Dana BPJS Kesehatan Rp20 Triliun Ditargetkan Cair dalam Dua Bulan, Menkes Ungkap Kendalanya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (BGS) saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (BGS) saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2026).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

Jakarta, APGtimes.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menargetkan tambahan dana sebesar Rp20 triliun untuk BPJS Kesehatan dapat dicairkan dalam waktu dua bulan ke depan.

Budi menyampaikan target tersebut usai menghadiri Konferensi Nasional Kusta 2026 di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

“Kami harapkan sebulan, dua bulan selesai,” ujar Budi.

Regulasi Masih Menjadi Kendala

Budi menjelaskan pencairan dana tambahan tersebut masih menunggu penyelesaian regulasi.

Menurutnya, Kementerian Keuangan memerlukan dasar hukum berupa Peraturan Pemerintah (PP) sebelum menyalurkan anggaran tersebut.

Karena itu, Kementerian Kesehatan bersama BPJS Kesehatan dan Kementerian Keuangan terus berkoordinasi agar proses pencairan dapat segera terlaksana.

Baca Juga :  52 Juta Peserta JKN Tidak Aktif, Pemerintah Dorong Kembali Bayar Iuran BPJS

“Itu ada masalah dari sisi regulasinya, bagaimana pencairannya,” kata Budi.

Pemerintah Ajukan PP ke Setneg

Budi mengungkapkan pemerintah telah mengajukan rancangan Peraturan Pemerintah kepada Kementerian Sekretariat Negara.

Ia berharap Presiden Prabowo Subianto segera menandatangani aturan tersebut sehingga Kementerian Keuangan dapat mencairkan dana tambahan untuk BPJS Kesehatan.

“Ada PP yang harus segera ditandatangani dan itu sudah kita proses ke Sekretariat Negara,” ujarnya.

Menkes Optimistis Dana Segera Cair

Budi optimistis proses administrasi dapat segera rampung.

Apabila Presiden menandatangani PP tersebut dalam waktu dekat, Kementerian Keuangan dapat langsung menyalurkan tambahan anggaran kepada BPJS Kesehatan.

Baca Juga :  Purbaya Siapkan Rp31 Triliun, PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi Penuh Waktu pada 2027

Ia berharap proses tersebut selesai sesuai target dalam satu hingga dua bulan.

Pemerintah Pastikan Iuran Belum Naik

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tambahan dana Rp20 triliun tidak akan diikuti kenaikan iuran peserta BPJS Kesehatan dalam waktu dekat.

Menurutnya, pemerintah masih mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat sebelum mengambil keputusan mengenai penyesuaian iuran.

Pemerintah juga akan melihat perkembangan daya beli masyarakat sebelum membahas perubahan besaran iuran BPJS Kesehatan.

Purbaya menegaskan pemerintah belum berencana menaikkan iuran setidaknya hingga pertengahan 2027. (aw*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Kebakaran Hutan, Prabowo Minta 70.000 Polisi Kehutanan Ditambah
Alim Setiawan Jadi Wamentan, Ini Perjalanan Kariernya dari IPB hingga Kabinet Prabowo
Prabowo Lantik Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB, Segini Harta Kekayaannya
Usai Dilantik Jadi KSAD, Tandyo Budi Revita Masuk Bursa Calon Panglima TNI
Kemenkes Ungkap Dampak Kabut Asap Karhutla, Bisa Picu Stres hingga Gangguan Pernapasan
Suroso Isnandar Jadi Dirut PLN, Gantikan Darmawan Prasodjo
DPR Soroti Risiko Gaji ASN Masuk Kopdes Merah Putih, Ini Dampaknya bagi BPD
Anggaran Karhutla Rp30 Miliar di Jambi Jadi Sorotan, Ombudsman Turun Mengawasi
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Cegah Kebakaran Hutan, Prabowo Minta 70.000 Polisi Kehutanan Ditambah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Alim Setiawan Jadi Wamentan, Ini Perjalanan Kariernya dari IPB hingga Kabinet Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Prabowo Lantik Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB, Segini Harta Kekayaannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Usai Dilantik Jadi KSAD, Tandyo Budi Revita Masuk Bursa Calon Panglima TNI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Kemenkes Ungkap Dampak Kabut Asap Karhutla, Bisa Picu Stres hingga Gangguan Pernapasan

Berita Terbaru