DPR Siapkan Aturan Baru Sisdiknas, Anggaran Pendidikan dan Wajib Belajar 13 Tahun Berubah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pendidikan. ilustrasi kelas

Ilustrasi Pendidikan. ilustrasi kelas

Jakarta, APGtimes.com – Komisi X DPR memasukkan penguatan aturan penggunaan anggaran pendidikan dalam draf revisi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas). DPR juga menyiapkan sejumlah perubahan lain, termasuk penambahan masa wajib belajar menjadi 13 tahun.

Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian, mengatakan revisi tersebut akan memperjelas tanggung jawab negara dalam membiayai pendidikan.

Menurutnya, DPR ingin memastikan anggaran pendidikan benar-benar mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional.

DPR Perkuat Aturan Anggaran Pendidikan

Hetifah menjelaskan draf RUU Sisdiknas memperjelas penggunaan anggaran pendidikan agar seluruh alokasi dana tepat sasaran.

Komisi X DPR juga memperkuat ketentuan mengenai alokasi minimal 20 persen anggaran pendidikan dalam APBN maupun APBD.

Baca Juga :  Dua Kakak Adik Diduga Bakar MI YAPPI Natah Gunungkidul, Polisi Ungkap Temuan Solar

Langkah tersebut bertujuan menjaga komitmen pemerintah dalam membiayai sektor pendidikan secara berkelanjutan.

Masa Wajib Belajar Bertambah

Komisi X DPR juga mengusulkan wajib belajar selama 13 tahun.

Program tersebut mencakup satu tahun pendidikan anak usia dini (PAUD), enam tahun sekolah dasar, tiga tahun sekolah menengah pertama, dan tiga tahun sekolah menengah atas.

Hetifah menilai tambahan satu tahun PAUD akan memperkuat fondasi pendidikan sejak usia dini.

Kurikulum Hadirkan Materi Baru

DPR juga memperbarui sejumlah materi dalam kurikulum nasional.

Kurikulum baru akan memperkuat pendidikan karakter, menambah materi teknologi, serta memperluas pembelajaran nilai-nilai Pancasila.

Selain itu, DPR tetap mempertahankan muatan lokal, memperkuat pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas, dan menghadirkan sistem kredensial mikro mulai jenjang pendidikan menengah.

Baca Juga :  Agung Widyantoro Resmi Jadi Ketua Komisi X DPR, Gantikan Hetifah

Tata Kelola Pendidikan Ikut Berubah

Komisi X DPR turut menyusun aturan baru mengenai tata kelola pendidikan nasional.

Draf RUU mengatur pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pendidikan.

DPR juga memasukkan ketentuan tentang penyusunan rencana induk pendidikan nasional.

Selain itu, DPR mendorong pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pengelolaan pendidikan yang lebih efektif dan modern.

Hetifah mengatakan penggunaan teknologi informasi menjadi salah satu materi baru dalam revisi Undang-Undang Sisdiknas.

Komisi X DPR menyusun draf tersebut dalam 16 bab dan 257 pasal setelah menghimpun berbagai masukan dari sejumlah pemangku kepentingan sejak Januari 2025. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru
Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam
Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan
Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran
RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali
Prabowo Siapkan Ambulans Udara, TNI AU Kerahkan 5 Helikopter dan 3 Pesawat Casa
Sudaryono Ubah Aturan MBG, Biaya Operasional Rp5.000 per Porsi Kini Dibatasi
Bambang Haryo Minta Kemenhut dan Perhutani Dievaluasi, Penanganan Karhutla Jangan Hanya Sasar 32 Perusahaan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Kapolri Siapkan Program Poliran, Penganggur hingga Mantan Pengguna Narkotika Jadi Sasaran

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:09 WIB

RUU Perampasan Aset Disorot, DPR Ingin Korban Investasi Bodong Terima Uang Kembali

Berita Terbaru

Salah satu dapur MBG

Ekonomi & Bisnis

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Minggu, 1 Nov 2026 - 12:04 WIB