Viral Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak, Pemprov Sumbar Pastikan Rp20 Miliar Siap Digunakan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Barat mengaku akan mengikuti prosedur pasca dilaporkan Walhi atas dugaan maladministrasi ke Ombudsman. (Rahmat Panji (Kompas.com))

Gubernur Sumatera Barat mengaku akan mengikuti prosedur pasca dilaporkan Walhi atas dugaan maladministrasi ke Ombudsman. (Rahmat Panji (Kompas.com))

Padang, APGtimes.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mempercepat persiapan perbaikan ruas Jalan Simpang Gudang Manggopoh–Padang Luar di Kabupaten Agam. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar dan akan memulai pekerjaan setelah proses tender rampung.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, memastikan seluruh dana sudah tersedia. Ia menegaskan pemerintah ingin segera mengatasi kerusakan jalan, tetapi tetap menjalankan setiap tahapan sesuai ketentuan agar hasil pembangunan memenuhi standar kualitas.

Mahyeldi juga mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan proyek. Menurutnya, proses pengadaan yang berjalan sesuai aturan akan mempercepat pelaksanaan pekerjaan sekaligus menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran.

Anggaran Difokuskan ke Dua Lokasi Prioritas

Pemerintah mengalokasikan Rp6 miliar untuk memperbaiki ruas Simpang Gudang Manggopoh hingga Lubuk Basung. Saat ini, paket pekerjaan tersebut masih memasuki tahap tender.

Selanjutnya, pemerintah menyiapkan Rp14 miliar untuk menangani jalan yang mengalami longsor dan ambles di kawasan Sungai Landia, Kecamatan IV Koto. Tim pelaksana juga akan memperbaiki sejumlah titik rawan lain di sepanjang jalur tersebut.

Baca Juga :  Harimau Sumatera di Agam Dievakuasi BKSDA Usai Memangsa 2 Kambing Warga

Sebelum pekerjaan permanen dimulai, petugas UPTD III Bina Marga telah bergerak ke lapangan. Mereka menambal lubang jalan, memperbaiki jembatan, dan menangani beberapa kerusakan agar kendaraan tetap dapat melintas dengan aman.

Jalur Penting Penopang Mobilitas dan Ekonomi

Ruas Simpang Gudang Manggopoh–Padang Luar memiliki panjang sekitar 69,43 kilometer. Jalur ini menghubungkan Lubuk Basung, Maninjau, Kelok 44, Matur, IV Koto, hingga Banuhampu.

Keberadaan jalan tersebut sangat penting bagi aktivitas masyarakat. Selain memperlancar mobilitas warga, jalur ini mendukung distribusi barang, akses menuju kawasan wisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Agam.

Mahyeldi menjelaskan kerusakan jalan muncul karena beberapa faktor. Kendaraan bertonase besar melintasi ruas tersebut setiap hari. Di sisi lain, kawasan itu juga kerap mengalami longsor dan pergeseran tanah akibat kondisi geografis yang berbukit.

Baca Juga :  Padang Terendam Banjir di 15 Titik, Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah Sumatera Barat

Ia menilai bencana alam sering memunculkan kerusakan baru meski pemerintah telah menyelesaikan perbaikan di titik lain. Karena itu, pemerintah menyusun penanganan secara bertahap dengan menyesuaikan tingkat kerusakan dan kemampuan anggaran daerah.

Aksi Warga Viral Dorong Penanganan Lebih Cepat

Perhatian publik terhadap kondisi jalan meningkat setelah warga melakukan aksi menanam pohon pisang di sejumlah lubang jalan di kawasan Balai Salasa, Nagari Manggopoh. Aksi itu menyebar luas di media sosial dan memicu banyak tanggapan dari masyarakat.

Warga memasang pohon pisang sebagai penanda agar pengendara lebih waspada saat melintas, terutama pada malam hari atau ketika genangan air menutupi lubang jalan.

Pemerintah Kabupaten Agam segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat setelah aksi tersebut viral. Petugas kemudian memasang pipa baja bergelombang (Armco) dan menimbun bagian jalan yang ambles sebagai langkah darurat sambil menunggu proyek perbaikan permanen dimulai. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Jenderal Polri Termasuk Listyo Sigit Jadi Tersangka
Kapolri Suyudi Mutasi 264 Perwira Polri, Enam Wakapolda Berganti Jabatan
MBG Serap 1,03 Juta Tenaga Kerja Lokal, BGN Ungkap Dampak Ekonominya
DPR Siapkan Aturan Baru, Pertimbangan Hukum Putusan MK Wajib Ditindaklanjuti
Kemenag Siapkan Skema Baru untuk Tingkatkan Kesejahteraan Guru Non-ASN
Kapolri Suyudi Tekankan Peran Humas pada Setiap Anggota Polri
Sidang Febrie Adriansyah, Tan Kian Ungkap Fakta Baru soal Penyerahan Rp 55 Miliar
676 Ribu Kendaraan Angkutan Barang Melanggar Aturan, Kemenhub Siapkan Zero ODOL 2027
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:09 WIB

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Jenderal Polri Termasuk Listyo Sigit Jadi Tersangka

Rabu, 4 November 2026 - 11:09 WIB

Kapolri Suyudi Mutasi 264 Perwira Polri, Enam Wakapolda Berganti Jabatan

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB

DPR Siapkan Aturan Baru, Pertimbangan Hukum Putusan MK Wajib Ditindaklanjuti

Selasa, 3 November 2026 - 19:09 WIB

Kemenag Siapkan Skema Baru untuk Tingkatkan Kesejahteraan Guru Non-ASN

Selasa, 3 November 2026 - 18:09 WIB

Kapolri Suyudi Tekankan Peran Humas pada Setiap Anggota Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi celah keamanan di HP Android bernama SMS of Death.(SMS of Death)

Tekno & Sains

SMS Maut Ancam HP Android, 20 Pesan Bisa Picu Bootloop Tanpa Diklik

Selasa, 3 Nov 2026 - 23:09 WIB