Kopdes Merah Putih Siap Beli Gabah Petani, Zulhas Pastikan Harga Tak Jatuh

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan. (Ft:Ist)

Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan. (Ft:Ist)

Jakarta, APGtimes.com – Pemerintah memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk melindungi petani sekaligus memperkuat ekonomi desa. Melalui koperasi tersebut, pemerintah akan membeli hasil panen ketika harga gabah turun di bawah harga yang telah ditetapkan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan Koperasi Desa Merah Putih akan menjalankan fungsi sebagai offtaker atau pembeli hasil panen petani. Dengan kebijakan itu, pemerintah ingin memastikan petani tetap memperoleh harga yang layak setiap musim panen.

Selain melindungi harga hasil pertanian, pemerintah juga menyiapkan koperasi sebagai pusat penyaluran berbagai bantuan sosial dan barang bersubsidi di seluruh Indonesia.

Koperasi Desa Beli Gabah Saat Harga Turun

Zulkifli Hasan menegaskan pemerintah berpihak kepada petani. Karena itu, pemerintah menetapkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai pembeli gabah apabila harga pasar turun di bawah Rp6.500 per kilogram.

Langkah tersebut bertujuan menjaga pendapatan petani sekaligus mencegah permainan harga saat produksi meningkat.

Baca Juga :  Harga BBM Pertamina di Jambi per 1 Juni 2026, Pertamax Turbo Naik hingga Dexlite Turun

Menurut Zulhas, Presiden Prabowo Subianto bersama kementerian terkait telah menyepakati kebijakan tersebut dalam rapat terbatas.

Pemerintah Serap Jagung dan Hasil Tangkapan Nelayan

Tidak hanya gabah, skema perlindungan harga juga berlaku untuk komoditas jagung.

Apabila harga jagung turun di bawah harga acuan, Koperasi Desa Merah Putih akan langsung membeli hasil panen petani.

Sementara itu, Koperasi Nelayan Merah Putih akan menyerap hasil tangkapan nelayan ketika harga ikan mengalami penurunan tajam. Langkah ini bertujuan menjaga pendapatan nelayan sekaligus menstabilkan harga komoditas pangan.

Kopdes Jadi Pusat Bantuan dan Barang Subsidi

Melalui Koperasi Desa Merah Putih, pemerintah akan menyalurkan berbagai program bantuan kepada masyarakat.

Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan tunai untuk masyarakat desil 1 dan 2, bantuan pangan, beras SPHP, hingga bantuan alat pertanian akan tersedia melalui koperasi tersebut.

Di sisi lain, masyarakat juga dapat memperoleh pupuk bersubsidi, LPG 3 kilogram, serta kredit bersubsidi di lokasi yang sama.

Baca Juga :  Prabowo Tetapkan Kopdes Merah Putih Jadi Kantor Tunggal Penyalur Bansos dan Elpiji 3 Kg

Dengan konsep layanan terpadu itu, warga desa tidak perlu berpindah-pindah tempat untuk mengakses berbagai bantuan dan kebutuhan bersubsidi.

Infrastruktur Kopdes Dikebut

Saat ini, pemerintah terus mempercepat pembangunan jaringan Koperasi Desa Merah Putih di berbagai daerah.

Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita bersama PT Agrinas Pangan Nusantara terus menyiapkan infrastruktur pendukung agar koperasi segera beroperasi.

Targetnya, sekitar 35.800 Koperasi Desa Merah Putih mulai beroperasi pada akhir Agustus 2026. Setelah seluruh gerai siap, pemerintah akan mengisi setiap koperasi dengan barang subsidi dan bantuan sehingga masyarakat dapat langsung memanfaatkan seluruh layanan.

Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap Koperasi Desa Merah Putih mampu meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan masyarakat desa sekaligus memperkuat distribusi bantuan hingga ke seluruh Indonesia. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Masih Tertekan, Cek Kurs Dollar AS di BCA, Mandiri, dan BNI Hari Ini
Rupiah Tembus Rp18.009 per Dolar AS, Investor Bereaksi Usai Perry Warjiyo Mundur
Zhafira Wedding Organizer Jadi Pilihan Calon Pengantin di Sungai Penuh dan Kerinci, Layanannya Lengkap
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp3.000, Cek Daftar Lengkap Harga 22 Juli 2026
ESDM Siapkan Bioetanol E20 2028, Tebu, Singkong Mukibat, dan Jagung Jadi Andalan
Harga Emas Antam Hari Ini 20 Juli 2026 Masih Stabil, Cek Daftar Lengkap di Pegadaian
Sopir Truk Mengantre Solar hingga 24 Jam, Pendapatan Tergerus dan Fisik Menurun
Harga Emas Antam Hari Ini 18 Juli 2026 Naik Rp8.000, Cek Daftar Lengkapnya
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:09 WIB

Rupiah Masih Tertekan, Cek Kurs Dollar AS di BCA, Mandiri, dan BNI Hari Ini

Senin, 27 Juli 2026 - 17:09 WIB

Rupiah Tembus Rp18.009 per Dolar AS, Investor Bereaksi Usai Perry Warjiyo Mundur

Senin, 27 Juli 2026 - 12:09 WIB

Zhafira Wedding Organizer Jadi Pilihan Calon Pengantin di Sungai Penuh dan Kerinci, Layanannya Lengkap

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp3.000, Cek Daftar Lengkap Harga 22 Juli 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:09 WIB

ESDM Siapkan Bioetanol E20 2028, Tebu, Singkong Mukibat, dan Jagung Jadi Andalan

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB