12.589 Kasus ISPA Tercatat di Palembang Selama September, Kabut Asap Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan Sungai Musi diselimuti kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di Palembang, Sumatera Selatan, 13 September 2026.(AFP/AL ZULKIFLI)

Pemandangan Sungai Musi diselimuti kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di Palembang, Sumatera Selatan, 13 September 2026.(AFP/AL ZULKIFLI)

Palembang, APGtimes.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang mencatat 12.589 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) selama 1-21 September 2026. Dinkes menangani pasien tersebut di sekitar 30 rumah sakit dan puskesmas di Kota Palembang.

Kepala Dinkes Kota Palembang Fenty Aprina mengatakan jumlah kasus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini terjadi bersamaan dengan kabut asap yang memengaruhi kualitas udara di Palembang dan wilayah sekitarnya.

Kasus ISPA Capai 12.589

Fenty menyebut Dinkes mencatat 12.589 kasus ISPA hanya dalam 21 hari pada September 2026.

Pasien berasal dari berbagai kelompok usia. Anak-anak hingga lanjut usia sama-sama berisiko mengalami gangguan pernapasan ketika kualitas udara memburuk.

Baca Juga :  Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Palembang, 2 Pesawat Gagal Mendarat

Dinkes mencatat peningkatan kasus di sekitar 30 fasilitas kesehatan. Namun, hingga kini tidak ada laporan pasien yang meninggal akibat ISPA di Kota Palembang.

Kabut Asap Pengaruhi Kesehatan

Kabut asap menjadi salah satu perhatian Dinkes karena dapat memperburuk kondisi udara. Paparan udara yang tercemar juga dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan.

Data sebelumnya menunjukkan kasus ISPA mingguan di Palembang terus meningkat. Jumlahnya naik dari 3.807 kasus pada pekan keempat Agustus menjadi 4.104 kasus pada pekan pertama September. Kemudian, angka tersebut kembali naik menjadi 4.326 kasus pada pekan kedua September.

Kondisi tersebut terjadi ketika sejumlah wilayah Sumatera Selatan menghadapi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga :  Menhut Cabut Izin 5 Perusahaan Terkait Karhutla, Total Konsesi Capai 92.464 Hektare

Dinkes Imbau Warga Gunakan Masker

Dinkes Palembang meminta masyarakat meningkatkan perlindungan diri selama kondisi udara memburuk. Salah satu langkah yang dianjurkan ialah menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Selain itu, masyarakat perlu menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Dinkes juga membagikan masker gratis kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan. Terutama bagi anak-anak dan lansia yang mengalami keluhan pernapasan.

Dinkes terus memantau perkembangan kasus ISPA di tengah kondisi kualitas udara yang belum sepenuhnya membaik.

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan
Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat
Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh
Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober
Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah
Polda Kepri Bongkar Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas dari Singapura Senilai Rp30 Miliar
Kapolda Jambi Berganti, Irjen Widodo Gantikan Krisno H Siregar
Gedung PUPR Solok yang Diterjang Banjir Bandang Akan Jadi Monumen Bencana
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Walhi Ungkap 22.690 Hotspot Karhutla Sumsel Berada di Konsesi Perusahaan

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Orangutan Terekam Berjalan Sendirian di Lahan Bekas Karhutla Kotawaringin Barat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Feri Ariasandi Hadiri Puncak Kejurkot Wali Kota Cup PBSI Sungai Penuh

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Pemkab Solok Perpanjang Tanggap Darurat Banjir Arosuka hingga 12 Oktober

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bupati Siak Menangis Lihat Guru Tinggal di Rumah Reot, Siswa Tempuh 2 Jam ke Sekolah

Berita Terbaru