Lawan Karhutla, Kemenhut Siapkan 12 Pesawat dengan Biaya Rp1,54 Triliun per Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau, Kamis (28/8/2026)(KOMPAS.com/Rahel)

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau, Kamis (28/8/2026)(KOMPAS.com/Rahel)

Jakarta, APGtimes.com – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyiapkan rencana menyewa 12 pesawat untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan pemerintah memilih skema sewa karena lebih efisien daripada membeli pesawat. Skema tersebut juga membuat pemerintah tidak perlu menanggung biaya pemeliharaan aset.

“Berdasarkan exercise yang telah kami lakukan, kami memandang skema sewa lebih tepat dibanding pembelian aset,” kata Raja Juli dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (1/9/2026) malam.

Menurut Raja Juli, skema sewa membutuhkan modal awal yang lebih rendah. Pemerintah juga dapat menghindari risiko teknis dan biaya perawatan pesawat.

Baca Juga :  Tiga PNS Gugat Aturan Wajib Mengabdi 10 Tahun Sebelum Mutasi ke Mahkamah Konstitusi

Selain itu, pemerintah bisa menyesuaikan jumlah serta jenis armada sesuai tingkat kerawanan karhutla setiap tahun.

Enam Helikopter dan Enam Water Bomber

Kemenhut berencana menyewa enam unit helikopter dan enam pesawat water bomber.

Armada tersebut akan mendukung patroli kawasan hutan. Pesawat juga akan membantu pemantauan, deteksi dini, hingga pemadaman karhutla.

“Kebutuhan operasional unit 12 pesawat udara diperkirakan sekitar Rp1,54 triliun per tahun,” ujar Raja Juli.

Kemenhut menghitung biaya tersebut berdasarkan penggunaan armada selama delapan bulan pada periode normal dan empat bulan saat risiko karhutla meningkat.

Setiap unit mendapat rencana penggunaan sekitar 856 jam per tahun.

Baca Juga :  Densus 88 Peringatkan Bahaya Algoritma Medsos, Generasi Muda Jadi Target Baru Kelompok Radikal

Masuk Usulan Tambahan Anggaran 2027

Rencana sewa 12 pesawat masuk dalam usulan tambahan anggaran Kemenhut untuk 2027.

Sebelumnya, Kemenhut mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp6,238 triliun. Namun, pemerintah baru memberikan tambahan Rp1,55 triliun.

Dengan demikian, Kemenhut masih membutuhkan tambahan Rp4,68 triliun.

Raja Juli mengatakan tambahan dana tersebut akan mendukung pencegahan dan penanganan karhutla. Kemenhut juga membutuhkan anggaran untuk memperkuat kelembagaan kehutanan di daerah.

Selain itu, dana tambahan akan mendukung program pengentasan kemiskinan ekstrem, pemulihan bencana, serta penguatan tata kelola kawasan hutan.

Raja Juli berharap Komisi IV DPR RI mempertimbangkan usulan tersebut dalam pembahasan anggaran Kemenhut 2027. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia, Qatar, Turki, dan Pakistan Teken Project Badr, Bidik Industri Pertahanan
Pemerintah Kucurkan Rp 1,235 Triliun untuk Atasi Karhutla di 7 Provinsi
Ferry Juliantono Tawarkan Kopdes Merah Putih Salurkan Gaji ASN, Ini Respons MenPAN-RB
Bahlil Pertimbangkan Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga, Utamakan Kebutuhan RI
BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara, 75 SPPG Punya VA Ganda
KPK Tolak Usulan Luhut Hapus Unsur Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi
Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pembakar Hutan, 32 Konsesi Kena Sanksi
Ahli UGM Ungkap Tanggung Jawab Pimpinan atas Penugasan Staf Khusus
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Indonesia, Qatar, Turki, dan Pakistan Teken Project Badr, Bidik Industri Pertahanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp 1,235 Triliun untuk Atasi Karhutla di 7 Provinsi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Ferry Juliantono Tawarkan Kopdes Merah Putih Salurkan Gaji ASN, Ini Respons MenPAN-RB

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Bahlil Pertimbangkan Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga, Utamakan Kebutuhan RI

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:09 WIB

BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara, 75 SPPG Punya VA Ganda

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, 4 Februari 2025..(AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

Internasional

AS-Israel Siapkan Serangan Baru ke Iran, Fasilitas Nuklir Jadi Target

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:09 WIB