Listrik Padam Massal di Sumatera, PLN Ungkap Penyebab Blackout Lima Provinsi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi listrik mati

ilustrasi listrik mati

Jambi, APGtimes.comGangguan listrik skala besar melumpuhkan sejumlah wilayah di Pulau Sumatera pada Jumat (23/5/2026) malam. Pemadaman itu membuat aktivitas masyarakat di lima provinsi terganggu sejak sekitar pukul 18.44 WIB.

Wilayah yang terdampak meliputi Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh. Banyak warga langsung panik karena listrik tiba-tiba mati saat suasana malam mulai ramai.

Sebagian masyarakat memakai lampu darurat dan senter untuk beraktivitas di rumah. Keluhan warga juga membanjiri media sosial beberapa menit setelah blackout terjadi.

PLN Sebut Gangguan Berasal dari Jalur Transmisi

General Manager PLN UID Sumatera Barat, Arjun, mengatakan gangguan muncul ketika sistem Sumatera Bagian Utara dan Sumatera Bagian Tengah terpisah secara mendadak.

Baca Juga :  KPK Tetapkan Bupati Kuansing Jadi Tersangka, Dugaan Suap Jabatan Sekda Pakai Mobil Mewah

Kondisi itu langsung memutus suplai listrik di sejumlah wilayah Sumatera.

Arjun menjelaskan jalur interkoneksi Dumai-Muaro Bungo bertegangan 275 kilovolt mengalami gangguan serius hingga sistem kelistrikan tidak mampu menyalurkan pasokan listrik secara normal.

“Analisis awal menunjukkan gangguan berasal dari sisi gardu induk pembangkitan dan transmisi jaringan,” kata Arjun.

PLN langsung mengaktifkan proses pemulihan untuk mengembalikan pasokan listrik secara bertahap.

Tim Teknis Turun ke Lapangan

Manager Komunikasi PLN UID Sumatera Utara, Darma Saputra, mengatakan PLN segera mengerahkan tim teknis ke sejumlah titik usai gangguan terjadi.

Baca Juga :  BKN Pastikan PPPK dan PPPK Paruh Waktu Tetap Berstatus ASN

Petugas memeriksa jaringan transmisi dan gardu induk untuk mempercepat proses normalisasi sistem kelistrikan.

PLN memperkirakan proses pemulihan berlangsung sekitar enam hingga delapan jam, tergantung kondisi teknis di lapangan.

Darma juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

PLN akan terus memperbarui perkembangan penanganan blackout melalui aplikasi PLN Mobile dan layanan Contact Center PLN 123. (dr*)

 

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah
Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi
Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu
Prabowo Resmikan 7 Kejari Baru, Kejagung Langsung Siapkan Kantor dan Operasional
Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong
Pemerintah Resmi Terbitkan Izin, Pembangunan 17 Yonif Teritorial TNI AD Segera Berjalan
Sudaryono Larang Dapur MBG Cari Bahan Murah, Wajib Ikuti Harga Acuan Pemerintah
Sudaryono Tegas! Dapur MBG Ketahuan Pakai Barang Subsidi Terancam Ditutup
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:09 WIB

BPJS Kesehatan PBI Nonaktif? Begini Cara Mengaktifkannya Kembali dengan Mudah

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:09 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Makin Kuat, Pengamat Ungkap 11 Pejabat yang Layak Dievaluasi

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:09 WIB

Membludak! Pendaftar Magang Nasional 2026 Capai 300 Ribu, Kuota Tahap I Cuma 50 Ribu

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:09 WIB

Aturan Baru Pilkades 2027 Resmi Berlaku, Calon Tunggal Kini Bisa Melawan Kotak Kosong

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:07 WIB

Pemerintah Resmi Terbitkan Izin, Pembangunan 17 Yonif Teritorial TNI AD Segera Berjalan

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB