DPR Setujui Anggaran Kemenimipas Rp 25,3 Triliun, Ini Fokus Utamanya

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto saat ditemui di Hotel Gran Melia, Jakarta, Rabu (22/4/2026).(KOMPAS.com/HARYANTI PUSPA SARI )

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto saat ditemui di Hotel Gran Melia, Jakarta, Rabu (22/4/2026).(KOMPAS.com/HARYANTI PUSPA SARI )

Jakarta, APGtimes.com – Komisi XIII DPR RI menyetujui anggaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) sebesar Rp 25,3 triliun untuk tahun 2027.

Komisi XIII mengambil keputusan tersebut dalam rapat kerja bersama Kemenimipas di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Rinto Subekti menjelaskan total anggaran itu berasal dari pagu indikatif dan tambahan anggaran yang diajukan kementerian.

“Total keseluruhan pagu indikatif dan usulan tambahan anggaran Kemenimipas 2027 mencapai Rp 25.358.167.156.000,” kata Rinto.

DPR Terima Tambahan Anggaran Rp 5,2 Triliun

Kementerian Keuangan dan Bappenas menetapkan pagu indikatif Kemenimipas tahun 2027 sebesar Rp 20,1 triliun.

Selanjutnya, Kemenimipas mengajukan tambahan anggaran Rp 5,2 triliun untuk mendukung berbagai program prioritas.

Komisi XIII DPR RI kemudian menerima usulan tersebut setelah menilai kebutuhan pelayanan dan operasional kementerian terus meningkat.

Baca Juga :  Tarif Visa on Arrival Indonesia Bakal Naik hingga Rp 1 Juta, Ini Rinciannya

Menurut Rinto, tambahan dana itu penting untuk memperkuat pelayanan keimigrasian dan pemasyarakatan, terutama di wilayah perbatasan dan daerah terpencil.

Ia juga mendukung pemberian tunjangan bagi pegawai yang bertugas di kawasan terluar Indonesia.

Agus Andrianto Paparkan Prioritas 2027

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan kementeriannya menyusun anggaran 2027 untuk menjawab berbagai tantangan strategis.

Kemenimipas akan memperkuat pengamanan perbatasan dan meningkatkan perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri.

Selain itu, kementerian juga menyiapkan dukungan untuk pelaksanaan KUHP dan KUHAP nasional.

Agus menegaskan pihaknya terus mempercepat transformasi digital dan memperkuat pengawasan internal.

Di sisi lain, Kemenimipas juga berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Anggaran Naik dari Tahun Sebelumnya

Pada 2026, Kemenimipas mengelola anggaran sebesar Rp 18,28 triliun.

Baca Juga :  Agung Widyantoro Resmi Jadi Ketua Komisi X DPR, Gantikan Hetifah

Karena itu, anggaran 2027 menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

Meski demikian, Agus menilai kementeriannya masih memerlukan dukungan dana tambahan untuk mengoptimalkan pelayanan publik.

Oleh sebab itu, Kemenimipas mengusulkan tambahan anggaran guna memperkuat berbagai program strategis.

Fokus pada Warga Binaan dan Pelayanan Imigrasi

Kemenimipas akan memanfaatkan sebagian anggaran tambahan untuk memenuhi kebutuhan lebih dari 311 ribu warga binaan.

Kementerian akan menyediakan makanan, layanan kesehatan, dan kebutuhan sandang bagi warga binaan di seluruh Indonesia.

Selain itu, Kemenimipas juga akan memperkuat pelayanan keimigrasian, membangun sarana pendukung, serta menjalankan agenda prioritas nasional.

Agus menegaskan negara harus memenuhi kebutuhan dasar warga binaan secara berkelanjutan.

Melalui anggaran tersebut, Kemenimipas menargetkan peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan dan keimigrasian pada 2027. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan
Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung
Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus
KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan
Tito Minta Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Jalan Jadi Prioritas
Uang Umrah Capai Rp90 Triliun per Tahun, Pemerintah Soroti Penipuan Travel
FSGI Soroti 140.000 Guru Honorer, Tak Mau Larut dalam Euforia PPPK 2027
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:09 WIB

DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB