Jepang Kirim 3 Helikopter Chinook untuk Karhutla Kalimantan, Menhan Sjafrie Sampaikan Terima Kasih

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 16 September 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan terima kasih kepada Menhan Jepang Shinjiro Koizumi atas bantuan tiga helikopter CH-47 Chinook untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.(DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan terima kasih kepada Menhan Jepang Shinjiro Koizumi atas bantuan tiga helikopter CH-47 Chinook untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.(DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Mempawah, APGtimes.com – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi atas bantuan tiga helikopter CH-47 Chinook untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.

Sjafrie menyampaikan ucapan tersebut saat meninjau kapal Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) JS Kunisaki di Mempawah, Kalimantan Barat, Selasa (15/9/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga berkomunikasi melalui telepon dengan Koizumi.

“Sebagai Menteri Pertahanan, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi atas respons cepat dalam memberikan bantuan helikopter CH-47 yang dilengkapi kemampuan pemadaman kebakaran,” kata Sjafrie.

Tiga Helikopter Jepang Dukung Operasi Karhutla

Tiga CH-47 Chinook Jepang bergabung dalam operasi penanganan karhutla di Kalimantan. Pemerintah Jepang mengangkut helikopter tersebut menggunakan kapal JS Kunisaki yang tiba di Terminal Kijing, Mempawah, pada 10 September 2026.

Baca Juga :  Sjafrie Sjamsoeddin Apresiasi Jepang, Bahas Penguatan Pertahanan dan Industri Militer

Helikopter itu mendukung operasi water bombing untuk menjangkau lokasi kebakaran yang sulit ditangani melalui jalur darat. Pemerintah Indonesia tetap mengerahkan seluruh kemampuan nasional dalam operasi tersebut.

Kementerian Pertahanan mencatat, tiga helikopter Jepang menjalankan misi penanganan karhutla pada 12-19 September 2026. Bantuan tersebut kemudian terintegrasi dengan operasi pemerintah Indonesia dan Satgas TNI yang membantu BNPB.

TNI dan Pasukan Jepang Perkuat Koordinasi

Sjafrie juga berdiskusi dengan sejumlah pimpinan pasukan Jepang mengenai perkembangan operasi di lapangan. Koordinasi tersebut melibatkan unsur TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara.

Tiga safety officer dari masing-masing matra turut membantu koordinasi operasional selama misi berlangsung. Langkah tersebut memastikan kegiatan penerbangan dan operasi pemadaman berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.

Baca Juga :  Hukuman Nadiem Makarim Jadi 9 Tahun, Uang Pengganti Turun Menjadi Rp548 Miliar

Selain itu, pemerintah menyiapkan kemungkinan pergeseran operasi menuju Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Pemindahan lokasi mempertimbangkan kondisi wilayah agar helikopter CH-47 dapat beroperasi secara optimal.

Bantuan Jepang Bagian dari Kerja Sama Pertahanan

Sjafrie menyebut bantuan tersebut sebagai bagian dari kerja sama pertahanan Indonesia dan Jepang. Kedua negara menjalankan kerja sama melalui Defense Cooperation Agreement (DCA), termasuk dalam bidang bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh kemampuan yang ada dapat digunakan untuk melindungi masyarakat, mempercepat pemadaman, dan mengurangi dampak karhutla,” ujar Sjafrie.

Ia menambahkan bahwa dukungan Jepang memperkuat operasi yang sudah pemerintah Indonesia jalankan. Dengan demikian, bantuan tersebut tidak menggantikan kemampuan nasional, tetapi menambah kekuatan untuk menangani karhutla di Kalimantan. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PPN Pembalut 11 Persen Jadi Sorotan, Menteri PPPA Harap Ada Kebijakan Menggembirakan
Ferry Boboho Ungkap Pernah Bahas Kasus Harvey Moeis dengan Febrie Adriansyah
Indonesia Gelar Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang, Libatkan Negara ASEAN dan Mitra
Putusan Kasasi Ijazah Gibran Jadi Sorotan, MA Belum Terima Salinan Resmi
Banjir Aceh Barat Meluas, 43 Gampong Terendam dan Dua Jembatan Gantung Rusak Berat
Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru
Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam
Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:09 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Jadi Sorotan, Menteri PPPA Harap Ada Kebijakan Menggembirakan

Senin, 2 November 2026 - 20:09 WIB

Ferry Boboho Ungkap Pernah Bahas Kasus Harvey Moeis dengan Febrie Adriansyah

Senin, 2 November 2026 - 16:09 WIB

Indonesia Gelar Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang, Libatkan Negara ASEAN dan Mitra

Senin, 2 November 2026 - 11:09 WIB

Putusan Kasasi Ijazah Gibran Jadi Sorotan, MA Belum Terima Salinan Resmi

Senin, 2 November 2026 - 10:09 WIB

Banjir Aceh Barat Meluas, 43 Gampong Terendam dan Dua Jembatan Gantung Rusak Berat

Berita Terbaru