Jakarta, APGtimes.com – TNI Angkatan Laut (AL) menyiapkan kapal induk Giuseppe Garibaldi untuk menjalankan misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana setelah tiba di Indonesia.
Kadispenal Laksma TNI Tunggul mengatakan kapal tersebut akan fokus menjalankan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
“Untuk Garibaldi rencananya akan dioperasionalkan berfokus kepada Operasi Militer Selain Perang (OMSP) seperti bantuan kemanusiaan serta penanggulangan bencana alam,” kata Tunggul saat dikonfirmasi, Selasa (25/8/2026).
Garibaldi Akan Ikut HUT TNI
Giuseppe Garibaldi kini berlayar dari Italia menuju Indonesia. TNI AL juga menyiapkan kapal tersebut untuk mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI.
Kapal eks Angkatan Laut Italia itu rencananya akan mengikuti kegiatan sailing pass. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT TNI ke-81.
“Sesuai rencana awal Garibaldi rencananya akan dilibatkan sebagai salah satu unsur sailing pass dalam rangka HUT TNI ke-81,” ujar Tunggul.
Namun, TNI AL belum menjelaskan detail keterlibatan Giuseppe Garibaldi dalam kegiatan tersebut.
Perjalanan Menuju Indonesia
Giuseppe Garibaldi meninggalkan Italia pada Senin (24/8/2026) malam waktu setempat. Kapal kemudian melanjutkan perjalanan menuju Indonesia pada Selasa (25/8/2026) dini hari WIB.
Kapal tersebut akan menempuh perjalanan sekitar tiga pekan. Dalam perjalanan, Giuseppe Garibaldi akan melewati Terusan Suez.
Kapal juga dijadwalkan singgah di Jeddah, Arab Saudi. Setelah itu, kapal akan menuju Colombo, Sri Lanka.
Giuseppe Garibaldi kemudian melanjutkan perjalanan menuju Indonesia. Kapal tersebut ditargetkan tiba pada pertengahan September 2026.
Akan Berganti Nama Menjadi KRI Gajah Mada
Setelah tiba di Indonesia, Giuseppe Garibaldi akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.
TNI AL akan melakukan sejumlah penyesuaian sebelum mengoperasikan kapal tersebut. Pemerintah juga menyiapkan kapal ini untuk mendukung berbagai kebutuhan operasi.
DPR RI sebelumnya menyetujui permohonan pemerintah untuk menerima hibah kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia.
Rapat paripurna DPR menyetujui penerimaan hibah tersebut pada 21 Juli 2026. Komisi I DPR sebelumnya membahas permohonan hibah alat peralatan pertahanan dan keamanan dari luar negeri.
Fokus pada Misi Kemanusiaan
TNI AL tidak hanya menyiapkan Giuseppe Garibaldi untuk mendukung operasi militer. Kapal ini juga akan membantu masyarakat ketika terjadi bencana alam.
Kemampuan kapal dapat mendukung pengiriman bantuan dalam jumlah besar. Kapal juga dapat membantu proses evakuasi dan penanganan kondisi darurat di wilayah terdampak bencana.
Dengan kemampuan tersebut, Giuseppe Garibaldi akan memiliki peran penting dalam operasi kemanusiaan Indonesia. Kapal ini juga akan memperkuat kemampuan TNI AL dalam merespons bencana di berbagai wilayah. (de*)








