Mensos Gus Ipul Ungkap Strategi Baru Perlindungan Sosial, Warga Didampingi Sejak Lahir hingga Lansia

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Gus Ipul memastikan Presiden Prabowo Subianto menghormati kemandirian NU dan tidak akan mengintervensi proses Muktamar PBNU 2026. (Tribunnews.com/Chaerul Umam)

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Gus Ipul memastikan Presiden Prabowo Subianto menghormati kemandirian NU dan tidak akan mengintervensi proses Muktamar PBNU 2026. (Tribunnews.com/Chaerul Umam)

Jakarta, APGtimes.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan pemerintah terus memperkuat perlindungan sosial agar setiap warga memperoleh pendampingan sejak lahir hingga memasuki usia lanjut.

Gus Ipul mengatakan pemerintah membangun sistem perlindungan sosial yang mengikuti kebutuhan masyarakat pada setiap fase kehidupan. Menurutnya, negara harus hadir melalui berbagai program yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Pemerintah Perluas Program Pengentasan Kemiskinan

Gus Ipul menegaskan pemerintah tidak hanya mengandalkan bantuan sosial untuk mengurangi angka kemiskinan. Pemerintah juga menjalankan berbagai program yang mendorong peningkatan pendapatan masyarakat, mengurangi beban pengeluaran keluarga, serta memperkuat pemberdayaan ekonomi di daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi.

Baca Juga :  1.900 Pegawai Kemensos Terindikasi Judi Online, Mensos Siapkan Sanksi hingga Pemecatan

Ia meyakini langkah tersebut mampu mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup.

Karang Taruna Dukung Program Sosial

Gus Ipul mengajak Karang Taruna ikut menyukseskan berbagai program pemerintah. Menurutnya, organisasi kepemudaan itu memiliki jaringan hingga tingkat desa dan kelurahan sehingga mampu menjangkau masyarakat secara langsung.

Karang Taruna juga memahami berbagai persoalan sosial yang berkembang di lingkungan masing-masing. Kondisi tersebut membuat organisasi itu dapat mendampingi kelompok rentan sekaligus memperkuat program pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Menkeu Purbaya Ancam Evaluasi Pegawai Pajak yang Lamban, Coretax Terus Dibenahi

Selain itu, Gus Ipul meminta Karang Taruna membantu pemerintah memperbarui data sosial agar penyaluran program lebih tepat sasaran.

Kolaborasi Jadi Kunci Tingkatkan Kesejahteraan

Gus Ipul menilai kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat pengentasan kemiskinan.

Melalui kerja sama dengan Karang Taruna dan berbagai elemen masyarakat, pemerintah berharap semakin banyak warga menerima manfaat program sosial sekaligus memperoleh kesempatan membangun kemandirian ekonomi. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Natalius Pigai Minta TNI-Polri Buka Data Jumlah Personel di Papua
94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan
Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis
Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis
Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar
Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun
TNI Ungkap 44.677 Hektare Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:09 WIB

Natalius Pigai Minta TNI-Polri Buka Data Jumlah Personel di Papua

Kamis, 17 September 2026 - 20:09 WIB

Kamis, 17 September 2026 - 18:09 WIB

94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan

Kamis, 17 September 2026 - 15:09 WIB

Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar

Berita Terbaru

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai ketika memberikan sambutan dalam acara forum koordinasi Kebijakan HAM, Kamis (17/9/2026)(Febryan Kevin/Kompas.com )

Nasional

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:09 WIB