TNI Evakuasi Warga di Intan Jaya, Dua Helikopter Bell Dikerahkan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koops TNI Habema menyerahkan dua unit Helikopter Bell untuk mengevakuasi warga di Intan Jaya, Papua Tengah, Minggu (9/8/2026). (DOK. Koops TNI Habema)

Koops TNI Habema menyerahkan dua unit Helikopter Bell untuk mengevakuasi warga di Intan Jaya, Papua Tengah, Minggu (9/8/2026). (DOK. Koops TNI Habema)

Intan Jaya, APGtimes.com – Koops TNI Habema mengevakuasi seorang warga dari wilayah Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Minggu, 9 Agustus 2026. Prajurit melakukan evakuasi saat menjalankan patroli di tengah situasi keamanan yang dinamis.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf M Wirya Arthadiguna mengatakan prajurit menemukan seorang warga yang membutuhkan pertolongan dan penanganan lebih lanjut.

Menurut Wirya, prajurit langsung mengambil tindakan setelah menemukan warga tersebut. Mereka mengutamakan keselamatan dan perlindungan warga selama proses evakuasi.

TNI Evakuasi Warga dengan Dua Helikopter

Koops TNI Habema menggunakan dua helikopter Bell untuk mengevakuasi warga dari wilayah tersebut.

Sebanyak 11 personel ikut menjalankan proses evakuasi. Operasi tersebut berlangsung selama sekitar 23 menit.

Baca Juga :  Kemensos Temukan 800 Pendamping PKH Rangkap Pekerjaan, Gus Ipul Minta Gaji Dikembalikan

Prajurit memulai evakuasi pada pukul 12.25 WIT dan menyelesaikannya pada pukul 12.48 WIT.

Setelah helikopter tiba di Distrik Sugapa, prajurit menyerahkan warga tersebut kepada Ketua Tim Penanganan Konflik Kabupaten Intan Jaya, Misael Sondegau.

Misael kemudian menangani warga tersebut untuk mendapatkan pertolongan dan penanganan lebih lanjut.

Situasi Keamanan Jadi Tantangan

Wirya menjelaskan bahwa prajurit menghadapi sejumlah tantangan selama proses evakuasi. Kondisi medan, cuaca, serta situasi keamanan di wilayah Ugimba menjadi pertimbangan penting dalam operasi tersebut.

Evakuasi berlangsung ketika kelompok OPM Kodap VIII/Kemabu pimpinan Guspi Waker melakukan aktivitas yang menurut TNI menimbulkan keresahan masyarakat dan menyerang aparat keamanan di wilayah Intan Jaya.

Baca Juga :  Menhut Tegaskan Semua Data Hotspot Karhutla Mengacu Sipongi, Riau dan Jambi Nol Titik Api

Meski menghadapi kondisi tersebut, prajurit tetap menjalankan misi evakuasi dengan mengutamakan keselamatan warga.

TNI Tekankan Perlindungan Masyarakat

Wirya menegaskan bahwa tugas prajurit tidak hanya menjaga keamanan wilayah. TNI juga berupaya memberikan bantuan dan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Koops TNI Habema menempatkan keselamatan masyarakat sebagai salah satu prioritas dalam menjalankan tugas di lapangan.

Evakuasi warga di Ugimba menjadi salah satu bentuk respons prajurit terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan di tengah kondisi keamanan Papua Tengah yang masih menghadapi tantangan.

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia, Qatar, Turki, dan Pakistan Teken Project Badr, Bidik Industri Pertahanan
Pemerintah Kucurkan Rp 1,235 Triliun untuk Atasi Karhutla di 7 Provinsi
Ferry Juliantono Tawarkan Kopdes Merah Putih Salurkan Gaji ASN, Ini Respons MenPAN-RB
Bahlil Pertimbangkan Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga, Utamakan Kebutuhan RI
BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara, 75 SPPG Punya VA Ganda
KPK Tolak Usulan Luhut Hapus Unsur Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi
Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pembakar Hutan, 32 Konsesi Kena Sanksi
Ahli UGM Ungkap Tanggung Jawab Pimpinan atas Penugasan Staf Khusus
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Indonesia, Qatar, Turki, dan Pakistan Teken Project Badr, Bidik Industri Pertahanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp 1,235 Triliun untuk Atasi Karhutla di 7 Provinsi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Ferry Juliantono Tawarkan Kopdes Merah Putih Salurkan Gaji ASN, Ini Respons MenPAN-RB

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Bahlil Pertimbangkan Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga, Utamakan Kebutuhan RI

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:09 WIB

BGN Kembalikan Rp 160,37 Miliar ke Kas Negara, 75 SPPG Punya VA Ganda

Berita Terbaru

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kiri) di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, 4 Februari 2025..(AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)

Internasional

AS-Israel Siapkan Serangan Baru ke Iran, Fasilitas Nuklir Jadi Target

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:09 WIB