Daftar Harga LPG Terbaru Juni 2026, LPG 12 Kg di Jambi Rp230 Ribu per Tabung

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 22:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas isi ulang LPG nonsubsidi ukuran 12 kg

Petugas isi ulang LPG nonsubsidi ukuran 12 kg

Jambi, APGtimes.com — PT Pertamina kembali menyesuaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) non-subsidi di berbagai wilayah Indonesia. Kebijakan yang mulai berlaku sejak 18 April 2026 itu masih memengaruhi pengeluaran rumah tangga dan pelaku usaha hingga awal Juni 2026.

Pertamina menetapkan harga LPG berbeda di setiap daerah karena mempertimbangkan biaya distribusi dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) ke wilayah tujuan.

Selain faktor distribusi, lonjakan harga energi dunia juga mendorong kenaikan harga LPG non-subsidi dalam beberapa bulan terakhir.

Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran ikut mengganggu rantai pasok energi global. Situasi tersebut juga memengaruhi aktivitas pengiriman melalui Selat Hormuz yang selama ini memasok sekitar 20 persen kebutuhan minyak dunia.

Harga LPG di Jambi Capai Rp230 Ribu

Masyarakat Jambi saat ini membeli LPG non-subsidi 12 kilogram dengan harga Rp230.000 per tabung.

Sementara itu, Pertamina mematok harga Bright Gas 5,5 kilogram sebesar Rp111.000 per tabung.

Agen resmi Pertamina menerapkan harga tersebut di Provinsi Jambi. Namun, pengecer dapat menyesuaikan harga sesuai biaya distribusi dan operasional di masing-masing daerah.

Baca Juga :  Rupiah Bangkit ke Bawah Rp18.100 per Dollar AS, IHSG Menguat di Awal Perdagangan

Wilayah Jawa Catat Harga Lebih Rendah

Pertamina menetapkan harga LPG non-subsidi yang lebih rendah di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

Masyarakat di wilayah tersebut membeli LPG 12 kilogram dengan harga Rp228.000 per tabung.

Selain itu, Pertamina menjual Bright Gas 5,5 kilogram seharga Rp107.000 per tabung.

Biaya logistik yang lebih rendah membuat harga LPG di Pulau Jawa lebih kompetitif dibandingkan sejumlah daerah lain.

Papua dan Maluku Masih Paling Mahal

Papua dan Maluku masih mencatat harga LPG non-subsidi tertinggi di Indonesia.

Masyarakat Jayapura dan Ambon membeli LPG 12 kilogram dengan harga Rp285.000 per tabung.

Selain itu, Bright Gas 5,5 kilogram mencapai Rp134.000 per tabung.

Jarak distribusi yang jauh dan biaya pengiriman yang tinggi mendorong harga LPG di kedua wilayah tersebut tetap berada di level tertinggi nasional.

Baca Juga :  Pertamina Bantah Larangan Pertalite untuk Mobil 1.400 CC ke Atas

Pemerintah Pertahankan Harga LPG Subsidi

Pemerintah tetap mempertahankan harga LPG subsidi 3 kilogram untuk masyarakat yang berhak menerima bantuan energi.

Selain itu, pemerintah terus mengawasi distribusi tabung gas melon agar penyalurannya tepat sasaran.

Langkah tersebut bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kelompok berpenghasilan rendah tetap memperoleh akses energi dengan harga terjangkau.

Daftar Harga LPG Non-Subsidi di Beberapa Wilayah

  • Jambi: LPG 12 Kg Rp230.000 | Bright Gas 5,5 Kg Rp111.000
  • DKI Jakarta: LPG 12 Kg Rp228.000 | Bright Gas 5,5 Kg Rp107.000
  • Sumatera Utara: LPG 12 Kg Rp230.000 | Bright Gas 5,5 Kg Rp111.000
  • Kalimantan Timur: LPG 12 Kg Rp238.000 | Bright Gas 5,5 Kg Rp114.000
  • Tarakan: LPG 12 Kg Rp265.000 | Bright Gas 5,5 Kg Rp124.000
  • Ambon: LPG 12 Kg Rp285.000 | Bright Gas 5,5 Kg Rp134.000
  • Jayapura: LPG 12 Kg Rp285.000 | Bright Gas 5,5 Kg Rp134.000

Masyarakat dapat memantau perubahan harga LPG terbaru melalui aplikasi MyPertamina maupun agen resmi Pertamina di wilayah masing-masing. (da*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rupiah Masih Tertekan, Cek Kurs Dollar AS di BCA, Mandiri, dan BNI Hari Ini
Rupiah Tembus Rp18.009 per Dolar AS, Investor Bereaksi Usai Perry Warjiyo Mundur
Zhafira Wedding Organizer Jadi Pilihan Calon Pengantin di Sungai Penuh dan Kerinci, Layanannya Lengkap
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp3.000, Cek Daftar Lengkap Harga 22 Juli 2026
ESDM Siapkan Bioetanol E20 2028, Tebu, Singkong Mukibat, dan Jagung Jadi Andalan
Harga Emas Antam Hari Ini 20 Juli 2026 Masih Stabil, Cek Daftar Lengkap di Pegadaian
Sopir Truk Mengantre Solar hingga 24 Jam, Pendapatan Tergerus dan Fisik Menurun
Harga Emas Antam Hari Ini 18 Juli 2026 Naik Rp8.000, Cek Daftar Lengkapnya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:09 WIB

Rupiah Masih Tertekan, Cek Kurs Dollar AS di BCA, Mandiri, dan BNI Hari Ini

Senin, 27 Juli 2026 - 17:09 WIB

Rupiah Tembus Rp18.009 per Dolar AS, Investor Bereaksi Usai Perry Warjiyo Mundur

Senin, 27 Juli 2026 - 12:09 WIB

Zhafira Wedding Organizer Jadi Pilihan Calon Pengantin di Sungai Penuh dan Kerinci, Layanannya Lengkap

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp3.000, Cek Daftar Lengkap Harga 22 Juli 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:09 WIB

ESDM Siapkan Bioetanol E20 2028, Tebu, Singkong Mukibat, dan Jagung Jadi Andalan

Berita Terbaru

Baliho bergambar mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini (kiri) dan yang baru saja meninggal Ayatollah Ali Khamenei (kanan) dipasang di Teheran, Iran, 8 Juni 2026.(AFP/ATTA KENARE)

Internasional

Iran Ancam Balas Ukraina, Serangan di Laut Kaspia Picu Ketegangan Baru

Selasa, 28 Jul 2026 - 22:09 WIB