Pemerintah Bidik Jalan Tol Sumatera, AIIB Siapkan Dana Rp275 Triliun hingga 2029

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kepada media di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (19/5/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kepada media di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (19/5/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)

Jakarta, APGtimes.com – Pemerintah mulai menyiapkan proyek infrastruktur yang akan memperoleh pendanaan dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB). Salah satu proyek yang masuk daftar prioritas ialah pembangunan jalan tol di Pulau Sumatera.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan AIIB menyediakan komitmen pendanaan hingga 17 miliar dollar AS untuk Indonesia. Pemerintah kini menyusun daftar proyek produktif yang layak menerima pembiayaan tersebut.

Pemerintah menjadikan pembangunan jalan tol di Sumatera sebagai salah satu opsi utama. Kementerian Keuangan akan menentukan proyek yang paling membutuhkan tambahan dana.

Baca Juga :  Menkeu Siapkan Skema Baru untuk KCIC, Purbaya Pastikan Tak Gunakan APBN

“Kita akan mencari proyek yang benar-benar membutuhkan pembiayaan. Salah satunya jalan tol di Sumatera,” kata Purbaya di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Purbaya menjelaskan AIIB menyalurkan dana melalui skema project financing. Skema itu hanya mendukung proyek yang memenuhi syarat kelayakan dan memiliki prospek bisnis yang jelas.

Investor memperoleh pengembalian modal dari arus kas proyek. Pemerintah tetap memiliki aset yang terbangun sehingga skema ini memberi keuntungan lebih besar dibanding pembiayaan investasi biasa.

Pemerintah masih dapat memanfaatkan komitmen pendanaan AIIB hingga 2029. Karena itu, Kementerian Keuangan terus mempercepat penyiapan proyek yang memenuhi persyaratan.

Baca Juga :  Prabowo Ganti Pimpinan BGN, Dudung Tegaskan MBG Harus Bebas Korupsi

Purbaya juga membuka peluang bagi Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) untuk memanfaatkan fasilitas pembiayaan tersebut apabila membutuhkan tambahan modal.

Selain itu, Kementerian Keuangan akan memfasilitasi pembukaan kantor cabang AIIB di Indonesia. Pemerintah siap menyediakan lahan dan bangunan agar AIIB dapat melayani kebutuhan pembiayaan negara-negara ASEAN langsung dari Jakarta.

Pemerintah berharap kerja sama dengan AIIB mampu mempercepat pembangunan infrastruktur strategis sekaligus memperkuat investasi jangka panjang di Indonesia. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan
Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi
DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung
Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus
KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan
Tito Minta Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Jalan Jadi Prioritas
Uang Umrah Capai Rp90 Triliun per Tahun, Pemerintah Soroti Penipuan Travel
FSGI Soroti 140.000 Guru Honorer, Tak Mau Larut dalam Euforia PPPK 2027
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Kapolri Kantongi Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla Kalimantan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Gempa NTT: Korban Meninggal Bertambah Jadi 83 Orang, 110.785 Warga Mengungsi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:09 WIB

DP Haji 2027 Rp66,6 Miliar Diblokir Arab Saudi, DPR Desak Menhaj Turun Langsung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Guru PPPK 3T Diminta Jadi Prioritas PNS, NTT Dapat Perhatian Khusus

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

KPK Tambah 3 Mobil Tahanan Baru, Toyota Hilux Rangga Jadi Pilihan

Berita Terbaru

Ilustrasi bitcoin. (WIKIMEDIA COMMONS/JORGE FRANGANILLO)

Ekonomi & Bisnis

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:59 WIB

Salah satu booth milik Bank Syariah Indonesia (BSI) di Stasiun MRT Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (10/12/2025).(KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI)

Ekonomi & Bisnis

BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen

Jumat, 21 Agu 2026 - 23:09 WIB