DPR Usul MBG Cukup 3 Kali Seminggu, Porsi Makanan Bisa Naik Jadi Rp20.000

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi menu program makan bergizi gratis alias MBG. (ist)

Ilustrasi menu program makan bergizi gratis alias MBG. (ist)

Jakarta, APGtimes.com – Anggota Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi mengusulkan perubahan pola penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Ia menilai pemerintah sebaiknya mengirim menu MBG tiga kali dalam seminggu agar kualitas makanan meningkat dan kebutuhan gizi siswa terpenuhi secara lebih optimal.

Menurut Kahfi, pemerintah dapat menaikkan nilai setiap porsi apabila mengurangi frekuensi distribusi. Dengan langkah tersebut, siswa berpeluang memperoleh makanan yang lebih berkualitas sekaligus lebih sesuai dengan selera mereka.

Ia menyampaikan usulan tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama koalisi MBG Watch yang membahas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

DPR Soroti Banyak Siswa Tidak Menghabiskan Menu MBG

Kahfi mengatakan banyak siswa masih menyisakan makanan yang mereka terima dari Program MBG.

Ia menilai kondisi itu menunjukkan pemerintah perlu mengevaluasi kualitas menu, bukan sekadar mempertahankan jumlah hari distribusi.

Menurutnya, anggaran sekitar Rp10.000 untuk satu porsi membuat penyedia makanan memiliki ruang yang terbatas untuk menyusun menu yang lebih menarik.

Baca Juga :  Kuota Internet Tak Bisa Hangus Sembarangan, Menkomdigi Beri Waktu Operator hingga 28 September

Karena itu, ia mengusulkan pemerintah menaikkan nilai setiap porsi menjadi sekitar Rp20.000 dan menyalurkan makanan tiga kali dalam seminggu. Ia berharap langkah tersebut dapat mengurangi makanan yang terbuang sekaligus meningkatkan minat siswa untuk menghabiskan menu MBG.

DPR Dorong Evaluasi Menyeluruh

Selain mengusulkan perubahan pola distribusi, Kahfi juga meminta pemerintah mengevaluasi seluruh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Ia menegaskan DPR tetap mendukung program tersebut karena bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

Namun, menurutnya pemerintah perlu memperbaiki kualitas makanan, menentukan sasaran penerima secara lebih tepat, serta memperkuat pengawasan agar setiap anggaran memberi manfaat maksimal.

Ia juga mengajak Badan Gizi Nasional terus menyempurnakan pelaksanaan program berdasarkan hasil evaluasi di lapangan.

Komisi IX Siapkan Panja Tata Kelola MBG

Dalam rapat yang sama, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris menyampaikan rencana pembentukan Panitia Kerja (Panja) Tata Kelola MBG.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Terancam Gagal Bayar Juli 2027

Komisi IX akan membahas usulan tersebut dalam rapat internal sebelum mengambil keputusan.

Charles menilai Panja dapat membantu DPR mengkaji berbagai persoalan pelaksanaan MBG secara lebih rinci sekaligus menyusun rekomendasi yang lebih komprehensif.

Selain itu, DPR ingin menyusun peta jalan agar pemerintah memiliki arah yang jelas dalam mengembangkan Program Makan Bergizi Gratis pada masa mendatang.

DPR Ingin Anggaran MBG Lebih Efektif

Charles menilai pemerintah perlu mengelola anggaran MBG secara lebih efektif karena program tersebut menyerap dana yang sangat besar dan menjangkau jutaan siswa di seluruh Indonesia.

Menurutnya, evaluasi menyeluruh akan membantu pemerintah meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat tata kelola program.

Karena itu, DPR berharap pemerintah dapat menjalankan Program Makan Bergizi Gratis secara lebih efisien, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi para siswa di seluruh Indonesia. (de*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan
Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis
Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis
Tito Minta Pemda Segera Gunakan Anggaran Karhutla Rp760 Miliar
Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun
TNI Ungkap 44.677 Hektare Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria
Eks Pejabat Bea Cukai Akui 5 Kali Terima Amplop Uang dari John Field, Total Rp1 Miliar
Bahlil Minta Pemilik Mobil Mewah Tak Lagi Pakai BBM Subsidi, Aturan Pembatasan Disiapkan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:09 WIB

94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian, DPR Minta Pemerintah Audit Layanan Kesehatan

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIB

Cara Cek PBI JK September 2026 Lewat HP, Ketahui Status BPJS Kesehatan Gratis

Kamis, 17 September 2026 - 15:09 WIB

Airlangga Bertemu PM Kanada Mark Carney, Bahas Perdagangan hingga Investasi Mineral Kritis

Kamis, 17 September 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Sebut 328 BUMN Ditutup, Penghematan Anggaran Capai Rp50 Triliun

Rabu, 16 September 2026 - 23:59 WIB

TNI Ungkap 44.677 Hektare Tanah Bermasalah, Berpotensi Picu Konflik Agraria

Berita Terbaru