Jakarta, albrita.com – Pencalonan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) memasuki tahap berikutnya di DPR RI. Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) berisi nama Destry kepada DPR pada Senin (10/8/2026).
Wakil Ketua Komisi XI DPR Fauzi Amro mengatakan Komisi XI akan segera memproses Surpres tersebut sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Komisi XI menjadi komisi yang akan menjalankan proses uji kelayakan dan kepatutan calon Gubernur BI.
“Terkait Surpres mengenai usulan calon Gubernur Bank Indonesia yang sudah disampaikan pemerintah kepada DPR, tentu kami di Komisi XI akan memprosesnya sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Fauzi kepada KOMPAS.com, Selasa (11/8/2026).
DPR Siapkan Uji Kelayakan Destry
Fauzi mengatakan Komisi XI akan menilai Destry secara menyeluruh. DPR akan melihat kapasitas, integritas, pengalaman, rekam jejak, serta komitmennya terhadap independensi Bank Indonesia.
Menurut Fauzi, calon Gubernur BI harus mampu menjaga stabilitas nilai rupiah dan sistem pembayaran. Pemimpin bank sentral juga harus menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Dengan masuknya Surpres ke DPR, proses pencalonan Destry kini berlanjut ke tahap parlemen. DPR selanjutnya akan menjalankan tahapan sesuai aturan sebelum mengambil keputusan atas pencalonan tersebut.
Destry Jadi Calon Tunggal
Prabowo hanya mengusulkan satu nama dalam Surpres calon Gubernur BI. Nama tersebut adalah Destry Damayanti yang saat ini menjalankan tugas sebagai Pjs Gubernur BI.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyerahkan Surpres tersebut kepada pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).
Selain calon Gubernur BI, pemerintah juga mengirimkan nama calon Deputi Gubernur Senior dan calon Deputi Gubernur BI kepada DPR.
Destry sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019. Ia kemudian menjalankan tugas sebagai Pjs Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri pada akhir Juli 2026.
Pasar Sambut Positif Pencalonan Destry
Pencalonan Destry juga mendapat perhatian pelaku pasar. Reuters melaporkan rupiah menguat setelah Prabowo mengumumkan Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI. Pasar menilai pengalaman Destry di bank sentral dapat memberikan kesinambungan terhadap arah kebijakan moneter.
Meski demikian, sejumlah ekonom mengingatkan pentingnya menjaga independensi Bank Indonesia. Tantangan Destry nantinya tidak hanya berkaitan dengan stabilitas rupiah, tetapi juga menjaga kepercayaan pasar dan menjalankan kebijakan moneter secara kredibel.
Jika DPR menyetujui pencalonannya, Destry berpotensi mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin Bank Indonesia secara permanen. Proses persetujuan DPR menjadi tahapan penting sebelum Presiden menetapkan dan melantik Gubernur BI definitif. (de*)









