Rupiah Menguat ke Rp17.942 per Dollar AS, IHSG Melonjak 1,79 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menyentuh kisaran Rp 17.600 per dollar AS. Jika rupiah terus melemah hingga Rp 20.000 per dollar AS, ekonom menilai tekanan terhadap ekonomi domestik bisa semakin berat. (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)

Ilustrasi nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menyentuh kisaran Rp 17.600 per dollar AS. Jika rupiah terus melemah hingga Rp 20.000 per dollar AS, ekonom menilai tekanan terhadap ekonomi domestik bisa semakin berat. (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)

Jakarta, APGtimes.com — Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan terhadap dollar Amerika Serikat pada perdagangan Rabu (10/6/2026). Hingga pukul 09.37 WIB, rupiah berada di level Rp17.942 per dollar AS.

Pada saat yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mencatat kenaikan signifikan. IHSG menguat 1,79 persen dan bergerak ke posisi 5.848,23.

Meski rupiah menguat pada perdagangan pagi, pelaku pasar masih mencermati pergerakan mata uang Indonesia yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami fluktuasi akibat tekanan eksternal dan penguatan dollar AS.

Kurs Dollar AS di Bank BCA Hari Ini

Bank Central Asia (BCA) menetapkan kurs dollar AS dengan rincian sebagai berikut:

e-Rate

  • Beli: Rp17.975 per dollar AS
  • Jual: Rp18.000 per dollar AS

TT Counter

  • Beli: Rp17.785 per dollar AS
  • Jual: Rp18.060 per dollar AS

Bank Notes

  • Beli: Rp17.785 per dollar AS
  • Jual: Rp18.060 per dollar AS

BCA menggunakan kurs e-Rate untuk transaksi melalui layanan e-Banking. Selain itu, bank dapat menyesuaikan kurs sesuai nilai transaksi dan kondisi pasar yang berlaku.

Baca Juga :  Daftar Harga LPG Terbaru Juni 2026, LPG 12 Kg di Jambi Rp230 Ribu per Tabung

Kurs Dollar AS di Bank Mandiri

Bank Mandiri juga memperbarui nilai tukar dollar AS pada perdagangan hari ini.

Special Rate

  • Beli: Rp17.910 per dollar AS
  • Jual: Rp17.950 per dollar AS

TT Counter

  • Beli: Rp17.750 per dollar AS
  • Jual: Rp18.050 per dollar AS

Bank Notes

  • Beli: Rp17.950 per dollar AS
  • Jual: Rp18.250 per dollar AS

Bank Mandiri menyediakan special rate untuk transaksi valuta asing dengan nominal tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.

Kurs Dollar AS di BNI

PT Bank Negara Indonesia (BNI) juga merilis kurs terbaru dollar AS.

Special Rate

  • Beli: Rp17.958 per dollar AS
  • Jual: Rp17.978 per dollar AS

TT Counter

  • Beli: Rp18.110 per dollar AS
  • Jual: Rp18.170 per dollar AS

Bank Notes

  • Beli: Rp18.110 per dollar AS
  • Jual: Rp18.170 per dollar AS
Baca Juga :  Rupiah Hari Ini Bertahan di Rp17.980 per Dolar AS, Simak Kurs Terbaru BCA, Mandiri, dan BNI

BNI menjelaskan bahwa kurs tersebut bersifat indikatif dan dapat berubah mengikuti kondisi pasar selama transaksi berlangsung.

Memahami Istilah Special Rate, TT Counter, dan Bank Notes

Nasabah perlu memahami perbedaan jenis kurs yang ditawarkan bank sebelum melakukan transaksi valuta asing.

Special Rate atau e-Rate merupakan kurs khusus yang biasanya berlaku untuk transaksi valas dalam nominal besar atau melalui layanan digital perbankan.

Sementara itu, TT Counter mengacu pada kurs yang berlaku untuk transaksi melalui teller atau cabang bank, seperti transfer dan penukaran valuta asing.

Adapun Bank Notes merupakan kurs yang berlaku untuk transaksi jual beli mata uang asing dalam bentuk uang tunai atau uang kertas.

Pelaku pasar kini menunggu perkembangan ekonomi global serta kebijakan moneter Bank Indonesia yang berpotensi memengaruhi pergerakan rupiah dan pasar saham dalam beberapa waktu ke depan. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Purbaya Buka Suara soal Mundurnya Perry Warjiyo, Sebut Destry Siap Jaga Stabilitas
Rupiah Masih Tertekan, Cek Kurs Dollar AS di BCA, Mandiri, dan BNI Hari Ini
Rupiah Tembus Rp18.009 per Dolar AS, Investor Bereaksi Usai Perry Warjiyo Mundur
Zhafira Wedding Organizer Jadi Pilihan Calon Pengantin di Sungai Penuh dan Kerinci, Layanannya Lengkap
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp3.000, Cek Daftar Lengkap Harga 22 Juli 2026
ESDM Siapkan Bioetanol E20 2028, Tebu, Singkong Mukibat, dan Jagung Jadi Andalan
Harga Emas Antam Hari Ini 20 Juli 2026 Masih Stabil, Cek Daftar Lengkap di Pegadaian
Sopir Truk Mengantre Solar hingga 24 Jam, Pendapatan Tergerus dan Fisik Menurun
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:09 WIB

Purbaya Buka Suara soal Mundurnya Perry Warjiyo, Sebut Destry Siap Jaga Stabilitas

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:09 WIB

Rupiah Masih Tertekan, Cek Kurs Dollar AS di BCA, Mandiri, dan BNI Hari Ini

Senin, 27 Juli 2026 - 17:09 WIB

Rupiah Tembus Rp18.009 per Dolar AS, Investor Bereaksi Usai Perry Warjiyo Mundur

Senin, 27 Juli 2026 - 12:09 WIB

Zhafira Wedding Organizer Jadi Pilihan Calon Pengantin di Sungai Penuh dan Kerinci, Layanannya Lengkap

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp3.000, Cek Daftar Lengkap Harga 22 Juli 2026

Berita Terbaru

Presiden FIFA Gianni Infantino saat tiba untuk peluncuran kampanye Piala Dunia 2026 #WeAre26 di Los Angeles, Negara Bagian California, 17 Mei 2023.(AFP/FREDERIC J BROWN)

Internasional

FIFA Mau Jual Saham Piala Dunia? UEFA Langsung Bereaksi Keras

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:09 WIB