Purbaya Pastikan Layer Baru Cukai Rokok Tak Picu Downtrading

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027, Jumat (14/8/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY )

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027, Jumat (14/8/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY )

Jakarta, APGtimes.com – Pemerintah menyiapkan lapisan baru tarif cukai rokok pada 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kebijakan tersebut tidak serta-merta membuat konsumen berpindah ke rokok yang lebih murah.

Purbaya mengatakan pemerintah masih harus membahas rencana itu bersama Komisi XI DPR RI. Pembahasan akan berlangsung setelah proses pembahasan anggaran selesai.

“Kami masih belum ketemu DPR untuk hal itu. Komisi XI ya, kita akan ketemu Komisi XI setelah anggarannya selesai,” kata Purbaya di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).

Tarif Baru Ditujukan untuk Tekan Rokok Ilegal

Purbaya menyebut pemerintah memiliki alasan lain di balik rencana penambahan layer cukai. Pemerintah ingin memberikan ruang bagi pelaku usaha rokok ilegal untuk masuk ke jalur resmi.

Ia mengaku telah bertemu dengan sejumlah pedagang rokok ilegal. Dalam pertemuan tersebut, Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah akan membuka ruang melalui layer tarif baru.

Baca Juga :  Harga Kedelai Naik Akibat Rupiah Melemah, Menkeu Siapkan Solusi untuk Pedagang Tempe

Purbaya juga memperingatkan pedagang agar tidak kembali menjalankan bisnis ilegal setelah kebijakan tersebut berjalan.

“Saya kasih ruang di situ, nanti kalau sudah jadi, masuk ke situ Anda ke layer baru itu. Kalau Anda masih main-main, saya sikat,” ujarnya.

Menurut Purbaya, pemerintah tetap akan menindak pabrik rokok ilegal yang tidak mengikuti aturan. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya menekan peredaran rokok tanpa cukai.

Pemerintah Atur Jarak Tarif

Kekhawatiran lain muncul dari potensi downtrading. Fenomena itu terjadi ketika konsumen memilih produk dengan harga lebih murah setelah pemerintah menaikkan tarif pada kelompok produk tertentu.

Purbaya mengatakan pemerintah akan mengatur jarak tarif antarlayer. Dengan begitu, setiap kelompok rokok tidak langsung berhadapan dalam persaingan harga.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp 17.600, DPR Minta BI Naikkan Suku Bunga Acuan

“Kita atur supaya enggak langsung berkompetisi sama sana, masih ada gap yang cukup,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah akan mempertimbangkan karakter dan selera konsumen. Purbaya menilai faktor tersebut ikut menentukan kemungkinan konsumen berpindah produk.

Layer Baru Ditargetkan Berlaku 2026

Purbaya sebelumnya menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan penerapan tambahan layer cukai hasil tembakau pada 2026.

Pemerintah masih memiliki waktu untuk merampungkan pembahasan bersama DPR. Setelah kesepakatan tercapai, pemerintah akan menyiapkan aturan pelaksana kebijakan tersebut.

Purbaya juga berharap kebijakan baru dapat membantu mengurangi aktivitas produksi rokok ilegal. Pemerintah ingin memberikan jalur legal bagi pelaku usaha yang memenuhi ketentuan, sekaligus memperketat penindakan terhadap mereka yang tetap menjalankan bisnis ilegal.

“Kalau untuk tambahan lapisan baru cukai rokok, kita akan coba terapkan tahun ini, setelah saya bicara dengan parlemen,” kata Purbaya. (ys*)

Follow WhatsApp Channel apgtimes.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UMKM Segera Dapat Diskon 50 Persen Biaya Marketplace, Kapan Berlaku?
Elpiji 3 Kg Bakal Pakai Data Desil, Warga Khawatir Salah Sasaran: “Jangan Sampai Jadi Korban”
Harga Emas Antam Hari Ini 25 Agustus 2026 Naik Rp18.000, Tembus Rp2,768 Juta
Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS
BSI Cetak Laba Rp4,15 Triliun, Bisnis Emas Tumbuh 80,52 Persen
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp80.000, 1 Gram Tembus Rp2,725 Juta
Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 18 Agustus 2026 di Semua Wilayah
Dollar AS Tertekan, Harga Emas Dunia Naik 0,9 Persen
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:09 WIB

UMKM Segera Dapat Diskon 50 Persen Biaya Marketplace, Kapan Berlaku?

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:09 WIB

Elpiji 3 Kg Bakal Pakai Data Desil, Warga Khawatir Salah Sasaran: “Jangan Sampai Jadi Korban”

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:09 WIB

Purbaya Pastikan Layer Baru Cukai Rokok Tak Picu Downtrading

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 25 Agustus 2026 Naik Rp18.000, Tembus Rp2,768 Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:59 WIB

Bitcoin Tembus Rp1,27 Miliar, Harga BTC Naik Tajam ke 72.000 Dollar AS

Berita Terbaru

Bek timnas Indonesia, Calvin Verdonk (kiri), merayakan gol Dilane Bakwa (nomor 18) ke gawang Paris Saint-Germain. Hasil LIlle vs PSG merupakan laga lanjutan Liga Perancis yang berakhir 2-2 di Stade Pierre-Mauroy pada Sabtu (29/8/2026) dini hari WIB.(AFP/SAMEER AL-DOUMY)

Bola & Sport

Rating Calvin Verdonk Saat Lille Tahan PSG 2-2, Dapat Nilai 6,2

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:09 WIB