Ketua KPK Minta Publik Kawal Kasus Febrie Adriansyah, Soroti Proses Hukum di Kejagung

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPK, Setyo Budiyanto saat memberikan keterangan kepada awak media di Kota Jayapura/ Findi Rakmeni. (KOMPAS.com/FINDI RAKMENI)

Ketua KPK, Setyo Budiyanto saat memberikan keterangan kepada awak media di Kota Jayapura/ Findi Rakmeni. (KOMPAS.com/FINDI RAKMENI)

Jayapura, APGtimes.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengajak masyarakat mengawal proses hukum yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Menurutnya, pengawasan publik akan membantu menjaga transparansi, profesionalisme, dan kepastian hukum selama penyidikan berlangsung.

Setyo menyampaikan ajakan tersebut saat menghadiri kuliah umum di Universitas Cenderawasih, Jayapura, Jumat (17/7/2026).

KPK Nilai Pelimpahan Perkara Sudah Tepat

Setyo menjelaskan Kortas Tipidkor Polri telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung sebelum menyerahkan penanganan perkara.

KPK juga menerima permintaan supervisi dalam proses tersebut. Selain itu, Komisi III DPR membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk ikut mengawasi jalannya penanganan perkara.

Baca Juga :  2.105 ASN dari 50 Kementerian Ikut Latsarmil Komcad, Dimulai 24 Agustus

Karena itu, Setyo meminta masyarakat tidak lagi memperdebatkan proses pelimpahan perkara.

Ia mengajak semua pihak mengawasi jalannya penyidikan hingga aparat penegak hukum menyelesaikan perkara tersebut.

Penyidik Terus Meneliti Barang Bukti

Tim penyidik Kejaksaan Agung kini meneliti seluruh barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Mereka memeriksa emas, dokumen penting, dan sejumlah barang lainnya dengan bantuan Pegadaian.

Setyo menilai proses tersebut sudah memasuki tahap lanjutan sehingga aparat tidak perlu mengembalikan perkara ke Kortas Tipidkor Polri.

Menurutnya, langkah itu justru akan menghambat efektivitas penyidikan.

Baca Juga :  TB Hasanuddin Minta Pemerintah Libatkan DK PBB untuk Selamatkan 9 WNI

Masyarakat Perlu Mengawasi Jalannya Penyidikan

Setyo berharap masyarakat terus mengikuti perkembangan penyidikan hingga aparat memberikan kepastian hukum.

Ia juga berharap Kejaksaan Agung menjalankan seluruh tahapan penyidikan sesuai prosedur yang berlaku.

Pengawasan publik, menurutnya, akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.

Penyidik Senior Perkuat Tim Kejaksaan Agung

Setyo mengaku optimistis tim penyidik Kejaksaan Agung mampu menangani perkara tersebut secara profesional.

Jaksa Agung menugaskan sejumlah penyidik senior dalam tim tersebut. Beberapa di antaranya pernah bertugas sebagai penyidik KPK.

Pengalaman mereka diharapkan mampu mempercepat penyidikan sekaligus menjaga kualitas proses hukum hingga tuntas. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat
Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo
Lion Air Group Ungkap Kondisi Terbaru Delay Penerbangan, Ketepatan Waktu Naik
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah
18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat
SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah
Setahun Jadi Tersangka, KPK Ungkap Nasib Heri Gunawan dan Satori di Kasus CSR BI-OJK
Prabowo Usul Dwi Kewarganegaraan, DPR: Jangan Sampai Indonesia Kehilangan Talenta Global
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:09 WIB

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, DPR Desak Menhut Raja Juli Bergerak Cepat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda, DPR Ungkap Aturan yang Perlu Diubah

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:09 WIB

18 Agustus 2026 Bukan Libur, Pemerintah Beri Kelonggaran untuk Pesta Rakyat

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:09 WIB

SBY Beri Pesan Tegas ke Pemerintah Prabowo: Jangan Sampai Fiskal Indonesia Bermasalah

Berita Terbaru

Gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) subuh.(Kontributor Kompas.com Labuan Bajo/Vera Bahali)

Nasional

Gempa M 7,7 Guncang Flores, 7 Korban Dievakuasi ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:09 WIB

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax membuat stok BBM subsidi di sejumlah SPBU wilayah Kota Tangerang ludes lebih cepat dari biasanya.(Kompas.com/Disya Shaliha)

Ekonomi & Bisnis

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:09 WIB