1.152 Dapur MBG Disetop Sementara, BGN Temukan Masalah Standar dan Kebersihan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Makan Siang Gratis (Antara Foto/Andry Denisah)

Foto: Ilustrasi Makan Siang Gratis (Antara Foto/Andry Denisah)

Jakarta, APGtimes.com — Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.152 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah Indonesia. Pemerintah mengambil langkah itu untuk memperketat standar keamanan dan kualitas makanan bagi masyarakat.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap dapur MBG yang belum memenuhi standar operasional.

“Tidak ada kompromi terhadap standar kualitas Program MBG,” ujar Dadan, Senin (25/5/2026).

Ribuan Dapur MBG Jalani Evaluasi

BGN mencatat sebanyak 4.581 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sempat berhenti beroperasi sejak awal 2025.

Baca Juga :  Insentif MBG Dipangkas Jadi Rp2.000 per Porsi, BGN Ungkap Alasan dan Aturan Barunya

BGN kemudian menjalankan evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan kualitas layanan program MBG di berbagai wilayah.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.429 dapur kini kembali beroperasi setelah menyelesaikan proses perbaikan.

Sementara itu, 1.152 dapur lainnya masih menjalani pembenahan karena pengelola belum memenuhi standar nasional.

BGN Temukan Masalah Kebersihan

Dadan mengatakan BGN mengirim surat peringatan kepada sejumlah dapur MBG yang belum memenuhi syarat operasional.

BGN menemukan beberapa dapur belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan belum mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Karena itu, BGN meminta pengelola segera menyelesaikan seluruh kekurangan sebelum kembali menjalankan layanan MBG.

Baca Juga :  Anak Orang Kaya Berpotensi Tak Lagi Terima MBG, BGN Targetkan Kajian Rampung Sebulan

“SPPG yang telah melakukan pembenahan dan memenuhi seluruh standar akan diberikan kesempatan untuk kembali beroperasi,” kata Dadan.

Pemerintah Pertahankan Mitra Lama

Meski menghentikan sementara ribuan dapur, pemerintah tetap mempertahankan mitra lama dalam program MBG.

Menurut Dadan, para mitra tersebut telah membantu pemerintah menjalankan program sejak tahap awal.

Karena itu, pemerintah memilih melakukan pembinaan dan peningkatan kualitas dibanding langsung menghentikan kerja sama secara permanen.

“Kami menghargai kontribusi para mitra SPPG sejak awal program berjalan,” ujarnya. (dr*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PPN Pembalut 11 Persen Jadi Sorotan, Menteri PPPA Harap Ada Kebijakan Menggembirakan
Ferry Boboho Ungkap Pernah Bahas Kasus Harvey Moeis dengan Febrie Adriansyah
Indonesia Gelar Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang, Libatkan Negara ASEAN dan Mitra
Putusan Kasasi Ijazah Gibran Jadi Sorotan, MA Belum Terima Salinan Resmi
Banjir Aceh Barat Meluas, 43 Gampong Terendam dan Dua Jembatan Gantung Rusak Berat
Prabowo Minta Patroli Karhutla Diperketat, Sugiono Soroti Munculnya Titik Api Baru
Petani Transmigran Papua Barat Kini Bisa Keringkan 2 Ton Gabah dalam Belasan Jam
Bulog Cari Pasokan Beras Alternatif, 8-10 Penggilingan Kecil Dilibatkan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 21:09 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Jadi Sorotan, Menteri PPPA Harap Ada Kebijakan Menggembirakan

Senin, 2 November 2026 - 20:09 WIB

Ferry Boboho Ungkap Pernah Bahas Kasus Harvey Moeis dengan Febrie Adriansyah

Senin, 2 November 2026 - 16:09 WIB

Indonesia Gelar Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang, Libatkan Negara ASEAN dan Mitra

Senin, 2 November 2026 - 11:09 WIB

Putusan Kasasi Ijazah Gibran Jadi Sorotan, MA Belum Terima Salinan Resmi

Senin, 2 November 2026 - 10:09 WIB

Banjir Aceh Barat Meluas, 43 Gampong Terendam dan Dua Jembatan Gantung Rusak Berat

Berita Terbaru