Peruri Perkenalkan Ijazah Digital Nasional, Solusi Baru Cegah Pemalsuan Ijazah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi e-materai Peruri(Dok. Peruri)

Ilustrasi e-materai Peruri(Dok. Peruri)

Jakarta, APGtimes.com — Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) memperkenalkan Ijazah Digital Nasional sebagai solusi baru untuk penerbitan dokumen akademik elektronik yang sah secara hukum.

Peruri mengenalkan inovasi tersebut dalam kegiatan Mitra Universitas Riau Exhibition Day (MUED) 2026.

Direktur Digital Business Peruri, Farah Fitria Rahmayanti, menjelaskan bahwa Ijazah Digital Nasional menggunakan tanda tangan elektronik dan stempel elektronik untuk menjamin keaslian dokumen.

Menurut Farah, teknologi tersebut membantu perguruan tinggi mengurangi risiko pemalsuan dokumen akademik.

Selain itu, sistem tersebut juga mempercepat proses verifikasi lulusan oleh institusi pendidikan maupun dunia kerja.

Peruri juga menyiapkan sistem yang terhubung dengan ekosistem kredensial digital di tingkat nasional dan internasional.

Baca Juga :  Polda Riau Bongkar Penyelundupan 6,94 Kg Sabu dari Malaysia, Kurir Ditangkap

Peruri Kenalkan SuperApps Kampus

Dalam kegiatan yang sama, Peruri memperkenalkan konsep SuperApps Kampus.

Platform tersebut mengintegrasikan berbagai layanan akademik dan administrasi ke dalam satu aplikasi.

Mahasiswa dapat mengakses layanan Kartu Rencana Studi (KRS), Kartu Hasil Studi (KHS), pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga layanan karier melalui platform tersebut.

Peruri mendukung seluruh layanan itu dengan teknologi Single Sign-On (SSO) melalui Peruri ID.

Teknologi tersebut membantu pengguna mengakses berbagai layanan kampus melalui satu akun yang terintegrasi.

Selain meningkatkan kenyamanan, sistem itu juga memperkuat keamanan data mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.

Dukung Transformasi Digital Pendidikan

Farah menegaskan bahwa transformasi digital pendidikan tidak hanya berfokus pada perpindahan layanan ke platform digital.

Baca Juga :  Kabar Baik! Pemprov Jambi Buka 500 Kuota Beasiswa S1, Mahasiswa Dapat Rp12 Juta

Menurutnya, perguruan tinggi juga membutuhkan ekosistem yang aman, terintegrasi, dan mampu meningkatkan kualitas layanan.

Karena itu, Peruri terus mengembangkan berbagai solusi digital untuk mendukung kebutuhan perguruan tinggi di Indonesia.

Peruri berharap inovasi tersebut dapat membantu kampus menghadirkan layanan yang lebih modern, efisien, dan tepercaya.

Sementara itu, Rektor Universitas Riau, Sri Indarti, menilai kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri memiliki peran penting dalam menghadapi percepatan transformasi digital.

Ia berharap forum MUED 2026 dapat memperkuat sinergi antara kampus, dunia usaha, dan lembaga strategis untuk meningkatkan kualitas layanan akademik serta daya saing lulusan. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Riau Bongkar Penyelundupan 6,94 Kg Sabu dari Malaysia, Kurir Ditangkap
Indonesia Darurat Korupsi, Narkoba, dan Kekerasan Seksual, Publik Desak Aksi Nyata
BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Terancam Gagal Bayar Juli 2027
Jangan Sampai Terlambat, Ini 7 Kondisi yang Mengharuskan Ganti Sertifikat Tanah
Tito Karnavian Ungkap Banyak Daerah Mengaku Tak Mampu Bayar Gaji PPPK
Komisi II DPR Tegaskan PPPK dan PPPK Paruh Waktu Tidak Boleh Diberhentikan
Tito Karnavian Soroti Honorer Datang Jam 8 Pulang Jam 10, Kepala Daerah Diminta Stop Rekrutmen
Mengapa Kasus Rudapaksa di Pesantren Masih Terus Terjadi? Ini Faktor yang Memicunya
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:05 WIB

Polda Riau Bongkar Penyelundupan 6,94 Kg Sabu dari Malaysia, Kurir Ditangkap

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:10 WIB

Indonesia Darurat Korupsi, Narkoba, dan Kekerasan Seksual, Publik Desak Aksi Nyata

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:09 WIB

BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Terancam Gagal Bayar Juli 2027

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:09 WIB

Jangan Sampai Terlambat, Ini 7 Kondisi yang Mengharuskan Ganti Sertifikat Tanah

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:09 WIB

Tito Karnavian Ungkap Banyak Daerah Mengaku Tak Mampu Bayar Gaji PPPK

Berita Terbaru

Ilustrasi nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menyentuh kisaran Rp 17.600 per dollar AS. Jika rupiah terus melemah hingga Rp 20.000 per dollar AS, ekonom menilai tekanan terhadap ekonomi domestik bisa semakin berat. (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)

Ekonomi & Bisnis

Rupiah Menguat ke Rp17.942 per Dollar AS, IHSG Melonjak 1,79 Persen

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:09 WIB