi akan menggelar peringatan 100 tahun Jam Gadang pada 3 hingga 21 Juni 2026.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah agenda untuk memeriahkan perayaan tersebut.

Agenda tersebut meliputi seminar internasional, Minangkabau Literacy Festival 2026, Jam Gadang Cultural Night, Bukittinggi East Film Festival, Jam Gadang Fun Run, dan festival kuliner tradisional.

Baca Juga :  Gubernur Sumbar Dilaporkan ke Ombudsman soal Izin Tambang Andesit di Padang Pariaman

Pemerintah berharap kegiatan tersebut dapat menarik wisatawan dari berbagai daerah.

Selain itu, pemerintah juga ingin memperkenalkan sejarah dan budaya Minangkabau kepada generasi muda.

Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat optimistis peringatan satu abad Jam Gadang akan mendorong sektor pariwisata.

Pemerintah juga berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain menjadi ajang perayaan sejarah, momentum ini diharapkan memperkuat identitas budaya Minangkabau.

Pemerintah daerah juga ingin memanfaatkan peringatan tersebut untuk memperluas promosi Bukittinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui rangkaian kegiatan itu, Bukittinggi berpeluang menarik lebih banyak wisatawan dan investor ke Sumatera Barat.  (da*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru
Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam
Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan
Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran
RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali
Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Kerahkan 5 Helikopter dan 3 Pesawat Casa
Sudaryono Ubah Aturan MBG, Biaya Operasional Rp5.000 per Porsi Kini Dibatasi
Bambang Haryo Minta Kemenhut dan Perhutani Dievaluasi, Penanganan Karhutla Jangan Hanya Sasar 32 Perusahaan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:09 WIB

RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali

Berita Terbaru

Salah satu dapur MBG

Ekonomi & Bisnis

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Minggu, 1 Nov 2026 - 12:04 WIB